Ayu Azhari: menggendong bayinya dengan kain panjang batik itu..
January 9th, 2009 by nakjaDimande
sore ini saya menangkap pemandangan yang hampir bisa dibilang tak biasa saya saksikan sebelumnya di sebuah infotainment, ayu azhary sedang dikejar2 wartawan.. itu biasa memang
yang istimewa adalah ayu sedang menggendong bayinya menggunakan kain panjang batik..
memang kenapa..? selain karena saya jarang liat selebriti gendong anak **padahal pasti banyak siy**, maksudnya bener2 menggendongnya kian kemari seperti itu.. apalagi pake kain panjang.. hehhhe ibu jaman sekarang kan lebih memilih gendongan yang modern atau menarohnya di kereta bayi yang bisa didorong itu **apa ya nama benda itu?**
ahh, tapi saya bukanlah atau belumlah seorang ibu, yang bisa merasakan tekhnik manakah yang paling nyaman bagi seorang ibu untuk mengendong bayinya.. tentu harus diperhatikan juga kenyamanan kedua belah pihak.. si baby dan si ibu. Jadi saya tak ingin menjudge bahwa seorang ibu yang lebih suka menaroh anaknya di kereta bayi itu berarti kurang sayang sama bayinya, tapi… ahh, lagi-lagi..
saya juga tak mungkin sok iye mau menggurui bahwa berdasarkan penelitian dan ada himbauan di negeri belanda.. bahwa gendongan kain panjang batik ala indonesia adalah yang paling t.o.p.b.g.t **nah lo.. kok malah di Belande..**
hal lain adalah kain panjang itu.. apalagi yang bermotif batik, merupakan benda istimewa bagi saya.. karena dulu ibu saya pergi mengajar pada tahun 80 awal selalu menggunakan kain itu, **sebelum berganti dengan seragam dinas**..
dulu.. beliau juga pasti menggendong saya dengan kain panjang batik, yang walaupun saya tak punya foto untuk membuktikannya tapi saya yakin sekali.. karena sampai sekarang setiap cucunya menjelang lahir pasti yang pertama beliau cari adalah persediaan kain panjangnya itu.. dan juga saat saya selesai dikuret kemarin yang pertama beliau hantarkan kekamar saya adalah sebuah kain batik **sekarang persediaannya pasti sudah menipis**
saya tak mengerti batik, sama halnya saya juga tak mengerti songket.. tak penting bagi saya apakah itu batik tulis yang mahal ataukah hanya batik hasil print, saya tak mengerti seni dan seringnya tak meng’hargai’ seni.. tapi saya mencintai kain panjang batik. Dan saya lebih cinta setiap ibu.. yang menggendong bayinya pakai kain panjang itu..
wahai para wartawan infotainment.., jika kalian mau mengulang lagi untuk melihat lebih dalam…, dia, seorang ibu yang cantik itu.. sedang menggendong bayinya memakai kain panjang bermotif batik..
note:
makasih buat ibu di bandung yang lemari kain batiknya selalu jadi korban jarahan saya **besok2 dijarah lagi ya bu..**
mamaw, umi, bunda heru, sari, ny suahedi noor, mrs D, ririade, bunda Nao, mba tias tatanka, bahkan Anggun Cipta Sasmi.., semuaaaanya pasti gendong anaknya pake kain panjang.. kenapa giliran ayu azhary baru saya tulis…??? Karena saat para bunda ini gendong anaknya saya ga sempat liat di infotainment…!!! Pizzzz bundas…
,
,
sayang sekali.., foto yang saya harapkan belum bertemu
Tags: anggun cipta sasmi, ayu azhary, batik, bayi, bunda heru, bunda nao, gendong, jelmaan rumi, kain, KD, mamaw, mrs D, ny suhaedi noor, princes ilalang, ririade, sari, tias tatanka, umi





un, kalo ga salah kereta dorong bayi itu namanya stroller dech.. tapi untuk lebih pastinya bisa ditanyakan ke yang udah punya.
Ok dee… tp uni ga akan ngadoin stroller buat devy.. mending kado kain panjang batik aja yah..
,
, 
Assalamu’alaikum, uni (ibu). Ikut Ta’aruf disini yah….
monggo dek..
gendongan kain batik itu memang nyaman
senyaman hidup didalam kepompong
Kain panjang itu dingin…
Apa karena batik atau karena bahan.
Tidur berselimut kain panjang
atau rebah beralaskan kain panjang
Kain panjang itu wangi…
Wangi yang susah untuk dijelaskan
Sisa bau lemari
Atau motif yang menghiasi
Kain panjang itu sepi…
Seperti aku hari ini
itu yang tak bisa saya ungkapkan..
bahwa kain panjang itu memang sepi..
karena juga dipakai untuk menutupi diri
setelah menjadi jasad yang dingin..
**saya tak pernah sanggup mengurai sisi ini**
udah 2 penulis blog yang menuliskan ini di blognya…alaaa.
Saya tidak pernah menggendong anak saya dengan kain batik panjang. Alasan:
. saya ga bisa makenya
2.saya ga bisa makenya
3.saya ga bisa makenya
takut jatuh, takut ikatannya ga kuat, takut kainnya robek.
Maka saya gendong dengan gendongan yang sudah jadi, yang ada gespernya…yang bisa diatur kencang tidaknya. Gesper dari besi, dengan gendongan kain berlapis busa yang tebal dan empuk, plus jahitan berlapis.
Maklum…agak parno. hahaha.
Ketika anak membesar, saya ganti dengan stroller *ya benar, namanya stroleer* karena lebih nyaman untuk anaknya dan tentu saja saya *benar lagi*,kecuali saya mau bertangan silverter stallone…, hehehe.
Udah ah…udah malam nih, nanti malah ngaco…hehe
huahahahaha…
nah ini baru gambaran yang gamblang dari seorang ibu yang benar-benar sudah merasakan sendiri bagaimana rasanya menggendong bayinya sendiri..
tentu saja Arka (bener arka ya teh?) paham cintanya ibunda, ga pake kain panjang itu justru krn mencemaskan keselamatan arka..