biasa nan mencekam
November 26th, 2008 by nakjaDimande
sinar mentari begitu biasa
namun mencekam bila DIA tutup gerhanaudara dan angin begitu biasa
namun mencekam bila DIA hadirkan badairiak, ombak adalah biasa
namun mencekam bila DIA jelmakan Tsunamitarikan napasku terlalu biasa
dan pasti mencekam bila DIA..
berkehendak mengambilmengapa aku teriakkan namaNYA setelah mencekam datang
mengapa tak kurindukan DIA sekarang,
pada saat yang biasa saja..
setelah ngalor ngidul dengan gerombolan adQ




Puisi-puisi yang menyentuh Bun.. sebuah nyanyian sumbang nan indah dari kamar sebelah setelah kebun hikmah Rindu tiada..
speechless aku…