Lelah hati: sahabat sang penipu ulung
January 5th, 2009 by nakjaDimande
seorang sahabat **tak akan mau namanya disebut** mengeluh di hari minggu, pengakuannya bahwa dia terlalu lelah untuk membaca tulisan saya akhir-akhir ini dan meminta agar saya menulis yang ringan-ringan saja
hahhaa.. mungkin karena dia tau bahwa saya dulunya adalah seorang penipu, sehingga dia lelah harus mengartikan setiap kata yang saya tuliskan.. mungkin ada kecurigaan bahwa saya masih sedang menipunya, padahal sebenarnya saya memang masih menipunya dan akan terus begitu.. karena hanya ada SATU yang tak mungkin berhasil saya tipu
mungkin juga sahabat saya mengeluhkan gaya bahasa yang saya gunakan.. **tp dia tak menyatakannya** terlalu melankolis mungkin **padahal hasil test, saya Sanguin sejati**.. sehingga dia terlanjur lelah dan tak bertenaga untuk membacanya sampai tuntas.. mungkin rasanya seperti kelelahan klo ada teman yang curhat habis patah hati gitu kali ya…
untuk hal yang ini saya akui merupakan kelemahan saya dalam menulis.., cendrung monoton, ngambang dan kurang powerful.. sepertinya saya harus cari tambahan batu bata satu truk biar tulisan saya tak terlalu ngambang.. **catetannya rere tuh.. mantap bener..**
seperti yang inneke bilang.. sang robotic berkata bahwa saya sekarang “bukittinggi sekali” padahal dulu ‘kota besar sekali’, hahhhaa.. inee..!!! dulu juga saya adalah gadis kampung di tengah kota besar yang terpatah-patah untuk berbahasa gaul dengan inneke yang gaul banggets..
,
,
dan sekarang lebih-lebih lagi.. saya total menjadi perempuan sudut kampung diantara lembah dan gunung, yang membuat saya menjadikan itu alasan mengapa gaya bahasa saya sulit dirubah.. ahh tapi saya akan tetap berusaha..
hmm.. seorang perempuan disudut kampung yang selalu kegirangan bila salamnya disambut oleh semua sahabat.. **masih butuh pengakuan**. Seperti kemarin sewaktu mas Gong d FB menanggapi komentar tak penting dari saya, saat mba tanti bersedia tidak ignore request dari saya, saat ‘aku dan duniaku’ sudi berkunjung, saat mba tias tatanka mendahului saya menyampaikan salam (barakallah 2 u mba..), saat Rindu lewat didepan kamar ini dan sudi menjulurkan lehernya sejenak melewati pintu **pasti kasian bener sama saya ya Ndu..?**, sewaktu t’ Dian Ibung dan t’Mona senyum2 penuh maklum singgah disini atas paksaan KD **soalnya di gramed saya suka panas liat buku mereka**.., juga surprise ada yang mungkin salah adding saya, lingga pemenang lomba cerpen itu.. **blognya lingga saya belum tau nih**
mereka yang saya sebutkan diatas.. adalah mereka yg 1000 langkah jauuuuhhh didepan saya..
yang mungkin hanya akan sekali saja menyapa saya.. demi menyenangkan hati seorang sahabat yang baru belajar..
siapakah yang paling saya syukuri kehadirannya..? adalah semua sahabat hati yang bersedia selalu lewat di kamar ini.. walau tak suka dengan lagu saya yang sudah kadaluarsa.. tapi besok tetap lewat dan lewat lagi.. dan kadang bersedia memberitahu bahwa saya harus memperbaharui lagu-lagu itu.. bahwa soundtrack meteor garden ud ga jamannya lagi.. **emang bener gitu ya..??**
pun.. saat ini, pasti mentor saya sudah punya segudang evaluasi dikepalanya yang kritis.., atas karier 2 bulan saya ngeblog dan go-blog **jangan salahkan saya guru.. klo msh saja go-blog**
seperti pernah saya bilang pada imran bahwa sesekali tak mengapa ada sampah disana sini, asal bersedia menyapunya.. sampah terjadi karena ada yang beraktivitas.. dan diperlukan kerendah-hatian untuk memunguti dan membuangnya ketempat sampah..
Yuppp.. kembali kepada sahabat saya yang mengeluh tadi.., smoga bisa menerima diri saya yang begini adanya.. suatu saat saya pasti akan berubah lagi.. dan dia harus terima lagi..
hanya satu yang takkan berubah.. bahwa saya akan terus menipu, menipu dan menipu..
Waspada..
Note:
Mangkenyee.., blog situ diupdate..!!! biar disini kepancing bikin yang lucu-lucu.. pizzzz man…
,
,
,
,
Tags: aku dan duniaku, biru laut, bukittinggi, catetan rere, dian ibung, findsoulmate, go-blog, gola gong, hati, imran, inneke, KD, lelah, mba tanti, melankolis, mona silviana, penipu ulung, rindu, sampah, semua sahabat hati, sicindai, tias tatanka




tu.., bener kata kepompong juga
jangan dipasang lagi meteor gardennya..
lagian jery yan..??? hare gini…
Sebutkan saja namanya…dia harus diberi kekuatan di muka umum untuk mempertanggung jawabkan apa yang dia ungkapkan…kalau tulisan bundo begitu sulit untuk dicerna.
Tapi dia yakin kalau setiap kata butuh suasana hati, ringan-beratnya sebuah tulisan butuh kecerahan pikiran. Mungkin saat ini dia membutuhkan kedua hal tersebut. Jika dipaksa tentu bisa jadi sebuah kata bunga tak lagi wangi, gula menjadi asin atau cinta itu…..
Impressive. Lain kali lebih tajam lagi.Del.
KEPOMPONG:
ya ampuuuunnnn, nama kamu lupa kesebut..!!!
jangan marah ya… kamu tetap yang paling cantik
Jo:
menunggu saat bunga mewangi, gula tak lagi asin.., cinta tak lagi perih..
ehmm..ehmm..
INE:
makaci ineee…
lain kali aku bikinin puisi tentang leukosit mengejar sang bakteri..
beberapa poin kita ulas yuuk, kalau mau. Email ke saya dengan copy paste tulisan ini. Bukan untuk menggurui..swear bukan.
Satu lagi, sungguh saya tak terpaksa untuk berkunjung ke sini…walo begitu, thx to KD yang berbaik hati mengajak saya mampir ke sini.
penasaraaaan…, tunggu ya teh bentar lagi dikirim via imel