Archive for
November, 2008
November 30th, 2008 by nakjaDimande
Saya sering over acting.. saat bujukin KD bila situasi sedang tak kondusif
“nda.. niy dinda bikinin mie rebus, enak deh..” **yee.. bujukin kok cuman mie rebus** ato “nda capek ya..? sini dipijitin..” hehhhee dari masak ampe ngelawak semua dilakukan, dan bisa dipastikan situasi akan segera kondusif.. tapi seringnya kd yang harus over acting bujuk saya karena prosesnya akan lebih alot..
Hmm.., tapi ternyata ada yang lebih over acting membujuk hati saya.. kd mah kalah.. jauuuuhhhh **pizz buya, emang kalah sekali ini**
dua hari yang lalu, DIA kirim pelangi setelah hujan.. sehingga teman saya masih punya objek untuk kameranya dan saya masih punya cadangan ide untuk tulisan ini
sebulanan DIA kirim musim duren.., untuk memuaskan hasrat saya 
kemarin pagi DIA kirim teman baru.. untuk melebarkan senyum saya 
kemarin siang DIA kirim kabar.. bahwa sebentar lagi ponakan saya bakal nambah 
kemarin sore DIA kirim si uda.. untuk melunasi uang kurban nenek 
malam tadi DIA kirim masakan enak.. lewat jari-jari Ama
pagi ini saya bangun.. setelah DIA beri tidur nyenyak tanpa mimpi buruk
ntar siang.. uuuhhhh pasti tak henti-hentinya DIA berusaha menghadirkan senyum dihati saya.. begitu demonstratifnya DIA, tak kenal lelah, tak peduli pada respon saya, teruuusss saja over acting
tetapi mengapa..?? saya masih saja tak bergeming atas semua yang sudah dilakukanNYA untuk saya
maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?..
[pada setiap ayatNYA di surat Ar Rahman]
salah satu Bunda saya, dengan gaya kocaknya yang serius bilang bahwa Allah SWT sungguh keterlaluan..**nah lo..**
keterlaluan sayangNYA sama kita.., sampe mau-maunya tetap mengenggam kita, wlo kita ga pernah peduli
keterlaluan pemurahNYA sama kita.., padahal kita ga pernah ngasih apapun untukNYA **dan DIA memang tak butuh apapun dari kita**
keterlaluan senimanNYA.., lihat saja lukisan sunset, sunrise dan pelanginya.. itu baru sebagian kecil.. hanya setitik debu dari kanvasNYA yang Maha Luas.. lihatlah hasil pahatanNYA di wajahmu.. matamu yang indah itu, senyumanmu yang manis itu adalah MahaKaryaNYA
keterlaluan puitisNYA.. tak mampu rumi, taufik ismail, sapardi joko damono apalagi saya menandingi kepuitisanNYA. Dan kitab kumpulan puisi indah dan penuh makna itu, ALQURANULKARIM.. yang seringnya saya abaikan
sesungguhnya, bukan matamu yang buta
melainkan hatimu yang didalam dada..
[surat Al Hajj ayat 46] **barakallah 2u my Dvy..**
::note: dengan kerendahan hati saya mohon maaf pada teman-teman bila penggunaan kata overacting dan keterlaluan tidak pada tempatnya
Dan pada Sang Rabb saya mohon ampun karena DIA lah yang Maha Tahu apa yang terbersit dihati saya..
November 28th, 2008 by nakjaDimande
adakah kau mengerti kasih.. rindu hati ini tanpa kau disisi
mungkinkah kau percaya kasih.. bahwa diri ini, ingin memiliki lagi..
[lirih.. Almarhum Chrisye]
berhubung mentor saya belum mengajari bisakah saya memasukkan file audio kesini.., jadi saya mohon sebelum meneruskan membaca.. sebaiknya dengar dulu deh lagu ini dari mesin pemutar lagu yang anda punya
hmm.. gimana…? terasakah..
lagu ini mungkin akan jadi lagu wajib setiap orang yang mengalami kehilangan.. bahkan, hati setegar istri para terpidana mati tempo hari sekalipun, akan terlukiskan oleh lagu ini. Sering saya bayangkan bila suatu saat mengalami kehilangan itu, berbagai gambaran aneh dan sedih memenuhi benak saya, dipastikan kiamatlah sudah.. akan dibuat apalagi sisa-sisa hidup saya..?
si uni, teman saya dipuskesmas.., pernah bercucuran air mata, menceritakan mimpi buruknya.. bahwa dia meninggal dan harus berpisah dengan anak-anaknya. Saya tersenyum kecil tak habis pikir mengapa dia harus menangis, toh itu hanya mimpi..
mungkin karena saya belum tau bagaimana rasanya mencintai anak.
ditinggalkan yang dicinta ataupun meninggalkan yang dicinta.. sama-sama kiamat bagi saya..
tapi seiring waktu.., saya lihat Ama yang terus gagah melangkah walau harus kehilangan Apa dengan amanah lima bocah yang sama sekali tak mengerti perihnya ibunda
lupakah saya.., siapa yang sebenarnya mengurus saya walau ayah tiada, siapakah yang memberikan DAYA kepada bunda..? saya lupa bahwa ADA yang tak pernah lalai untuk mengurus saya, yang ternyata bukan bunda dan bukan pula suami tercinta.
juga menjawab semua keheranan saya saat melihat bocah-bocah tsunami yang masih saja ceria dan bahkan jadi lebih kuat lagi
Hidup masih saja akan terus indah, cinta..,
bila kita mampu memahami makna Innalillahi wainnalillahi raji’uun..
pahamkan kami ya Rabbi..
Allah tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup
Yang terus menerus mengurus makhlukNYA, tidak mengantuk dan tidak tidur
[Albaqarah 255]
seperti anak ayam kehilangan induk.., begitulah saya dua hari ini, sejak kehilangan rindu.., tempat saya baru saja hendak menyerap aliran sungaiNYA. Tapi tak mengapa.. karena Sang Rabb pasti sudah menyiapkan samudra luas bagi saya dan bagi semua yang kehilangan rindu
November 26th, 2008 by nakjaDimande

kala sugimin tersenyum, ilalang dan belalang pun akan berseri.
kala sugimin tersenyum, terutama hatiku akan bernyanyi.
berbelas tahun senyum seperti itu tak kutemui,
dikota manapun diseluruh negeri.
sugimin tidaklah penting tanpa senyumannya itu
senyuman yang menyampaikan seribu makna padaku
adalah senyuman belasan tahun lalu
senyuman yang sama diterima orang lain selain aku
tiada pernah berubah kelu…
satu yang disampaikan oleh senyumannya itu
bahwa hidup takkan pernah berjalan hampa
bila aku mau mencari arti.
(Bukittinggi, 7 feb 2006)
semoga sugimin tak pernah tersesat ke halaman ini
November 26th, 2008 by nakjaDimande

sinar mentari begitu biasa
namun mencekam bila DIA tutup gerhana
udara dan angin begitu biasa
namun mencekam bila DIA hadirkan badai
riak, ombak adalah biasa
namun mencekam bila DIA jelmakan Tsunami
tarikan napasku terlalu biasa
dan pasti mencekam bila DIA..
berkehendak mengambil
mengapa aku teriakkan namaNYA setelah mencekam datang
mengapa tak kurindukan DIA sekarang,
pada saat yang biasa saja..
setelah ngalor ngidul dengan gerombolan adQ
November 24th, 2008 by nakjaDimande
bila kau genggam setangkai bunga
lalu kau goyangkan indah kelopaknya
pasti aku kan lihat geraknya
gerak bunga dalam genggamanmu
aku sudah lihat gerak angin
melalui debu yang beterbangan
kulihat gerak jantung..,
yang tak kuasa kuperintah berhenti
kulihat gerak bibir..,
melalui senyum yang tak sanggup kupaksakan
jauhkah yang menggerakkan dengan yang digerakkan?
sejatinya dekat dan pasti dalam genggaman..
Rabb.., dalam genggamanMU kah diriku ini..?
setelah jauh larut malam mendengarkan luncuran mutiara bunda..
November 24th, 2008 by nakjaDimande
diam-diam kulihat diri ini
menyadari bahwa aku terbuat dari saripati tanah
saripati tanah yang sama dengan orang-orang disekitarku
saripati tanah yang sama dengan tanah yang ku injak dibawahku
aku tak berbeda dengan tanah
aku menyatu dengan tanah
aku terdiri dari air
air ini sama dengan air ditubuhmu
air yang sama dengan air di tumbuhan itu
air yang sama di sungai dan lautan
air yang sama, yang ada diseluruh alam
aku menyatu dengan alam
aku adalah alam
dikutip dari buku harian ayasha, seseorang yang senang buku hariannya diintip dan dikutip
seseorang yang sejak 2 tahun yang lalu menggugah saya untuk selalu mengamati, lewat buku hariannya yang saya fotocopy
November 24th, 2008 by nakjaDimande
diawali..
dulu saya susah payah menata hati, jamannya kuliah
teman-teman saya klo naik angkot pasti dipanggil neng sama supir
tapi giliran saya seringnya dipanggil ibu
tak bisa saya terima diskriminasi dari para supir angkot itu
pernah juga..
disaat ngantri makan bareng teman teman disuatu acara,
pelayannya nyamperin saya yang berdiri ditengah
dan berkata “ibu.., silahkan ambil makanan di meja yang baru disiapkan disebelah sana”
hmm.., lagi-lagi terlalu signifikan kata anak anak…
sekarang, sudah terbiasa dengan panggilan ibu..
ikhlas dan senang hati
yang terjadi tadi pagi,
seorang ibu usia mendekati 70 tahun, datang berobat..
selesai ekstraksi, beliau pun keluar untuk pulang
namun.. berapa saat kemudian, beliau muncul lagi
dan berkata dengan manisnya
“Diak… buliah mintak tambah kapeh….” (dek boleh minta tambah kapas..)
Ondeh.. Mati den..!!!
dipanggil “dek” gitu loh…
keterangan: mati den istilah bahasa gaul di kampung saya, kata lainnya ..”mampus gw..”
pendapat teman-teman saya :
bunda alil :
biarpun sudah cukup tua, tapi jiwa harus tetap muda
ajo :
yg bundo alami ini cuma kasuistis, mungkin kenek angkot di bandung dulu kurang detil melihat atau si ibu di puskesmas matanya agak2 siwer… 
makhenk :
bia wak kicek an beko ka nenek tu, sia namonyo dan tingga di ma nyo bundo??
(biar ntar saya bilangin sama nenek itu.., minta nama dan alamatnya..)
makdang :
nenek tu maraso butet indak jauh beda umua jo inyo (nenek itu merasa sebaya.., ga jauh beda umurnya. Butet, salah satu nama panggilan saya)
kesimpulan :
,
,
ahh.. tak seharusnya saya geram pada ibu tua itu, toh hak beliau untuk merasa hampir sebaya dengan saya. Hehhe.., kebiasaan jelek saya terlalu sensitif dengan pendapat orang lain tentang diri ini
sehingga bila ada saja sedikit hal yang mengusik, saya akan langsung shock, demam, ga enak makan dan tidur **saya jagonya bikin neraka sendiri**
kata umi.., kita memang seharusnya peduli dengan pendapat orang lain, karena mereka adalah cermin bagi kita, dan mereka berucap pasti dengan daya yang dialirkan oleh Allah SWT untuk memperbaiki diri kita. Jadi klo orang pinter pasti ga akan marah klo dikritik
dan jangan juga EGP sama pendapat orang lain, berusahalah melihat sesuatu dibalik semuanya. hmm, iya..ya. saya ini yaaa cuman yang ini saja.. bukan siapa-siapa, tak perlulah saya terlalu sombong tak mau terlukai harga diri **emang sabarahaeun teh
**
memang.. walau saya sudah berusaha meniru gaya smartnya mba tanti.., atau semisal menjiplak gaya cerdasnya Dian Sastro, yang walo setengah mampus tetap saja jauh dari mirip dan kadang menyerap sholehahnya rindu.., tapi tetap saja saya yaa.. cuman yang ini..
yang cuma saya yang tahu..,
yang cuma Rabb saya yang tahu.
Seharusnya saya lebih peduli dengan pendapatNYA tentang saya **yang sudah pasti ancur gubrak**
jadi mulai sekarang saya sudah ga boleh lagi marah ya.. 
btw.., ibu tadi bukannya mengkritik saya kok.. beliau hanya merasa sebaya dengan saya, berarti beliau menganggap saya adalah temannya
November 20th, 2008 by nakjaDimande

Lagu ini adalah alasan saya masih mencintai sheila on 7 sampai hari ini. (anak2 di milis bilang mending sindentosca ajah
) Sejak pertama lagu Eros cs ini diputar saya langsung jatuh hati, sering saya bikin klip untuk lagu ini, versi saya sendiri tentunya.. kali ini saya akan bikin klip episode bandung.. (kisah klasik episode smp dan sma tunggu giliran ya
)
Yang pertama adalah klip dengan setting lokasi kota bandung sekitaran cisitu, panyingkiran, gelatik, gang tilil dan sukaluyu
Bintang video klipnya yaa.. saya dan segerombolan perompak.. yang saat ini lebih pas bila saya sebut sebagai keluarga saya. Salah satu yang istimewa adalah seorang gadis tomboy yang cantik, mungil, pinter dan sudah pasti dulu persis gilanya dengan saya
sisanya.. para perompak baik hati yang sama istimewanya buat saya. Tak habis saya tertawa melewati hari-hari bersama mereka dan tak habis saya menangis saat saya mengira semua sudah hilang tak berbekas.. juga gadis tomboy itu, yang pernah saya kira hilang.. tapi kemudian saya paham bahwa hidup memang harus dilalui dengan tawa dan tangis. Serta duka dan doa untuk kepergian sahabat baik hati yang meninggalkan kami lebih dahulu menghadap sang Khalik..
Klip nomer 2, setting lokasi sekeloa sekitaran fkg unpad.. bintang klipnya saya (lagi..) dengan sekumpulan gadis cantik yang menempati satu rumah kos2an. Jalan jalan muterin braga cikapundung nyari buku bekas (berkali-kali ampe hapal), jualan kue bikinan sendiri digasibu pagi minggu (walau saya cuman ikut heboh di gasibu doang) dan favorit saya adalah nangkring di markas mereka, karena sering ada aksi masak dari seorang Bara pattirajawane.. hehhhe walau judulnya ga jelas tapi tetap enak..
,
,
Klip nomer 3, setting lokasi parakan asri Bandung.. lokasi kitarannya lebih luas, bisa sampe ke cihideung
bintang Klipnya saya (juga..) dengan 3 ipar cantik yang bila bersama saya pasti sama gilanya. Muter jalan kaki alun alun-pasar baru itu hal biasa.., nangkring di gramedia dan menghiba satu dua judul buku atau duduk minum berjam-jam seolah-olah dirumah ga pernah ketemu.
Banyak kilas kisah klasik lain berlatar kota bandung yang takkan habis untuk dijadikan klip lagu ini.. si mang ade tukang somay, si mang bubur ayam, bu aceng yang tahu isinya maknyuzz abis.., bertahun-tahun saya menjalin kisah dengan mereka.. (uh kangen mereka dan makanannya
) bu tuti pedagang sayur yang sering kasih bonus alpukat matang dari pohonnya sendiri (alpukat plg enak didunia :)). Tak dipungkiri kisah sekejap pun menjadi sesuatu yang tak terlupakan sewaktu sekumpulan orang-orang kocak bertamu dalam kehidupan saya dan berhasil membawa saya mendaki, menuju sebuah curug dibandung selatan (hehhe.. dimanakah kalian berada?) lalu yang tak pernah hilang dari kesan adalah petualangan dua kali ke negeri jawa dengan dua gadis lemah lembut, yang setia terus sampai hari ini.. **hmm, senyum-senyum sendiri saya**
,
,
Dan.. ternyata saya harus berpisah dengan semua bintang video klip itu, karena perjalanan hidup harus terus saya arungi.. tak ada kata lain kecuali Syukur pada Tuhan Semesta Alam.. yang telah memberikan saya kesempatan untuk memiliki.. sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan..
Ya Rabb, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa qalbu-qalbu ini bertemu dengan kecintaannya padaMU..
maka teguhkanlah ikatannya ya Rabb, kekalkanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, penuhilah dengan cahayaMU yang tak pernah redup..
Sesungguhnya Engkaulah sebaik baik penjaga dan sebaik baik penolong, amiin.
November 19th, 2008 by nakjaDimande
yu.., puisi yang tadi siang dah ibu taroh disini.., btw, puisi buat sapa siy..
SATU KISAH SEJUTA MAKNA
ruang kuliah yang menjemukan
dosen yang bikin ngantuk
hilang dalam deringan suara
saat itu hari ku pun berubah
disebuah bangku ku menunggu
seseorang yang tidak tahu siapa
hanya suaranya yang selalu teringat
hatipun terasa tak karuan
pertemuan itu ternyata membekas
mengukir janji untuk bersama
walaupun jarak yang membentang
tapi serasa dekat menyatu dihati
tak bisa.. kata itu yang terucap dibibirmu
aku hanya diam, tak mampu lagi untuk berucap
sepi.. itu yang kurasa
tanpamu lagi
maaf.. kalau ku tak bisa
bersamamu lagi, sekarang!!
mungkin nanti bila Tuhan meridhoi
amin
[oleh ayu, bukittinggi 19 november 2008]
horeee…!!! ayu bikin puisi..
kedengaran kan ibu tepuk tangannya kenceng banget.., hehhe ayu puisinya bagus kok.. soalnya bikin pake hati yang paling dalam neh.. ntar ayu bikin blog sendiri.. biar ibu yang ganti titip puisi diblog ayu..
ayu baca hati hanya muat satu cinta ya.. dipersembahkan buat ayu juga..
makasih atas puisinya, ayu cantik
November 18th, 2008 by nakjaDimande

dimatamu ada permainan pingpong
salah satunya perasaan saya..
dimatamu ada elang terbang
menerkam saya..!!!
cihuy.. mantaaappp..
inilah puisi pertama yang tertulis di diary kusam itu. Diary resmi pertama milik saya. Hmm.. kalo ditilik lebih lanjut kemungkinan besar puisi ini hasil ngejiplak dari majalah hai.. hehhe, inget hai jadi terkenang Lupus.. Balada si Roy.. dan yang paling t.o.p.b.g.t.. Tia, Kembang manggis.. uhh saya bangetlah.. (ketauan uzurnya
)
bagi saya diusia itu.. untuk bisa mengeluarkan kemampuan berbahasa, dibutuhkan kehadiran seorang pemuda setampan Ase, meteor garden.. (duh.., tambah lah jadulnya
) sulit untuk mengingat kembali, dimata siapakah saya pernah melihat permainan pingpong dan elang terbang itu… hehhhhe.
Ama (ibu) yang menyarankan saya untuk memiliki sebuah buku harian, saat itu diawal SMP.. dan segera menjadi santapan empuk bagi para kakak saya yang jahilnya, ampppyyuuuunnn deh
Saya ingat punya meja belajar yang memiliki laci dan sebuah lemari kecil dibawahnya. Diary selalu saya taruh di lemari dalam keadaan terkunci. Tapi sungguh mengherankan, mereka selalu tahu segala apa rahasia yang saya sembunyikan di buku itu.. hmmm..
,
,
Seiring kecerdasan saya bertambah.. (saya khawatirkan mulai berkurang
) saya akhirnya tahu, bahwa laci bagian atas bisa ditarik lepas dan dengan mudahnya diary itu bisa diambil.. huuhh, menyebalkan..!! tapi saya hanya bisa tertawa pasrah bila ingat hal yang satu itu.
Dan seiring usia saya.., tak lagi saya punya diary cantik, sekarang lebih seringnya saya menulis disela-sela buku agenda kantor.., bercampur dengan segala macam materi pelatihan kesehatan dan lebih banyak lagi bercampur dengan resep ayam goreng atau samba lado model terbaru yang diberi oleh ibu-ibu jago masak di puskesmas saya. Hmm.. tetap saja itu diary cantik bagi saya. Saya bakal panik klo ketinggalan benda satu ini.
Diary… jadi ingat saya pernah dikirimi sms oleh seorang Bunda, lebaran kemarin. Bahwa ada sebuah diary yang sering kita lupakan.. padahal kita sendiri yang menyusunnya setiap hari.
Itulah buku harian kita yang ditulis oleh dua malaikat.. yang akan rampung seiring berakhirnya usia..
Ampuni aku ya Rabb.., hambaMU yang selalu penuh dengan khilaf dan lupa
November 16th, 2008 by nakjaDimande
bujang..
luasnya alam semesta takkan mampu,
memuat apa yang kau simpan dihatimu yang tulus
hmm.., betapa luasnya hati..
namun takkan mungkin kau jadikan hatimu sebagai gudang
tempat kau simpan segala keinginan..
kasihanilah hatimu yang rapuh dan begitu mudah lelah
sungguh anakku..
hati hanya muat SATU CINTA..
[SATU CINTA yang takkan pernah membuatmu lelah
]
ya RABB.., sesungguhnya aku memohon cintamu
cinta orang-orang yang mencintaiMU
dan amal yang mengantarku kepada cintaMU
jadikanlah cintaMU lebih aku cinta
dari diriku sendiri, keluargaku dan air yang dingin
(doa kutipan dari..?? saya tanya bunda dulu..
)
« Previous Page