semestinya tidak..
June 13th, 2009 by nakjaDimande
berusaha mencari alasan untuk merasa tercampak
tak bisa, karena Rabb ku tak pernah campakkan aku
berusaha mencari alasan untuk merasa terluka
tak bisa, karena Tuhanku tak mungkin lukai aku
berusaha mencari alasan untuk merasa sendirian
bagaimana bisa, karena Sang Kekasih tak pernah lepas menggenggamku..
lalu kucoba mencari alasan untuk menangis
juga tak bisa, tak ada celah sedikitpun..
tapi mengapa kulihat bendungan hancur
air meluap-luap entah sampai mana
dan tetap kulihat Pilar menangis ditepi sungai Piedra
seperti juga aku..



mereka kadang melupakan
khawatirnya kita juga
ya Rabbana, beri kami kepahaman..
Subhanallaaah.. mari raihlah Ketenangan Jiwa sebagai pembuka pintu gerbang ketuhanan..
Salam Sayang
tinggal meraih ya Kang..?
hmm, semangat.. semangat..!!!
tiketnya adalah menyadari sebenar benar diri.. tiada berdaya.. laa hwalla walla quwata.. hidupkan malam dalam tangis sujud syukur penuh penyerahan diri.. biarlah yang Lahir dan yang Bathin dalam diri kita bergandengan dengan mesra.. akal pikir dan hati nurani tegak bagai alief..
Salam Sayang
Alhamdulillah, terimakasih ya Rabb.. sudah alirkan kata untukku hari ini, lewat sahabatku..
Di Tepi sungai Piedra Menangis?
ya aku ingat ada Paulo Coelho
dan mas narno buatku tersenyum lagi
senyum itu bagian dari sedekah
senyum yang karenaNYA ya mas narno..
timbangan amal tergantung pada niat
bak ilalang yang riang di tebak angin…
bundo tersenyum lagi setelah di sapa Pak Guru..
ruaaaarrr biasa …..
deni juga membuat paginya bundo tersenyum
ah bundo.. kaki saya serasa tidak menapak bumi jadinya …
ada apa bund..,, sudah 3 postingan berturut2.. entah benar atau tidak.. rayya tak berani berprasangka..
si pasrah dan ikhlas juga..
hanya berani mendoakan,, semoga tenang selalu dihati bundo..
raya benar, minggu lalu adalah minggu penuh dialog sama Allah
tapi seringnya bundonya ngeyel, bicara terus..
ga beri kesempatan untuk dengerin jawabanNYA
hanya sekejap..seperti sulap, diambilNYA semua resah itu
dan bundo tinggal bengong dan nyengir ke KD..
hehhhe, dari kemarin itu kenapa ciy..?
dan malu sendiri..
kesimpulan minggu lalu:
semua rasa, adalah urusan kita sama Allah SWT
bukan karena sesuatu, atau karena orang lain
jadi klo kesal, marah.. jangan bawa2 orang lain
lihat dulu ke dalam diri..
hihihi.. sepertinya sudah semangat lagi niy bundo
itu dia yang sedikit sulit bund,, musuh terbesar kita kan diri sendiri..
bener raya, musuh kita adalah diri yang tak berserah diri..
Bundo, boleh aku copy paste ke blog-ku? sangat sesuai dengan kondisiku saat ini
tentu saja boleh putri sayang, puisi itu untukmu
bundo tahu rasa itu, tapi bundo takkan bisa menghiburmu
karena hanya Allah SWT yang mampu ambil semua duka
mengadulah pada Zat yang tak pernah bersedih hati
lewat sabar dan shalatmu..
Bundo… mau minta ijin lagi.. bolehkan kupasang di Note Facebook?
maafkan aku yang tak sopan n banyak meminta ini
bundo kan ud bilang puisi itu untukmu, putri..
putri boleh taroh dimana pun
ah, kau membuatku tersenyum nak..
buka rahasia, Bundo..
tadi malam aku chat dengan seorang teman. aku tunjukkan puisi ini. ia suka
[...] taken from here [...]
taulah bundo, teman yang dari belahan dunia manaaaaa gitu ya put..
Bundo, aku benar-benar tak menangis lagi sekarang
iyalah gadis pintarnya bundo..