antara aku, anjing dan setan
June 13th, 2009 by nakjaDimande
anjing itu menggonggong keras ke arahku
dan kami saling bertatapan
kuberikan bermacam isyarat untuk mengusirnya
anjing itu masih menggonggong
saat coba kuhardik, gonggongannya malah semakin keras..
disaat buntu.. aku menjerit memanggil si pemilik anjing
yang sekejap datang, memberikan isyarat dengan jentikan jari
anjing itu langsung diam dan pergi..
begitulah mungkin perumpamaan
bila suatu saat hati dilanda resah..
semakin dipikir semakin gundah
dicari-cari sumbernya malah semakin runyam
kenapa tak minta tolong saja pada Sang Pemilik semua rasa itu
minta bawa pergi semua resah yang mengganggu
juga bila suatu saat **mungkin sekarang**
ribuan setan datang dihatiku..
menggonggong keras, menggangguku
sekuat hati kulawan, semakin mereka mengganggu
mengapa aku tak menjerit saja pada Sang Pemilik semua makhluk
[menurutku pemilik setan adalah Allah SWT] untuk usir semua setan dihatiku
dan DIA kemudian hanya beri sedikit isyarat pada para setan itu
untuk diam dan pergi..
kedengarannya cukup mudah..



ah dahsyat dik
gonggongan yang dasyat, A..
tapi teriakan minta tolong belum keluar dari mulutku, sepenuh hati..
Anjing menggonggong kafilah berlalu….^^
harus berlalu bila hendak jadi Khalifah..
sayangnya kadang bahkan seringkali salah tempat ketika meminta tolong. Tak menyadari lagi
aku, kau.. kita.. makhluk pelupa mas..
selalu lupa tempat meminta tolong yang paling cepat dan paling mudah
saya hanya bisa berguman lagi.. dan lagi…
hmmmmm…….
klo deni bilang hmm sama anjing yang menggonggong kayanya anjingnya langsung jinak
hehehe.. kadang saya kasihan selalu saja setan disalahkan.. hiduplah dalam Ketenangan Jiwa.. dalam penyerahan diri total kepadaNYA.. jagalah terus supaya berdiri dalam Rasa Kesadaran.. jangan biarkan terbawa Rasa Perasaan yang menghanyutkan..
Salam Sayang
ok mas, belajar utk tak cari kambing hitam.. **uhh kambing lg jd korban
**
setan toh ciptaan Allah SWT, dan tak pernah Allah SWT menyuruh kita membenci setan.. hanya sering aku merasa sok iye lebih bersih dari setan.. padahal setan bisa saja lebih dekat pada Allah daripada aku..
Ya Rabbana, kami hanya ingin berlindung dari langkah-langkah setan.. amin
bundo, anjing nya dah pergi yach….mo numpang lewat nech….
sudah sayang.. sudah disuruh pergi sama pemiliknya..
numpang lewat sambil bawa soto dua porsi boleh juga siyh
..baru ku tahu bagaimana cara memasuki rumah barumu….
..kenapa ya..terlalu lama tuk mengerti…??
hahhhaa.. mungkin krn kemarin ada herder, bunda ragu-ragu
aku merindukan teh manis dari si pelayan
anjing!!! hahhh.. menyebutkannya saja sudah bikin begidik.. kata ganti untuk “anjing”… gu-guk.. hehehh *ngelantur niy jadinya,,
ada apa bun,, sedang dilanda resah gelisah ya..
bundo sebenarnya ga tega juga dgn judul yg rasanya spt makian itu..
coba ganti : antara aku, dogie dan setan.. hmm lucu ya Ray..
resah,.. hmm, disetiap perjalanan selalu ada rasa itu..
tak perlu dilawan, hanya minta Allah untuk ambil semua
Innalillahiwainnalillahiraji’un
bisa dicoba itu bun,, hehehehhh