Para sepuh: antara senyum dan sepi..
March 12th, 2009 by nakjaDimande
Usai mengisi acara penyuluhan di pos yandu Lansia, saya membawa pulang sebuah buletin. Buletin Pos Pelayanan Terpadu Lansia kelurahan Belakang Balok yang diberi nama “sehati”.. saya paling senang dengan TTS nya karena besar dua halaman penuh dan benar-benar diundi pemenangnya, hanya saja bulan ini tak ada pemenang.. **hmm tau begitu saya ikutan kirim** hadiahnya lumayan.. voucher belanja di toko pakaian milik pimpinan pos yandu tersebut.. hehhhhee..
Di buletin ini berita duka adalah hal yang biasa **namanya juga buletin lansia** bahkan saat pemeriksaan kesehatan adalah hal yang biasa buat mereka menyahut saat kita memanggil “bu dokter.. bu rasimah sudah meninggal rabu kemarin..!!”
dulu pertama-tama terjun.. saya merinding mendengarnya.. cukup shock dengan kenyataan itu, para sepuh tersebut terlihat santai saja, ahh.. apakah sudah begitu biasanya ditinggalkan oleh teman yang kemarin masih duduk bergurau bersama..???
dan sudah bisa menerima kah mereka bahwa minggu depan mungkin giliran mereka yang meninggalkan para sahabat..
saya masih sulit untuk menerimanya..
kembali pada buletin, ada sesuatu yang istimewa kali ini.. sebuah kolom bertulis.. Ucapan Selamat atas Pernikahan Bapak Ramadhan dengan Ibu Yulizar..
Uuuuppffffff.. entah mengapa haru begitu dalam dihati ini, terimakasih ya Rabb.. KAU masih beri senyum untuk mereka..
berilah aku kesempatan mengalirkan senyum pada semua orang tuaku.. semua orang tua yang kutemui..
Ampuni aku ya Rabb.. bila selama ini sering membiarkan mereka hidup dalam sepi..
Padahal KAU ada pada orang-orang yang kesepian..
Padahal KAU lah yang tak ku acuh kan itu



diantara mereka pasti ada senyum yang tulus,,,
setulus doa yang mereka panjatkan untuk anak2nya…
tapi terkadang sianak sering lupa pada sosok orangtua itu…
raya pikir pos yandu hanya untuk anak balita,,, bundo…