mendadak terjatuh… **lagi**
January 29th, 2009 by nakjaDimande
satu jam setelah subuh
cahaya menerobos masuk halaman rumah
lewat sarang laba-laba yang melingkar dipohon manggamendadak rasa itu datang lagi
dada yang sakit tak tertahan batasnya
atas salahku tinggalkanNYA sekian lamatertawakah DIA..? pasti..!!
melihatku selalu dalam keraguan
meski DIA tak bergeser dariku, setitikpuntertawalah DIA..
melihatku mengaku-ngaku rindu
padahal tak pernah lepas menggenggamku
sedetikpun..
[pada rindu mungkin saja ada cinta,
tapi dalam rindu.. sudah pasti ada jarak..]
note:
terimakasih untuk mendadaknya mardibross.., benar belaka semua
tak pernah bisa dipaksakan..



mungkinkah ada cinta bila saja tidak rindu?
atau pastikah dalam jarak sudah ada rindu?
rindu adalah bagian dari cinta.. **apakah berlaku sebaliknya..??**
dan kuberhati-hati dengan rindu, karena ada jarak diantaranya **semoga tak didebat imran**
seperti juga takut, kadang kujadikan bagian dari cinta
takut bila aku ditinggalkanNYA
takut bila aku melakukan yang tak di-mauNYA
takut bila terlepas dariNYA
tapi bagiku tak selalu rindu dan takut menunjukkan cinta..
Wallahu a’lam bisshawab
maaf, haha
saya sememangnya suka membalik-balikkan sesuatu.
agar tak terlepas pandang.
tapi, dalam cinta ada segala rasa
pilihlah yang terbaik di antaranya
ok deee..imran, InsyaAllah.
DIA selalu pilihkan yang terbaik dari cinta..
waduh…agak ga ngerti niiih….tell me…
betapa seringnya ‘aku’ mengaku-ngaku rindu pada ‘Sang Aku’
padahal itu sebenarnya wujud ketidakyakinan aku terhadapNYA
bagaimana DIA takkan tertawa…????
maafkan daku yang lemot ini yaaa hehehe…yup baru ngerti…bagus malah keteranganmu…
hatur nuhun teteh cantik…