umroh kehidupan: catatan #1 perjalanan menuju pulang
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
Umroh yang lebih besar, Umroh kehidupan..
**Abdullah bekali aku kemarin**
saat berangkat tidur.. itulah waktunya wukuf, berdiam diri..
belajar pulang kepada Allah SWT.
karena sejatinya kita kemanapun melangkah.. itu adalah langkah pulang..
pulang pada SANG RAHIM
saat bangun tidur, PAGI HARI..!!!
ada spirit baru.. berthawaflah pada setiap jam kehidupan
ya Rabb, aku thawafkan diriku hingga ruhku terlepas dari tubuhku menujuMU..
ampuni pikiranku yang selalu menghijab diriku dan Engkau..
ampuni kebohonganku dalam ruku’ dan sujudku..
ajari aku, bantu aku untuk mengingatMU,
menjadi hamba yang benar menurutMU..
kemudian Sa’i.. masuklah ke urusan manusia disekitarmu
berjalanlah di panggung dunia yang luas ini..
tekunilah duniamu dan temukan kebenaran UcapanNYA kepadamu..
ya Rabb.. izinkan aku mendaki di bukit ketulusan, bukit kejujuran… bukit shafa.
kuatkan aku untuk berlari sa’i mengejarMU, hingga aku berkumpul dengan arwah para kekasihMU di bukit Marwah..
sejatinya kita harus umroh setiap hari.. disini, sekarang..!!!
::note:
hanya itu yg bisa aku tangkap dari kata2 Abdullah.. maklum daya tangkapku mulai melemah..
dan sejak nakjaDimande tiada.. ‘aku’ tak ber ‘saya’ lagi.. biasakanlah..








