Nights in Rodanthe..
May 28th, 2009 by nakjaDimande
bersama Richard Gere semalam, ehm.. ![]()
**walau mendadak kedatangan pasukan 7 orang bocah yang siap bergadang mau tonton Bola.. mereka aku ungsikan menonton di TV belakang
sudah tua dia sekarang.., bagaimana bisa? O..o.. aku juga sudah tua ternyata ![]()
berkisah tentang seorang dokter bedah berpengalaman.., yang diluar dugaan pasiennya tewas di meja operasi
Hal seperti ini, seorang dokter yang sudah bedah ratusan pasien.. tiba tiba tersandung pada sebuah operasi biasa.. operasi yang sangat biasa, hanya perlu membuang bisul yang ada di wajah seorang wanita. Dan dia kehilangan pasien itu di meja operasi karena ada kelainan yang tak terdeteksi, berhubungan dengan anestesi..
ffiiuuuhhh.., sekian lama hal yang sama menghantui aku
Sering berpikir, dari sekian pasien yang aku hadapi setiap hari.. adakah satu yang akan membuat aku tersandung.. setiap melakukan anesthesi yang walaupun hanya lokal.. tetap membuat aku bertanya-tanya..
Bila sedang paranoid seperti itu, rasanya mau berhenti saja.. ![]()
Tapi tak bisa begitu, jalankan tugas ini adalah butiran tasbihku
Aku hanya perlu mohon perlindungan pada Yang Maha Menjaga, apapun itu takkan pernah diluar KehendakNYA, yang pasti selalu untuk kebaikkan hambaNYA
Tugasku adalah terus belajar, selalu hati-hati dan teliti ** uuuhhh inilah tantangannya.. hati-hati dan teliti.. harus.. harus..
“Ya Rabb.. bimbinglah aku dan semua teman-teman lakukan tugas sebaik-baiknya, amiin..”
Kembali ke Richard Gere semalam
**Diane Lane juga deng.. ![]()
Film ini tak membahas banyak tentang hal kematian pasien tersebut, lebih banyak tentang pendekatan sang dokter kepada keluarga pasien , hubungan ayah dan putranya, ibu dan putrinya.. lalu sisanya, melulu drama romantic.. my favorite, hehhhee
**dan KD pun tersenyum sambil gelengkan kepala, takjub melihatku berderai air mata.. halah



sampai gitu sekali ya nakja,
jangan nanti kau menangis padahal pasien yang sakit giginya dicabut olehmu… hehehe
hahhaa.. aku termasuk dokter gigi yang kejam encik.. jarang tersenyum..
jadi kebanyakan pasienku sudah meringis duluan
semangat.. semangat..,, bundo pasti bisa…
ok honey.. harus semangat..!!!
karena bukan aku yang bergerak
hanya DIA yang menggerakkan..
puhhhh, N=nasih baik jadi doktor hanya cita-cita zaman kecil ku… hehe
hehhe, aku tak bercita-cita jadi dokter
bahkan semester kedua aku minta keluar dari fakultas
tapi tak diijinkan oleh dosen wali aku..
ini namanya suratan.. tak dapat ditolak
yang kupercaya semua nasib adalah baik..
nasibku.. nasib syirfan juga..
itulah kenapa aku tak jadi dokter gigi…. aku yang menangis duluan, n pasien bingung melihat aku…
hatimu terlalu lembut untuk menjadi dokter gigi..
wah.. ternyata bu dokter gigi… suatu hal yang kutakuti.. masih berada diruang tunggu aja udah keringat dingin. hehe
hehhee.. dawieCOOL siy.. pantesan keringatnya dingin
KD ikut menangis gak?
KD seringnya tak sempat utk diajak menonton, paling aku ceritakan saja..
setiap aku menangis karena sebuah film, tugas KD adalah mengambilkan tissue
agar konsentrasiku tak terganggu..
**huhu, nanti A juga begitu..