Diary Kusam
November 18th, 2008 by nakjaDimande
dimatamu ada permainan pingpong
salah satunya perasaan saya..
dimatamu ada elang terbang
menerkam saya..!!!
Cihuy.. mantaaappp..
inilah puisi pertama yang tertulis di diary kusam itu. Diary resmi pertama milik saya. Hmm.. kalo ditilik lebih lanjut kemungkinan besar puisi ini hasil ngejiplak dari majalah hai.. hehhe, inget hai jadi terkenang Lupus.. Balada si Roy.. dan yang paling t.o.p.b.g.t.. Tia, Kembang manggis.. uhh saya bangetlah.. (ketauan uzurnya )
Bagi saya untuk bisa mengeluarkan kemampuan berbahasa, dibutuhkan kehadiran seorang pemuda setampan Ase, meteor garden.. (duh.., tambah lah jadulnya ) sulit untuk mengingat kembali, di mata siapakah saya pernah melihat permainan pingpong dan elang terbang itu… hehhhhe.
Ama (ibu) yang menyarankan saya untuk memiliki sebuah buku harian, saat itu diawal SMP.. dan segera menjadi santapan empuk bagi para kakak saya yang jahilnya, ampppyyuuuunnn deh
Saya ingat punya meja belajar yang memiliki laci dan sebuah lemari kecil dibawahnya. Diary selalu saya taruh di lemari dalam keadaan terkunci. Tapi sungguh mengherankan, mereka selalu tahu segala apa rahasia yang saya sembunyikan di buku itu.. hmmm..
,
,
Seiring kecerdasan saya bertambah.. (dikhawatirkan sekarang mulai berkurang ) saya akhirnya tahu, bahwa laci bagian atas bisa ditarik lepas dan dengan mudahnya diary itu bisa diambil.. huuhh, menyebalkan..!! tapi saya hanya bisa tertawa pasrah bila ingat hal yang satu itu.
Dan seiring usia saya.., tak lagi saya punya diary cantik, sekarang lebih seringnya saya menulis disela-sela buku agenda kantor.., bercampur dengan segala macam materi pelatihan kesehatan dan lebih banyak lagi bercampur dengan resep ayam goreng atau samba lado model terbaru yang diberi oleh ibu-ibu jago masak di puskesmas saya.
Hmm.. tetap saja itu diary cantik bagi saya. Saya bakal panik klo ketinggalan benda satu ini.
Diary… jadi ingat saya pernah dikirimi sms oleh seorang Bunda, lebaran kemarin. Bahwa ada sebuah diary yang sering kita lupakan.. padahal kita sendiri yang menyusunnya setiap hari.
>>>Itulah buku harian kita yang ditulis oleh dua malaikat.. yang akan rampung seiring berakhirnya usia..
Ampuni aku ya Rabb.., hambaMU yang selalu penuh dengan khilaf dan lupa
Tags: bola pingpong, diary, elang, mata, menerkam, terbang, tia




Dooohhh 1: Bundooo… sunflo komen di sini yaa… mengenang awal2 bundo ngeblog… kok baru sunflo yg komen siiih… hmmm 2008 yaa?? sunflo msh culun tuh di indo, blom kenal ma net… met enjoy ma ngeblog ajah dech bund… ^^ (meluncur k komen 2 dooohhhh….*.^)
[...] itu dicomot dari diary Bundo semasa SMP untuk menemani sketsa persembahan dari Vyan RH, putra sulung Bundo (maaf bila puisinya [...]