pertemuan suci
June 14th, 2009 by nakjaDimande
“setiap pertemuan adalah suci..” sebuah kalimat meluncur sekitar 2 tahun yang lalu dari seorang ‘teman seperjalanan’ [istilahku untuk menggantikan kata 'guru'] Bapak Abdul Jabir nama temanku itu **hahha, sok iye bener serasa teman.. boleh ya Pak..
**
saat itu aku belum paham, kenapa setiap pertemuan dikatakan suci..
bahkan pertemuanku dengan seorang peminta-minta adalah suci, bila aku punya kuncinya
kunci itu adalah bila aku bersedia meleburkan diri dengan orang yang kutemui dan temukan Allah disana.. pada dirinya..
seringnya bila bertemu pengemis, aku bergumam.. “ok, tentu saja aku akan berbaik hati padamu” kemudian aku tersenyum senang dan bangga berhasil keluarkan uang untuknya, memandangnya tak lebih sebagai objek bagiku untuk berbuat baik..
salah..? tidak juga.. namanya juga belajar **kata KD tak ada yang salah dengan apapun
** pelan-pelan aku mulai paham bahwa ternyata ada yang lebih indah dari sekedar memberi.
bagaimana mungkin pertemuan itu tidak suci..?
karena ternyata Allah kirim setiap orang yang bertemu denganku hanya untuk membuatku tersenyum, sebenarnya akulah yang membutuhkan pertemuan itu..! tak terkecuali dengan pengemis tersebut..
pertemuan bisa dimana saja, dirumah, kantor, jalan raya, dalam angkutan umum.. daaaannnn, pertemuan disini..
mimpi apa aku yang tinggal disudut kampung ini punya banyak sahabat yang buatku tersenyum setiap saat.. sahabat yang tak pernah kulihat rupanya secara langsung dan tinggal di seberang lautan yang mungkin entah kapan kutempuh..
hmm.., aku menulis ini karena ingin berterimakasih buatmu semua sahabat..
terutama Abu moumtaza, yang sudah dua hari ini buatkan potongan puisi bulan juni untukku di status FB nya.. tugas yang seharusnya aku lakukan sendiri, tapi karena kehabisan ide aku seperti biasa kembali menjadi dramaQueen yang seolah-seolah sedang pergi.. padahaaaalll hanya kehabisan ide..
terimakasih Abu
terimakasih Abu
terimakasih Abu
Alhamdulillahirrabil’alamiin..
aku tak pernah bertemu dengan Abu, tak pernah berkomunikasi lebih banyak dengannya.. tak pernah berani menyapanya terlebih dahulu.. hanya diam-diam belajar pada tulisan-tulisannya..
terimakasih Abu sudah menyapaku
senyummu adalah matahari untuk Ummi Moumtaza, duo moumtaza dan seluruh alam..
note: dan coba kubayangkan tiba-tiba Abu bilang “maaf uni, puisi itu sama sekali bukan buat uni..” hwaaa, mampus..!



ha ha ha …

sesungguhnyalah …
sesungguhnyalah.. walau bukan, akan tetap kuanggap untukku
**
**kebiasaanku, punya prasangka baik
berkah Allah selalu untukmu Abu..
begitu indahnya pertemuan jika diniatkan sebagai pertemuan suci
silaturrahim in every way mas
Salam..
Lama tidak singgah di laman ini. Moga pertemuan kita di ruang ini bawa kebaikannya yang tersendiri…
InsyaAllah syirfan..
seperti aku yang sempatkan ikuti perjalan syirfan mencari nilai-nilai disepanjang jalan..
indah nian dik
InsyaAllah tak sulit menemukan percik Allah SWT pada diri A..
bertemu A selalu bisa membuatku:
1. mengucapkan Alhamdulillah.., karena aku akan tersenyum disetiap panggilan “dik” itu.. padahal lihatlah nak, aku ini ibumu.., ibumu..!
2. mengucapkan Subhanallah.., bila melihat kesungguhan A berkarya, disini ataupun didunia nyata.. pagerank 5 hanyalah sedikit imbalan buat A
di sini .. ?!?!? eh, tapi saya bukan pengemis lho mbak..
keep blogging mbak..
iya disini..! dan pengemisnya memang bukan p3nyo,
tapi aku
Pertemuan selalu indah dan siapapun selalu berharap ada kelanjutan dari pertemuan itu
tentu saja Om..!
seperti aku yang selalu menunggu pertemuan selanjutnya dengan Omiyan
Moga pertemuan suci membibitkan kasih suci bernaung atas nama Rabbi.
Maka lahirlah waris-waris suci untuk tatapan generasi nanti… mungkin…insyaAllah..
InsyaAllah encik..
berat terasa..? ah, kita hanya perlu punya kemauan..
gw termasuk orang suci mbak…karena desa tempat gw tinggal , namanya desa suci….
jadi gg salah kalo banyak temen gw bilang…
“oooo tuh elo orang suci ya ?….”
Ade GW.. gw ma elo sama klo gitu..
gw dulu kost di sekitaran Suci juga.. jl gagak Bandung.. hihihi…
kita bedua sama2 orang suci.. kloplah
**ga nahan pengen ber elo - gw.. ma Ade GW ini
Setiap pertemuan selalu suci bila niat kita gantungkan kepada Allah. Maaf baru bisa mampir . Baa kabar bukit tinggi. Apo jam gadang masih gadang lain indak barubah ketee.
oke ditunggu mampirnya
Owh..! untuk kawan lama jam gadang masih utuh berada disana
masih gagah menjulang tunggu setiap kedatangan
menghampirimu, selalu..
segala sesuatunya akan terasa lebih indah jika di dasari dengan rasa cinta kita kepada Allah swt.
o urang awak…
lah lamo ambo indak pulang kampuang..
pulanglah.. kampuang taragak basuo Orido
Beko lah uni..
kini ambo di kalimantan sadang marantau..
*bener gak yah nulis nya? maklum keturunan minang (bukittinggi) yang lahir dan besar di bandung*

wah kalimantan..! KD lahir disana..
bolehlah, nilai mata pelajaran bahasa minang Orido dapet B+
Persahabatan.. kebersamaan.. marilah sambil bersama menata diri.. menemukan ketenangan jiwa.. hanya jiwa jiwa yang tenang yang dapat merasakan kedamaian dan keindahan hidup
Salam Sayang
bersama dalam kesabaran, dalam kebenaran
InsyaAllah..
Bu
jazakallah atas semua apresiasinya
saya jadi tertunduk
Bundo tersenyum lagi.. dipanggil Bu, oleh A
kata KD, dalam belajar tak lihat usia, gender.. konsep buka terompah
jazakallah, karena sudah memberi inspirasi bagi banyak orang A..!!
bundo?
ehm… boleh ikutikutan panggil bundo?
saya… percaya… tiap kejadian ada hikmahnya…
pun tiap pertemuan dengan siapapun di jalan hidup kita ini…
dan buat saya… pertemuan dengan orang-orang ‘asing’ di dunia maya ini merupakan rahmat dan menyimpan hikmahnya masing-masing…
bundo… saya bener boleh kan ikut panggil bundo?
boleh ya bund… ^^
yaps,, pertemuan penuh hikmah.. yang selalu bisa membuat rayya tersenyum
apalagi diladang bundo yang sarat hikmah ini…
huhu, berbunga-bunganya hati bundo punya anak satu lagi
semoga bisa saling berbagi suara tong kosong bersama ya, yo..
dan harap maklumi gaya bahasa bundo yang jauh dari gaul ini
hehhhe, klo bingung tinggal tanya rayya..
suatu waktu kita betiga janjian ketemu di atas BTJ yaa..
uang jajan raya dikurangi dikit yaa..
kan sekarang ada yoan..
hahaa…
senangnya punya bundo dan satu adik baru….
*pelukpeluksemuanya*
huaaa…
jadi pengen nangis…
*pentungdirisendiri*
memang kadang kita tak pernah mengetahui makna yang terkandung dari setiap pertemuan tapi dibalik itu semua ada sebuah rahasia tentang arti diri yang berjalan dalam detik waktu tuk mengungkap suatu tabir ” mengapa hari ini bisa bertemu dgn seseorang itu ” ! thanks
mengapa hari ini aku bertemu angga chen..?
akan coba ketelusuri
makaciy kunjungannya..
pertemua yang suci heheh . . .
owh! ada yoga ternyata
pertemuan yg mana saja yg suci bundo ? kenapa semua pertemuan menjadi suci ? Apakah pertemuan para petinggi quraish dan setan menjadi suci ? Sudah 2 tahun opini ini tersimpan rapi, duh… bundo ku ?? Apa kata anak2mu nanti ?
Ffffwwaaahhh.. maaf guru..!
pelajaran saya, baru sampai bab: pertemuan dengan para utusan
tentang petinggi qurais dan setan, silahkan bahas di blog guru
agar dapat dipelajari oleh anak2 saya..
terima kasih guru..
blog saya sedikit radikal… mungkin mrk tak betah
radikal..? maaf saya sama sekali tak paham maksud anda
mengapa bila niat baik saling berbagi, anda harus membatasi?
dan memberi cap bahwa blog anda radikal, sehingga hanya cocok untuk kalangan tertentu, begitukah?
dengan segala kerendahan hati
saya akan belajar pada anda.. terimakasih
wah lama nggak singgah ke rumahnya Bundo
makin mantap aja nih ngeblognya
maaf OOT ya
iya niy.. karena lama g kelihatan
bundo jadi telat datang ke slametannya masoglek..
“karena ternyata Allah kirim setiap orang yang bertemu denganku hanya untuk membuatku tersenyum”
itu juga yang membuatku rajin menyapa di pagi hari.. ingin memulai hari dengan semangat. Bayangkanlah aku lewat di depan Bundo dan tersenyum menyapa
“Good Morning from Indonesia!!”
dan setiap putri mengucapkan salam itu
bundo serasa sedang berada di himalaya..!
**makaciy sudah membuat bundo melanglangbuana**