Lia tersenyum: rembulan pun padam
January 15th, 2009 by nakjaDimande
Iwan fals bilang.. bila Lia tersenyum rembulan pun padam, **hahaha suerr mba lia.. sungguh..**
sang guru, begitulah kami menyebutnya.. guru paling cantik yang pernah kami miliki **duh.. ada maunya emang** seorang psikolog yang sempurna.. piawai presenting, jago nyanyi dan yang paling penting punya banyak cinta dihatinya..
logat jawa yang kental tak menyulitkannya bergaul luas di ranah minang ini.. kelompok ibu2 lanjut usia paling menunggu kedatangannya untuk berbagi cerita dan bernyanyi.. tak terkecuali saya.. yang menunggu untuk belajar dengannya.. karena apa yang diucapkannya selalu dari hati, sehingga sampai ke hati saya
gambaran seorang PNS yang sangat bisa memberi angin segar buat kota tercinta ini, dan hadiah buat saya karena bisa mengenalnya lebih dekat
dalam berapa minggu ini kami akan kehilangan lia selama 2 tahun.. karena harus melakukan suatu tugas mulia di malang sana.. selamat kembali ke negeri jawa mba.. jangan lupa tuk pulang ke ranah minang..
kasihan bila rembulan bukittinggi tak punya saingan
,
,
Note:
Camalia21 nanti kita poles dikit ya




Malang….aku ingin sekali berkunjung ke kota itu.
kesanalah jo.., jangan lupa nyari mba lia..
dia pasti bisa nyanyiin lagu rapuh.. tanpa kita terasa rapuh
kalau rembulan padam, malamnya masih boleh dijalani
jangan dipadamkan mentari, nanti siang juga malam tak boleh dihidupi
tobat saya bila imran yang kasih komentar
setengah mati mencari kata.. hehhhhee
hahaha…
lain kali saya kasi komentar yang bisu-bisu saja lah kalau gitu
kata yang diucapkan oleh sahabat adalah penting adanya,
begitupun diamnya..
tulisannya juga dari hati…sampai kena ke hati saya…apalagi fotonya yang luar biasa cantik…
kan akal2an nya begitu teh.. sebuah foto cantik hasil ngerampok, menyamarkan tulisan yang terlalu sederhana
,
, 
aduh duh…
tanya sikit “ngerampok” itu apa ya?
ngerampok itu mengambil tanpa ijin..
,
, 
suatu saat saya mungkin ngerampok foto karya imran.. ha..ha.
haha…rampok-merampok (faham…
suatu saat nanti ya? hmmm…hahaha…
jeng2..mending di http://observasidian.blogspot.com/ aja…itu lebih berilmu…hahaha..kidding. Aku bikin banyak karena ga ingin tercampur sebenarnya. Itu pun satu sudah aku off kan.
Yang catatan, untuk dyari arka sebetulnya…lama2 si ibunya ga tahan ikutan nulis juga. Observasi lebih ke aku dna what i’m thinkin’…trus yang sastra khusus buat catatan2 puisi atau artikel atau apa aja…
link utamanya http://tulisandian.blogspot.com/ nah dari situ kamu bisa link masing2 judul kan. Bahkan, di masing2 blog juga ada link ke blog lainnya kan…. siiip!