hitam koening merah jam gadang-koe
January 15th, 2009 by nakjaDimande
foto-foto hasil bidikan seorang senior, bapak erison j kambari.. yang piawai dan jeli mengulik hal-hal yang kecil ataupun yang besar.. yang dengannya harus berhati-hati bila berucap, tajam nanti beliau menebas leher kita..
tentu berbeda jauh dengan saya yang cendrung melihat sesuatu sesuai yang terlihat saja **suka telat mikir memang** makanya saya lebih suka bila jendela terbuka lebar, karena jadi lebih mudah memandang bunga di seberang halaman.. suatu hal yang sulit bagi saya untuk membayangkannya dalam keadaan jendela tertutup.. **kenapa topiknya jadi jendela..?**
Jam gadang ditengah kota.., ditutup kain pada malam pergantian tahun. suatu langkah yang diambil oleh pemda.. setelah peristiwa tahun lalu, ada banyak kekacauan terjadi.. saat perayaan tersebut
sehingga diputuskan untuk menutup jam gadang dan taman yang berada disekitarnya. Dengan himbauan agar bersama-sama berbuat untuk kemaslahatan umat. Keputusan ini tentu saja.. seperti keputusan2 yang lain, selalu memancing pro dan kontra. Ada yang senang karena segala hal yang dikhawatirkan akan dapat diminimalisir **siapa yang jamin kota bebas kekacauan?** ada yang bersedih, para pedagang dan pengusaha penginapan mungkin.. karena Bukittinggi sepi pengunjung
hmm.. bingung juga.. begini atau begitu..???
saya dimalam tahun baru..? halah..halah.., ikut terjebak dengan 20 orang mahasiswanya KD.. mereka seperti kebanyakan anak muda pengennya kumpul sesama mereka, semangat bikin acara bakar ayam di kampus.. tak mungkin untuk melarang kata KD… alhasil KD, aby, dewi, dan saya.. nongkrongin anak2 itu sampai jam satu malam.. muhasabah..
saat menuju pulang, kami berusaha lewat disekitar jam gadang.. tapi ternyata susah untuk menembusnya karena mobil dilarang masuk kesana.. disepanjang jalan kami lihat cukup banyak remaja duduk dipinggir jalan.. tak terjadi kekacauan tampaknya.. sampai hari ini, tak ada berita miring **atau saya yang tak baca koran**
lewat berapa hari, tak lagi saya mengingat jam gadang terbungkus kain itu, sampai saat bapak erison j kambari **kekeuh.. tulis nama lengkap** posting hasil bidikannya di FB.. dalam hati saya berkata “ouww.. cantik juga..” secara saya adalah pecinta warna hitam, merah dan kuning.. hehhhe karena yang terbayang semula oleh saya adalah jam gadang dibungkus seperti pocong.. mengkhawatirkan sekali **dasar kurang daya khayal**..
setelah lihat fotonya.. “Ooooo begini thoo…”
,
,
peristiwa dibungkusnya jam gadang ini, bagi saya cukup indah.. dari segi tampilan ataupun dari sudut makna **sok iye saya** membuat saya melihat kedalam diri.. sudah berbuat apa saya untuk kota ini..? sudahkah saya ikut untuk saling mendukung dan saling menolong demi kebaikan bersama..?
TANDA TANYA..
note:
Da son… makaciiiii atas foto2 cantik ini
Tags: bukittinggi, hitam, jam gadang, KD, kuning, meLihatkeLuarjendeLa, merah





senang selalu baca tulisannya. Btw, di foto terakhir, jam gadang yang tertutup kain, di pojok kanan bawah…seperti ada tarzannya…hihihi…(paduan pohon dan tembok JG). kita bahas lewat chating yaaa
tampaknya daya khayal teteh perlu ditularkan ke saya
,
, 
yang selalu kesulitan untuk melihat yang tak terang benderang
i can’t see it as if it’s not a tarzan evil…seriously…I want to draw a circle around the face…only an ugly face…only face…
ketemu.. ketemu teh..!!!
rambutnya keriting panjang kaya vokalis serieus
harus menatap lima menit untuk menemukannya..!!!
[...] butet ini pasang foto punya senior seenaknya saja.. bisa dipecat nanti jadi warga bukittinggi **tahun baru yang lalu aku juga pakai hasil bidikan [...]