…..
July 9th, 2009 by nakjaDimande
telah kudengar teriakmu itu
mau kepantai..! kau rindukan ombak
inginmu yang tak bisa ditawar, kurasa..
[lalu kutulis pesan pada burung camar, agar temani kau kesana]
andainya bisa kuseru pada angin
untuk bawa pergi semua penatmu yang kini lekat
harapku bisa meminta pada samudera
untuk tenggelamkan penatmu yang kian pekat
namun, aku hanya duduk diam disini
mendengar gemericik di hulu jiwa..
sungai bening
hutan hening
syafakallah..



manusia memang hanya bisa berusaha, bundo.. jadi atau tidak, Tuhan yang menentukan.
Ya shige, bila tiba saatnya..
Allah akan ambil jua semua penat yang pekat itu.
Luar biasa…
diluar memang biasa jo..
didalam, lain dari biasa
ku nantikan camar itu
agar bisa ku kembalikan
salam terima kasihku
mungkin aku harus ke hutan
lalu belok ke pantai…
aku suka ini!

Semoga keheningan bisa menjadi kedamaian..
Salm kenal..
salam kenal Zian..
mari menikmati hening bersama..
bundo memang bisa
ADA yang mengalirkan kata, A
bundo hanya mengetikkan saja.. itupun DIA yang menggerakkan jemari
*takjub mode on* tepian kini tak lagi seramai kemarin…arghhhh.. tetep bagusan Bundo
-salam- ^_^
Icha adalah Hariez.. ini bukan tebakan
aduhh….keduluan Icha…dehh
malam Bundo hmmm sejujurnya dalam syair diatas ada salah satu bait yang aku suka Bundo, “namun, aku hanya duduk diam disini
mendengar gemericik di hulu jiwa..”
-salam- ^_^
wah Icha nyontek gaya nehh..
dan Hariez adalah icha.. gayanya sama
hohoho…icha sahabat terbaikku di kampus bundo..dan aku yang mengajaknya tersesat mengajarinya menjadi seorang blogger..sebab itu pula gayanya masih sama seperti aku *belum menemukan gayanya* karena aku yang membuatnya tersesat
-salam- ^_^
ok Hariez,
duh, baiknya ada yang mau ngajarin temannya nge-Blog
itu namanya anak pintar
**tapi bundo ga bisa diboongin lhooo**
“lirik atas” hahaha…itu masih gaya ku ya Bundo..?? jeli juga Bundo
tapi next icha sendiri yang akan memulai karir jadi blogger hehehe
nice Bundo ^o^
siapa yg sakit bundo?
*ikutkirimdoa’syafakallah’aja*
semua yang merasa penat yo
anak gadis bundo dah cerah ceria kaannn..
diam jerrr..
enme mau ikut hening.. ayolah duduk di hutan sini
Wah akang ga terlalu ngerti tentang sastra. Tapi pas baca tadi bagus meski ga ngeh…
Salam kenal ya. Boleh bertukar link???
Sudah terpasang di blog saya… Makasih
dengan senang hati, Kang
linknya kanglurik juga sudah ada diladang ilalang..
kini kurindukan telaga
di tengah hutan hening
biar ku lihat aku dibeningnya
dan tersenyum pada teratai yang manis
menjauh saja aku dari pantai
biarkan pasir nya
lepaskan ombak nya
laut akan selalu biru
pasir pantai dan ombak terkadang merindukanmu..
telah lama teriakan itu aku titipkan kepada guntur bundo….
sekian lama pula aku tulis bait demi bait gundah dan ku kirim melalui angin….
sudah pula ku coba tenggelamkan angkara dan benci kelautan yang paling dalam supaya dimakan mahluk2 buas penghuni laut yang lebih buas dari angkara dan kebencian …
ternyata mereka kembali bundo.. mereka kembali. kembali dan kembali…
jadi apa yang harus aku lakukan?…
oh aku tahu..
mungkin duduk diam disini bersama bundo nakja
mendengar gemericik di hulu jiwa….
di sungai bening.. di tengah hutan hening..
bisa membuat meeka tidak kembali…
benar kan bundo?
tahukah kau bahwa hujan pun kesepian tanpa guntur
biarlah dia datang kembali dan kembali
setelah guntur, biasanya akan menjelma damai
dan tentu saja den, duduklah dalam keheningan hutan
dalam kebeningan sungai
renungi gemericik jiwa..
bicara padaNYA
Bundo… itu yang teriak saya Bundo…
^^
untaian kata bundo begitu indah ya^^
bundo dengarnya emang suara Nisa..^^
yang indah itu bukan kata-kata Bundo
tapi adalah rasa yang dialirkan oleh Sang Maha Indah..
setiap orang dialirkan rasa itu, Nisa juga..
kok gak ada judulnya?
wah ga kelihat judulnya ya,,?
ada 5 titik kaaann.. nah itu judulnya
Sudah dibaca tapi masih bingung
terimakasih atas bingungnya
hati dan jiwa tertata mesra
dalam hening dada bertanya
entah apa yang kau rasa
hatimu terasa hampa
hehhhe, hampa.. jadi ingat liriknya Ungu..
Dah 30 komentarnya? Hebat!
ahhahhah, hebat..
karena Imran korban puisiku kali ini
kena royalti tak..?
Bismillahissyafii,bismillahi kaafi,bismillahi ma’afi…
Moga lelah bertukar gagah melalui pantai, melusuri bening dan mejelajahi hening…
terimakasih encik
nanti bila si comel dah melahirkan
boleh kubuatkan puisi juga?
ah, ayahnya lebih pintar buat puisi..!
bisa juga…kalau digabungin mungkn lagi antep…
hmm, nanti kita coba InsyaAllah..
**si bundo berlagak bisa buat puisi**
MANTAP…
nice poem…
rasakan penat dengan damai…
rasakan keheningan dengan hati yang tulus…
raih segala makna dengan lapang dada…
merpati datang membawa kabar…{puisi mba bagus banget}
tak tunggu poem2 yang menarik seperti ini ya mba…
salam kenal
Stop
Dreaming Start Action
makaciy, salam kenal juga..
merpati memang kutunggu, karena merpati tak pernah ingkar janji
waduh….q ga bisa pake bahasa puitis nich…
hahhhaa.. disini tak selamanya puitis ichsan
itupun hanya puisi sederhana..
mama..
tu surat pada burung camar nya pake perangko biasa apa perangko kiLat ?
terus kenapa burung camar ?
kenapa da pakai burung hantu (yang jeLas jeLas pinter di heri poter)
atau burung rajawaLi..
terus kenapa itu… *berenti*
*kenapentungmama* *katanyananyamuLunih*
*peLukLaLukabur*
**burung hantunya Harry sudah mati, nico..!!! baca buku terakhir**
karena camar paling suka di laut.. jadi klo mau kelaut lebih baik bareng dgn camar dibanding dengan burung sawah.. nico pernah dengar lagu tentang Burung Camar nya tante vina panduwinata..?
begini liriknya:
Burung camar, tinggi melayang
Bersahutan, di balik awan
Membawa angan-anganku jauh meniti buih
Lalu hilang larut di lautan
Oh bahagia tiada terperi
Indah nian derap jiwaku
Tak kenal duka derita tak kenal nestapa
Ceria s’lalu menggoda
Tiba-tiba ‘ku tertegun lubuk hatiku tersentuh
Perahu kecil terayun nelayan tua di sana
Tiga malam bulan t’lah menghilang
Langit gelap walau tak bermega
Tiba-tiba kusadari lagu burung camar tadi
Hanya kisah sedih nada duka, hati yang terluka
Tiada teman, berbagi derita,
bahkan untuk berbagi cerita
Burung camar, tinggi melayang
bersahutan dibalik awan
Kini membawa anganku yang tadi melayang
Jatuh dia dekat di kakiku
**
coba deh dengar lagu itu
walau lagu angkatannya bundo
tapi pasti indah buat didengar sama nico..
ah ? hedwig mati ya ? *Lupa* sayah fans berat harpot juga koq ma.. tapi suka amnesia kadang kadang..
oh gitu ya.. *purapuraLugu*
wah.. agak nya sayah pernah dengr tuh ma Lagu nya..
cuma Lupa nada nya gimana.. *LupaLupaingat*
mama nyanyi dong.. penge denger..
*pasangteLingabaikbaiksapatauadasuarayangfaLs*
nicooo..! huh pasti fans nya kuburan ya? jangan dekat2 ah, bundo serem..
ga usah dengar bundo nyanyi, ntar bener bisa bikin nico amnesia.. hehhe
sepertinya pantai memang tempat yang paling cocok bwat menghilangkan penat ya bund… ^^
pantai, gunung, hutan, sungai semua adalah tempat menghilangkan penat, rayya..
juga diatas sajadahmu..
di batam sekelilingnya pantai, bisa lihat singapore dari pantai… lebih asyik kalau malem sambil makan jagung bakar, siapa yg tak tergoda dengan pesona pantai…?
lebih mempesona lagi bila ada undangan mengunjungi batam terus ke singapore lengkap dengan akomodasinya
semuanya mungkin saja terjadi, tapi untuk waktu dekat mungkin berat…. kecuali jika ada keinginan kesana, dengan senang hati menyempatkan waktu sebagai guide bundo dan misua di sana, tak apalah… singapore negerinya kecil….
hehhhe, terimakasih tawarannya mas arif

semoga suatu waktu ada rezeki waktu, ada rezeki uang, ada rezeki kesehatan
Semoga jiwa yg bening ini memberikan aura damai kepada dunia lewat blognya.
Amin
dan itu taklah mungkin dilakukan sendirian,
bersamamu tentu saja..