April 27th, 2009 by nakjaDimande
aku baru diingatkan lagi dengan sebuah doa..
yang ku ucapkan mulai dari sudut ruknul yamani sampai hajar aswad
Rasulullah sudah mengajarkan kita doa yang paling baik
sering kita kenal dengan doa sapu jagat.. aku diawalnya kurang suka waktu diberitahu bahwa saat thawaf doa inilah yang sebaiknya kita sampaikan.. karena aku merasa kurang detil, kesannya males banget mau doakan saudara kok disapujagat..
ternyata itulah salahnya kita sering memberi istilah yang kurang bagus untuk sesuatu yang sebenarnya mengandung makna yang dalaaaaaammmm sekali.. Rasulullah yang mengajarkan.. Beliau selalu mengajarkan yang terbaik untuk kita..
Rabbana aatina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah waqinaa’adzabannar..
Ya Tuhan kami, beri kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat dan jauhkan kami dari siksa neraka..
Poin yang aku tangkap dari pak Aam
# Ya Tuhan kami..
kata “kami”, Rasulullah tidak berkata ya Tuhanku.. tapi ya Tuhan kami.. bahwa kita harus selalu berjamaah.. meminta tolong pada Allah harus bersama-sama.. dan berdoa pun harus untuk bersama.. tidak pilih-pilih, Rahmatan lil‘alamin..
# Beri kami kebaikan di dunia..
kebahagiaan didunia.. banyaaaakkk sekali..!!!
nah pak Aam kasih 8 macam indikasi kebahagiaan dunia
1. Diberi hati yang selalu memiliki rasa syukur, InsyaAllah pasti bahagia bila sudah bisa mensyukuri setiap pemberian Allah
2. Memiliki Jiwa yang sabar, menyadari bahwa hidup itu naik turun.. bersabar disetiap langkah.. bersabar disaat sehat dan sakit.. disaat susah dan senang..
3. Memiliki keluarga yang sholeh. Seperti keluarga Imran.. yang didampingi istri sholehah.. memiliki anak sesuci Maryam dan cucu semulia Isa.. amiiinnn… yang pada minta didoakan dapat jodoh.. udah termasuk didalam doa ini yaaa…
cepat atau lambat itu relatif. Sudah disiapkan Allah yang terbaik untukmu semua
4. anak yang sholeh.. sudah nakja doakan juga buat semua.. special 4 bundo **yee.. pake spesial**
,
,
5. Lingkungan yang sholeh. Semoga kita semua selalu dalam ikatan kasih sayang.. saling nasehat menasehati, dalam kebenaran.. dalam kesabaran..
6. Harta yang halal. Setelah harta kita halal.. insyaAllah akan terasa banyak..
7. punya semangat mendalami ilmu. semua ilmu ada dalam Al Qur’annulkarim
8. memiliki jiwa yang khusyu’. Jiwa yang meyakini akan pertemuan dengan Tuhannya..
setiap sampai di ruknul yamani, kuucapkan doa ini sepenuh hati..
kuingat setiap 8 point yang berada dalam doa yang hanya singkat itu…
jadi maafkan bila kali ini..
tak kusisakan sepotong doa untukmu..
karena telah kusampaikan satu bulatan doa
utuh bagimu.. semua saudaraku
Amin.
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
9 posting-an dibawah, aku buat selama masa berdiam diri 40 hari..
diantaranya ada yang berupa message untuk teman dan note di FB..
ingin membaginya untuk semua nuansa beningku
di halaman ini..
bacalah dari bawah ke atas,
mulai dari judul “Umroh kehidupan: catatan #1 perjalanan menuju pulang..”
**huhu, bacalah..? hehhhe pliiizzz..
oya.. sekarang aku tak ber”saya “ lagi
April 23rd, 2009 by nakjaDimande

sudut kota mekah
dua jam selewat subuh, masih sepi..
toko-toko belum dibuka..
trap.. tap.. tap.. tap..
nah itu dia,
muncul dari belokan
pemuda dengan topi biru berjambul
senyum manis ucap selamat pagi untuk semua tamu Allah
senyum tak hilang sepanjang hari
senyum tak pudar walau berlari kesana kemari
itulah senyum sang muthowif.. **ntar cek dulu ejaannya..**
O..o.. banyak hati tertinggal
sebagian hatiku juga.. kutitipkan diderap langkahnya
note:
terimakasih untuk pak Abdurrahman, Pak yunus, Pak Syawil dan Heri..
**maafkan bila hanya ambil heri sebagai perwakilan puisi ini**
Subhanallah.. melihat daya yang dialirkanNYA pada anda berempat.. hari-hari yang tak pernah kehilangan senyum.. membuat kami pun selalu tersenyum
untuk ustad Aam, maaf aku tak buatkan puisi.. **percuma, buat puisi untuk celeb.. takkan sempat dibaca**
hasil bidikanku yang ini, KD bilang keren.. **hehehe iya lah**
>>salin dari fesbuk juga
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
kemarin aku ke Jabal Rahmah saksikan sebuah tugu tentang kisah pertemuan dan aku berhasil naik sampai atas **ada fotoku disana.. mungkin nanti ku upload
**
Jabal Tsur dan Jabal Nur.. hanya kupandangi dari kejauhan **dan pasti ada fotoku dengan latar bukit itu**
tapi.. aku tak punya foto diri berlatar belakang Baitullah
karena ia terlalu mempesona, menjadi latar untuk sebuah potret diri..
potret diriku yang hina.. yang berjalan tertatih dilindungan Ka’bah..
jadi, kau lihat saja gambar Baitullah itu.. pasti selalu indah
dan semoga ada aku diantara iringan manusia yang seperti semut..

::note: foto hasil jepretan HP nya mas Erick.. hmm.. mas erick pake HP aja hasilnya keren, pinjem ya mas..
[note pindahan dari fesbuk]
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
hari ini.. thawaf di panas terik
ku lihat sebuah keluarga muda
seorang suami menggendong bayi kecil
dan sang istri menggandeng putri mereka usia sekitar 6 tahun
sang ayah mengucap doanya cukup keras..,
sehingga bisa diikuti oleh istri dan putrinya yang masih kecil
sambil berjalan terus.. air mata sang ayah meleleh diantara doa-doa
yang membuatku luluh bukan itu..
si gadis kecil terus memandang ke sisi kiri..
entah memandang ayahnya.. ataukah memandang ka’bah
airmatanya mengalir deras.. tanpa suara
hanya menangis dalam diam..
aku pun luluh memandangnya..
ya Rabb.. jagalah keluarga mereka dan ijinkan kami semua
memiliki keluarga yang sholeh, amin..
note: hari ke dua di masjidil haram.. thawaf saat panas terik, sama sekali tak terasa bila aku sudah berada di pusaran para pecinta itu [note dari fesbuk]
April 23rd, 2009 by nakjaDimande

ratusan wajah-wajah teduh tertunduk
mata indah yang basah oleh air mata rindu
bibir yang selalu bergetar mengucap tasbih
punggung berguncang, selalu disaat sujud..
tanpa polesan.. seindah yang terlihat
lambaian hijab panjang.. bergerak anggun
seandainya bisa kubawakan satu
untukmu..
::note: hari ke empat di masjidil haram.
dan yang terngiang di telinga adalah ‘the most beautiful girl in the world’-nya Prince..
**maklumi hasil jepretanku tak ada yang beres..** [fesbuk lagi..]
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
kucoba dekati berkali-kali
dan selalu aku terlempar dipusaran para kekasih
terlempar jauh darimu..
aku tahu, kau ingin aku mendekat
kau pun tahu, aku ingin mendekap
tak mengapa bila ragaku tersakiti
ku hanya tak ingin harus sakiti jiwa para kekasihmu yang lain
biarlah aku menjauh
berdiri disini.. beberapa langkah darimu
dan isyaratkan saja cintaku dari jauh
ku tahu itu cukup bagiku
cukup bagiNYA..
::note: hari ketiga di masjidil haram, menahan rasa.. setiap memandangmu..
[dari fesbuk]
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
maafkan aku
sedangkan untuk berlari kecil diruangan tanpa terik matahari ini
aku ternyata cukup lelah..
perhatikan orang-orang yang hilir mudik lantunkan doa
lebih menarik perhatianku
suara hiruk pikuk mulai samarkan ingatanku
apa sebenarnya yang ingin kau beritahu kepadaku, bunda..??
mungkin kau coba beritahu aku.. sekuat hati..
sekuat usahamu berlari antara safa dan marwa
bahwa dulu.. kau berlari bukan untuk zam-zam
tapi karena keyakinanmu bahwa Allah selalu ada untuk hambaNYA
kau berlari bukan hanya untuk ismail..
kau berlari untukku.. hari ini
terimakasih bunda..
note: salinan dari FB
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
matahari.. matahari
terus menuju matahari..
air.. bening.. sejuk
mengalir..
deras tak habis-habis..
semula.. ingin seperti abu moumtaza
selesaikan catatan perjalanan ini
mungkin sampai catatan #10…
**hmm..**
ternyata aku tak sanggup
terlalu sombong kemarin menuliskan catatan #1
sedangkan ini bukan catatan #2
ini hanya catatan yang tak selesai..
maafkan..
aku hanya bisa berucap:
….sinaran.. cahaya.. sungguh tak sudah-sudah..
note: salinan dari FB
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
Umroh yang lebih besar, Umroh kehidupan..
**Abdullah bekali aku kemarin**
saat berangkat tidur.. itulah waktunya wukuf, berdiam diri..
belajar pulang kepada Allah SWT.
karena sejatinya kita kemanapun melangkah.. itu adalah langkah pulang..
pulang pada SANG RAHIM
saat bangun tidur, PAGI HARI..!!!
ada spirit baru.. berthawaflah pada setiap jam kehidupan
ya Rabb, aku thawafkan diriku hingga ruhku terlepas dari tubuhku menujuMU..
ampuni pikiranku yang selalu menghijab diriku dan Engkau..
ampuni kebohonganku dalam ruku’ dan sujudku..
ajari aku, bantu aku untuk mengingatMU,
menjadi hamba yang benar menurutMU..
kemudian Sa’i.. masuklah ke urusan manusia disekitarmu
berjalanlah di panggung dunia yang luas ini..
tekunilah duniamu dan temukan kebenaran UcapanNYA kepadamu..
ya Rabb.. izinkan aku mendaki di bukit ketulusan, bukit kejujuran… bukit shafa.
kuatkan aku untuk berlari sa’i mengejarMU, hingga aku berkumpul dengan arwah para kekasihMU di bukit Marwah..
sejatinya kita harus umroh setiap hari.. disini, sekarang..!!!
::note:
hanya itu yg bisa aku tangkap dari kata2 Abdullah.. maklum daya tangkapku mulai melemah..
dan sejak nakjaDimande tiada.. ‘aku’ tak ber ‘saya’ lagi.. biasakanlah..





