Jodoh: episode peta perampok
June 26th, 2009 by nakjaDimande
Sebagai orangtua, aku cukup sering bicara tentang jodoh pada anak-anakku **sok iye punya banyak anak **
dulu pernah aku cerita tentang jodoh episode makan siang atau jodoh episode lepas terompah.. berapa hari yang lalu si bundo ini mulai membual tentang jodoh episode peta perampok dan mungkin berhasil bikin si gadis puyeng
Peta perampok milik Harry Potter.., di peta itu Harry bisa lihat posisi Snape disebelah mana, sehingga harry bisa aman menyelinap keluar. Peta perampok mungkin bisa juga kita pakai untuk melihat si calon belahan jiwa yang sedang berjalan ke arah kita.. dan berakhir disuatu titik temu..
Karena aku sudah bertemu KD, aku bisa gambarkan peta perampok milikku sendiri..
.
aku hidup 19 tahun diranah minang **itupun berpindah tempat sampai 5 kali karena mengikuti dinas ayahku almarhum** kemudian aku beranjak ke arah selatan pada tahun 1993.. menyusuri sumatera ke arah selatan, berhenti sejenak di Lampung karena aku berubah pikiran.. minta balik lagi ke Bukittinggi tercinta
[hal plg pintar yg pernah kulakukan], sayangnya tim pengantar tak setuju.. akhirnya jadi juga aku menyebrangi selat sunda itu.
Dari jakarta masih terus ke arah selatan ke sebuah tempat bernama kota Bandung.. akhirnya aku menetap disana. berapa tahun kemudian aku bergerak lagi kearah selatan, kesebuah tempat kami ditugaskan oleh Kampus Unpad untuk melakukan KKN.. disebuah lereng bernama Gunung Puntang..
Peta perampok KD juga cukup unik.., dilahirkan di Kalimantan, kemudian pindah ke ranah minang sampai usia 10 tahun **uuhh KD dan aku mungkin pernah bertemu pada masa-masa itu
** kemudian KD menjalani hal yang sama dengan aku, dari Ranah minang menyusuri sumatera ke arah selatan.. sebrangi selat sunda, lalu menetap di Bandung.. untuk kemudian datang ke gunung Puntang, lalu berkenalan dengan aku disana..
hmm, Gunung Puntang.. disitulah titik temu itu
Seandainya kita dibekali peta seperti itu sedari awal.. tentu tak perlu lagi bertanya-tanya..
tapi tidak, Allah menghendaki jodoh, rezeki dan maut adalah misteri.. agar kita tak berhenti berusaha, tak berhenti bergerak.. tak berhenti meminta padaNYA.
Dan seperti apapun rumitnya peta perampok milik kita masing-masing, semua itu hanyalah agar kita berucap Subhanallah, Maha Suci Allah yang selalu mengatur segala sesuatu dengan sempurna..
So, bersabar.. berusaha.. InsyaAllah anak2 bundo semua punya peta perampok versi masing-masing..
::note: adik KD, Fatra.. setelah berputar-putar kian kemari ternyata akhirnya menikah dengan gadis sebelah rumah.. yang dinding rumahnya menempel ke rumah mertuaku. .



pertamaks dulu ah…
boleh dunk saya dicarikan jodohnya, mbak? ahaha..
OOT:
foto david NAIF sudah saya apdet
jodoh buat Antown..?? waahh seleb kan ud banyak yg ngejar
**David cakep juga ya..
1. Memang anyaknya berapa sih mas?

2. Meskipun dicari dan dicaci maki sampai ke kutup barat dan timur, nyang namanya jodoh, jebule makbedunduk, heleh cuman dempet rumah doang
1. anyakku banyak jeng..

2. jebule makbendunduk bener..! **ora ngerti maksud’e
jodoh memang tak bisa dihitung matematis, sudah pergi jauh-jauh seperti Pak Wandi jodohnya masih tetangga jua
Oalaaahh. jadi maksudnya jebule makbedunduk itu mbak wandi nikah sama tetangga juga tho..
makasih mas narno sudah kasih keterangan..
proses awal pertemuan itu menentukan bgmn peta bahteramu selanjutnya
bagaimana kita ke depan tergantung ikhtiar dan ridho Allah..
hhmmm peta ku seperti apa ya bun..?
uugh padahal dulu pelajaran geografiku lumayan bagus termasuk untuk peta buta xixixi…
hmm, bundo juga suka geografi..
jejak di petamu nanti, titik potongnya berada disekitar.. jakarta!
waktu lalu pun ku kira titik potongnya adalah jakarta, tapi ternyata hanya sebuah bayangan yang kulihat…
mungkin juga itu bayangan, mungkin juga bukan.. kadang berselisih jalan tanpa menyadari.. lalu kemudian balik lagi dan berkata “hey, kamu mau menikah denganku..?
hahaha…. kamu siapa yaa…??
ooo.. bundo banyak yaaa anaknya.. hehehe..
Salam Sayang
iya kang, banyaakkk.. tapi giliran dimintain uang jajan, aku pura2 ga denger..
hummm… peta perampoknya ga bisa diintip sedikit ya bundo…
hihi.. (rada) penasaran euy..
sini bundo yang ngintip..
Hwaaa… Yo..!!! jejaknya berpotongan di.. di..
ternyata di..
uuhhhh…, ternyata rahasia yo.. sabar yaa..
termasuk aku kan Bundo
iyalah A.. jejak A dan bundo berpotongan disini.. diladang ilalang pada rumah sang sederhana.. Alhamdulillah..
duwh.. iiiaaa kamu, ristamiya cantik
sepertinya rayya pernah baca yang versi peta perompak bund,,
jodoh = rahasia langit..
yang menarik adalah kemungkinan qtpernah berpa2san dengan jodoh qt tanpa disadari.. uwww,,,
hihihi.. bener ya ray serasa di film..
pernah berpapasan tapi tak menyadari
sungguh kita ini adalah bintang filmNYA
dan Allah SWT senyum2 aja lihat kita gelisah.., ga sabar.., penasaran.. tentang rahasia langit satu itu..
karena kita tak pernah dikasih tau skenarioNYA
harus ditunggu dengan sabar ya bund,,, hidup memang penuh penantian..
sampai pada titik akhir,, menanti kematian..
bahkan bila tiba saatnya kau bertemu dengannya
dia akan setia menemanimu menanti..
menanti.. mungkin lebih tepatnya menjemput ya ray..
berjalan berdua menjemput saat terakhir menemui Sang Kekasih Sejati
InsyaAllah..
ahahahh.. “menjemput” ya bund..
klo “menanti”,, kesannya pasrah banget yah..
gw gg suka ama perampok bundo
*
gw sukanya ama pahlawan, penolong kebenaran…
*gg nyambung ya ?
buat elo boleh ganti jadi peta pahlawan..
Wahhh cerita peta yang seru…ada pertanyaan, peta itu dibuat atau hanya ditunggu?
klo peta perampoknya harry, dikasih sama ayahnya James Potter..
peta perampok untuk ‘jo nanti klo udah ijab kabul.. ntar baru bisa disusuri perjalanan jejaknya, sekarang peta itu masih Rahasia.. dipegang sama Sang Pemegang Rahasia Hidup..
jadi 9unun9 puntan9 neeh
dan aku suda medaki beberapa 9unun9 dipulau jawa,tapi belum bertemu d9 titik itu
saat ini petaku masih berjalan bundo,entah akan berakhir dimana nantinya,tapi aku yakin indah seindah rencanaNYA dan peta buatanNYA,yah kan bundcay?
mohon doanya selalu,amin,trimakasi
wi3nd´s last blog ..~ aKu Rindu… ~
Biar Peta yang Bicara…
Beberapa waktu yang lalu, adik kelas saya di masa kuliah mengirimkan sebuah kaos bertuliskan “Biar Peta yang Bicara”. Ya, kaos itu seakan mengingatkan kembali disiplin ilmu yang saya ambil ketika kuliah dulu yaitu Kartografi yang secara mudahnya di…