Ngarai Sianok: Save Our Canyon
August 23rd, 2009 by nakjaDimande
pada dua tulisan terakhir, aku sedikit menyinggung tentang ngarai sianok.. maka dipostingan yang ini aku ingin suguhkan gambar ngarai sianok.. bukan dengan tema betapa indahnya ngarai itu.. tapi tentang si lembah cantik yang ternoda.. siapa yang menodai..? bisa jadi adalah AKU..!!!
tulisan shige tentang sampah di tempat wisata, membuat aku teringat dengan sampah yang berada di dinding lembah sianok. duh , gawat bila dibiarkan berlarut-larut..!




bukan hendak membahas siapa pihak yang salah atau apa yang sebaiknya dilakukan.. hanya hendak berbagi foto aktifitas peduli Ngarai Sianok, kolaborasi LSM Matahari, off roader, crosser dan pemanjat tebing, dalam tajuk “Save Our Canyon.. salut untuk mereka semua..!!!



=============================================================

foto-foto diatas adalah hasil rekaman lensa uda erison j kambari.. seorang fotografer senior yang rendah hati. tadi aku mengirimi beliau message, minta ijin mau pakai foto.. dan seperti biasa jawabnya: “ah, butet.. gaya sekali minta ijin segala.. pakailah sepuas hatimu..”
hahha, iyolah uda.. bedolah biko kalau si butet ini seenaknya pasang foto punya senior, bisa dipecat jadi warga Bukittinggi..
tahun baru kemarin aku juga pakai hasil bidikan beliau
=============================================================
Tags: bukittinggi, erison j kambari, foto, lembah, ngarai sianok, pemanjat tebing, sampah



ehhm… subhanallah, indah banget tempatnya Bundo
Bundo komen saya tadi lari kemana nih, nyangkut akismet ya
Wow kereennn.. jadi pengen climbing nih, aku jg suka climbing lho bundo… kadang gantiin “baruak” ambil kelapa…

GR nih baruaknyo… pingsan dulu ah…
indah banget…
subhanallah…
kapan bisa ke sana ikutan panjat tebing, ya?
wah asyik ni tempatnya….
asyik banget tempatnya….
_bundo indah bener…nanti lib bri mau ke ngarai jdnya_
________bri suka artventure…._________
__bukittinggi teh daerahnya nanggroe acehkan__
___sumaterabarat ia bunda?..bunda bri plg kecil disini__
__jd maaf iabunda klo da slh2kata bri..__
__hiphip horee bundo…selamatberbuka puasa bundo
__
Hmmm…
papua sudah
Makasar sudah
Nias sudah
Aceh sudah
Palembang sudah
Medan sudah
next, bukit tinggi???
*ngiler liat foto2nya uda*
den mas… kapan2 bareng ke sana yuk…
ya ke ngarai sianok ya ke rumah bundo, ekspedisi khusus untuk menguak misteri ayam cabe ijo setengah kilo
*asli, penasaran….
Aku yo gelem Gus, ning gratis lho
(penasarandotcom banget karo bu dokter siji iki) 
ndaftarrr…
Ha.. ha.. ha.. ngakak abiz…..
Paling hal buruknya masakan ayam cabe hijau diserang abis oleh pasukan buser GusKar cs..
Trus blum jwab akses ke rumah bundo lebih dekat dari bypass ato SukarnoHatta.. bener lo bun aku dah punya gambarannya tp masih blum yakin, siapa tau pas aku lg haus bs mampir minta doping RL kan banyak tuh di puskes… (climbing minum RL bukan I.V. tambah kalori dan penurun dehidrasi)
hanya karena kang guru wandhi pake kacamata, semua jadi buyar ya…
hanya setitik wandi, rusak blogger sedunia maya…
kegiatan yang positif, bundo..

harapannya sih orang2 bisa tergugah dan tidak buang sampah ke ngarai lagi.. kalau bisa gak buang sampah sembarangan di mana pun.
gak cuman ngarai ini ya Bun…
byk bgt tempat indah di indonesia yg ternoda ama org2 yg tidak bertanggung jawab
sangat menyedihkan….
kpn kesadaran muncul di hati, bahwa kita memang seharusnya melestarikan semua tempat2 indah ini…
Indah nian ngarai Sianok Bundo, jadi tambah pingin jalan2 ke Padang..tapi…nggak ada jalur darat ke sana ya? Naik bus, bisa kelamaan, naik Pesawat bisa ketakutan…Dilematis..
Selain ‘kejam’ dalam nyabut gigi, Bundo ternyata kejam juga dalam memberi pilihan, masa saya disuruh renang…nanti kalo saya nekat…apa kata dunia?
seru banget bundo,,,, lembah cantik yang ternoda? dimana noda tu berada??
saya gak liat ada noda bundo??
bun, mau ngajak aku manjat tebing?
*nyengir*
Pertama kali denger soal Ngarai Sihanouk pas SD dulu. Entah kapan bisa membuktikan keindahannya. Skalian ke Mentawai deh jadinya hahahaha…..
alhamdulillah ada orang-orang yang peduli ya, bun? membersihkan diding ngarai bertebing curam itu memang butuh keahlian khusus panjat tebing yang tidak semua orang bisa melakukan. maka seharusnya kita menjaga agar tidak kotor, udah tau membersihkannya sulit.
foto-fotonya memang bagus. jadi penasaran kenapa bundo dipanggil butet. ntar ambo caliak alasannyo. ado di tautan itu kan, bun?
salut dengan usaha mereka tersebut, semoga semakin banyak pihak yang ikut peduli…
btw, saya sudah lama tidak menengok ngarai sianok. pulang sesekali ke bukittinggi, tapi tidak sempat ke ngarai, walau hanya dari atas panorama. nanti kalau ada kesempatan pulang kampung, mudah-mudahan bisa melihat ngarai itu barang sejenak…
Semuga tidak ngeklaim ngarai sihanok inyi ya budok?
Tenang wae budok, hampir semua wilayah Indon suatu saat bakal dicaplok karo Malingsia kok, mengko dadi kaya Palestina + Israel, lha akhirnya kaum muslimin di sini dan di Malisia jadi berpecah dan tertawalah Amerika cs. Saya yakin mimang ada konspirasi ke arah sana lho budok (ditunggu wae)
(ngeridotcom ra? ) 
Romadhan menggetarkan Jiwa2 yang Haus akan Cinta Kasih Allah, sementara Kasih Sayang Allah tiada terbatas. Semoga Menjadi Berkah untuk Semua Saudara2ku wabil khususon Bundo yang saya Hormati dan Kasihi.
MOHON MA’AF LAHIR & BATHIN DARI KALIAN SEMUANYA…..semoga terbuka untukku sekeluarga.
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll
Bund aku pada waktu itu tahun 2003 terduduk di pingir sambil menatap jam gadang, eh aku lagi duduk kok banyak sampah ya. aduh aku jadi malu padahal sebelahku ada wisatawan malaysia. Sekarang udah ga dapet adipura lagi ya.
Wah ngarai itu , semoga dapat perhatian pemerintah .semoga
bagus banget bundo tempatnya.
bundo kok ada yang berani manjat2?
sampah ini lebih karena masalah budaya dan kelas masyarakat kita. ajaran orang tua sangat berpengaruh terhadap perilaku membuang sampah.
sedangkan faktor lainnya adalah ketegasan peraturan pemerintah dalam memberangus para pembuang sampah itu.
ngarainya keren pisan…
nti kalo denmas sama guskar ke sana, diriku bakal nyusul deh. tenan
Assalamu’alaikum,
Subhaanallah, indah sekali Bunda, sangat disayangkan sekali bila dibiarkan ternoda oleh orang-orang yg tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan. Semoga semakin banyak yg turut berpartisipasi membersihkan dan menjaga kebersihan lembah sianok yg indah itu.
(Dewi Yana)
indahnya ya bunda..jadi pengin bangun rumah impian di lingkungan yang asri seperti itu..
Bundo.. ngarai sianok tidak boleh dibangun untuk pemukiman… ntar tambah parah.. (belagakngartidotinfo=ON)
wah, ga boleh ternyata…
boleh ga klo aq jadi tukang kebun di ngarai sana? sekalian bersih2…tapi ya mesti dikasih rumah tinggal… ^_^ [ngotot mode : on]
Nah klo gitu boleh, ada tree house ex Tarzan yg dah ditinggal pergi ke amrik. Lokasinya dekat pemakaman.. jadi kuncen merangkap tukang kebon sangat bagus soalnya bundo gak sempet ngurus…

Indahnya Ngarai Sianok sudah tersohor kemana-mana …
Bundo, postingan *nyekar ke makam ayahanda mana?
perasaan aq sdh komen disitu…
moga keindahan kekal disitu…
Rancak bana bundo ..
mungkin belum merasa memiliki aja bundo…tinggal bagaimana caranya meningkatkan kesadaran bahwa seluruh indonesia adalah milik kita juga yang harus kita jaga…
atau malah jangan-jangan pada berpikir kalau “karena milik sendiri, ya bebas dong diapa-apain”…wah gawat!
ini yang tempat syuting film: MERANTAU ya…?
adegan pertarungan memang mirip jacky chan bun…tapi sisipan kebudayaan minangnya juga ada kok. itu yang penting biar orang tau gimana dahsyatnya silat harimau minang
Bener Bundo, perlu digalakkan gerakan semacam itu ya…………………
Apalagi setelah berulang2 kena gempa, ngarai yg tetap cantik ini, agak sedikit menderita dgn senyumnya yg tdk lagi seriang dulu ( sok tau ya Bun, pakai bahasa puisi, padahal nggak bisa……..he……….he………..).
salam.
Waiki sing tak wedeni kat mbiyen, Bunda ketemu Bundo, endi anake, endi ibune, endi doktere mesthi dho bingung iki
Ngarai sianok? Rasanya baru kali ini denger. Wah, untung saya baca postingan ini. Met puasa Bundo.
subhanalloh…!
indahnya ciptaan Alloh..!
Wah luar biasa…gambar yang luar biasa, ijin bunda saya simpan untuk koleksi foto, TQ sebelumnya…
Pemandangan yang sangat menakjupkan, justru karena keindahan orang jadi jahil menggoda dan merusaknya….
Woe…… indah banget, jadi pengen liburan
Waaaaaahhhh indah sekali pemandangannyaaaaaa
salam sayang
kadang kala saya terpikir, mungkin sudah tak cocok lagi kalimat sopan macam “terima kasih untuk tidak membuang sampah sembarang di sini” atau macam “buanglah sampah pada tempatnya”.
lebih baik diganti kalimat yang tegas dan menohok saja, macam “hanya orang bodoh yang buang sampah sembarangan”.
PROTES bun, nyemot dan kawan-kwan gak pernah buang sampah….

Salam Kenal…
Jadi pengen ke Ngarai Sianok…
hmmm…sungguh pemandangan yang sangat luar biasa…sangat indah di pandang mata,namun sayang kenapa masih ada pihak-pihak yang tidak perduli dengan keasriannya..dengan membuang sampah sembarangan sama saja mereka menodai tempat indah itu…semoga kegiatan yang dilakukan olah pihak-pihak terkait demi kelestarian dan keindahan tempat tersebut terus berlanjut…
kapan yach aku bisa kesana???
cheers ~_^
wuuiiih mantep pemandangannya …..
MasTono: makanya maen ke sianok.. jangan ngumpet aja kaya Vyan yang suka petak umpet…

kebetulan aku juga sudah baca tulisan bro shige dan aku juga baca komentar Bundo tentang Ngarai Sianok ini…sungguh sangat disayang kan hanya sekedar kesenangan semata, mereka rela merusak keindahan alam..membuat aku jadi gemezz dan ingin terjun kembali di MAPALA semoga kepedulian kita, bisa sedikit membantu menyadarkan saudara-saudara kita yang tak mau menghargai alam ya Bundo.. hiks..
Met Puasa ya Bun..
-salam- ^_^
Ikut hadiiiirrr … ngarai sianok … terkenal mmg indah, aq baru lht fotonya saja via Bundo, aslinya blm lht. Eh … dulu ada org Kamboja yg terkenal .. namanya Norodom Sianok …??? (bener gak ya namanya?)
Indah nian bundo lembah ngarai nya… subhanaallah…
kapan bundo undang aku ke sana
amboii…indahnyo…kapan ya awak bisa kesana…
pengeeennn, Bundooo……
hahahaha…

kental sekali logat padang nya uda Erison..
salut..
salut banget untuk aktifitas peduli Ngarai Sianok..
wah, terakhir saya pulang kampung ke bukittinggi 2-3thn lalu, sempat juga lihat ngarai sianok..
setelah aksi peduli itu.. sepertinya akan terlihat semakin cantik..
kapan yah saya pulang kampung lagi..

Boleh kenalan bundo…
Duh.. mestinya harus ada kesempatan untuk melihat tanah indah ini.. sebelum menghadap Allah nantinya.. sayang jika terlewat…
keren,, penyajian kolase poto2 nya sangat baguus….
ngarai sianok,,, ondeeh… lah lamo ndak ka sinan…
biaso nyo waktu ketek acok liburan ka sumbar,,,
nice blog…
salam dari kota gudeg yogyakarta
Banyak tempat di negri ini ternodai oleh sampah tanpa wadah,tertoreh di dinding-dinding tebing,batuan-batuan gunung bahkan di pagar2 gedung,mereka tak punya tempat tuk menuangkan apa yg di pikirkan..,kalo di suruh ngeblog kira-kira gimana yah..
Mbak jika berkenan kata zaenalnya diganti zainal, pake i bukan e…
sayang sekali tempat seindah itu harus tercemar oleh sampah² ulah manusia…
ad:
mudah²an ada yg peduli akan hal itu…iya kan bundo?
subhanallah… indah sekali ngarai Sianok ini…jd gatel ingin kesana.. *jiwa petualangannya muncul deh*
mudah²an akan tetap terawat dan semakin byk yg peduli akan keberadaannya ya bun?
pakabar bundo..??
kunjungan silaturrahmi lg, maaf baru sempat berkunjung…
salam, ^_^
hwaaa… **oops subhanaloh…
ba9uus ban9ed bundoo.. **jiwa bertualan9na lan9sun9 ban9kit neehh..
harus kesana,climbin9 and reflin9 neeh,pasti mantab..!!
aduch bundo bikin kan9en sama alam ajah,tapi beneran cantiks ban9ed ** mata berbinarbinar
sayan9 ban9ed ya belum menyadari tentan9 sampah ituh para pen9unjun9na 
aku nda liat sampahna bundo
Malaikat bertanya:”Mengapa manusia dilantik menjadi khalifah sedangkan tangan-tangan merekalah yang pernah membinasakan sebelum ini?”
Jawapannya:”Allah itu Maha Mengetahui akan setiap kejadian”
Moga kita bukan yang sebelum-sebelum ini.
jadi taragak kampuang ambo,indahnya…
salut buat rekan2 yg peduli. tapi alangkah indahnya kalau masyarakat yg sadar jangan buang sampah ke ngarai
sangat di sayangkan tempat yang indah seperti itu di kotori. padahal kotornya lingkungan itu mencerminkan ketidak pedulian dan ketidak sucian dari orang2 disekitarnya
selamat berpuasa bundo, tetep semangat
kapan yah bundo
kalo bundo ngajakin jalan2 gratis kesitu deh he he he
Wah Bundo, indah nian Ngarai Sianok itu ya, mudah-mudahan suatu saat aku bisa ke sana, terus maen ke tempat Bundo, sambil periksa gigi gratis deh he hehe…
Subhanallah indah sekali.
Tapi kenapa ada tangan-tangan jahil yang tega berbuat dosa disana? Mengapa mereka tidak meninggalkan kebaikan melainkan meninggalkan dosa dengan mengotori dinding-dinding ngarai.
Salam kenal.
buat warisan anak cucu…
tp warisannya tdk hanya dlm bentuk cerita indahnya ngarai pd zaman dulu…
Salam Hangat Selalu dari AbulaMedia.com
hmm..subhanallah..
saya baru tau kalo ada tempat seperti itu di bumi Indonesia…
salam…
aduh…pemandangannya bagus banget bundo….masih ori banget…asal gg ada pabrik bertebaran..gwgw yakin alamnya masih bersih
, di jaga ya… bundo…
cantik seklai tempatnya ya bundo tapi yta kenpa juga makin jahil juga manusianya..
semoga menjadi tempat untuk bisa menjadi hiburan bagi keluarga disana.
salam horamt dari kami….
MAri kta slematkan lingkungan kita. Apali lingkunga nyang biasanya digunakan untuk tempat wisata. basmin penebangan hutan
salam mampir ke blog kami
ah, ya. sumatera barat mengimbau-imbau saya untuk menjejaknya. tetapi kapan? apalagi bukit tinggi. baru bisa keki liat di tipi2, dan di blog ini….
Panjat tebing di Ngarai Sianok?belum pernah tuh..biasanya cuma bisa rapling…sepertinya menantang
cantik juga foto fotonya bundoo itteww..
Salam kenal bundo
Blog ini sangat bagus, tertata dengan apik, layout juga sudah mengarah ke blog profesional dan artikel – artikelnya juga sangat berkualitas
Silahkan submit artikel anda di yebooo.com, buat artikel anda jadi lebih banyak diakses orang lain.
Terima kasih banyak
Mande… Dua hari sebelum puasa kemarin,anakmu ini baru aja ke Bukittinggi, ngitari Maninjau, dan ke Lembah Anai. Siapa lah yang tega berbuat demikian curang terhadap alam
Sudahlah, Mande… Tak usah cari siapa salah, mari kita rawat kembali keindahan ngarai yang unik ini. Salut buat mereka LSM Matahari dkk… Moga keindahan Bukittinggi dan Sumbar seluruhnya tetap lestari

Andai saja tidak ada manusia bertangan jahil, pasti tempat2 seprti itu akan tetap indah berseri…
Selamat berbuka puasa bundo…
Salam
Go Green & Back To Nature
Mari kita bersama2 melestarikan alam sekitar kita..
Salam
Kita memang sering lalai untuk merawat anugerah keindahan alam. Dengan membuang sampah sembarangan, kita sebenarnya tidak mensyukuri keindahan alam yang Ia anugerahkan.
Mental sebagian wisatawan dalam negeri. Nyampah sembarangan.
Salam kenal.
alam Indonesia emang sungguh kaya raya…. tapi masih ada oknum-oknum yang jahil ingin merusaknya……
Subhanallah..Rancakbana
bertasbih daku bundo liat keindahannya
salam kenal bun
wew… semakin ingin jadi backpacker……
indahnya………..
(* di sukabumi ada green canyon
subhanallah.. cantik banget lembah sianoknya bund..
sayang sekali kalo harus rusak akibat tangan jail manusia…
[...] mereka..Pulang ke kotamu..Surat Cinta Sang Kekasihbundo’s brain ikutan storming Bela Negarasetelah 9 bulan goblog: sang macan pun tertidur kembaliLe Grand Voyage: perjalanan air laut meninggalkan garam saat menuju langit Ngarai Sianok: Save Our Canyon [...]
[...] brain ikutan storming Bela Negarasetelah 9 bulan goblog: sang macan pun tertidur kembaliNgarai Sianok: Save Our CanyonLe Grand Voyage: perjalanan air laut meninggalkan garam saat menuju [...]
[...] mereka..Pulang ke kotamu..Surat Cinta Sang Kekasihbundo’s brain ikutan storming Bela Negarasetelah 9 bulan goblog: sang macan pun tertidur kembaliLe Grand Voyage: perjalanan air laut meninggalkan garam saat menuju langit Ngarai Sianok: Save Our Canyon [...]
[...] ps. Uda Erison makasi fotonya, itu foto dipasang ndak nunggu dapat ijin dulu. | RSS | Category: [...]
ngewakilin bundo: Adat Minang memakai aturan Matrilineal yaitu garis keturunan Ibu. Ada tingkatan yang disebut Bundo Kanduang dalam suatu Rumah Gadang atau gampangnya disebut Ibu Suri. Jadi bundo yang juga drg. Adel ini ingin menjadi Bundo Kanduang yang arif dan memiliki kasih sayang seorang ibu kandung kepada anaknya. Sementara segitu dulu, penjelasan rinci ntar bundo sendiri yang menuturkan.. “mohon mangap bundo”
Indah banget ternyata Ngarai Sianok itu ya, pengen kesana jadinya. Yang bikin gambarnya juga keren Bundo, saya kepengen banget bikin gambar seperti itu.
@ Kang Vyan : komputer, kedokteran, elektronik, internet, permesinan sekarang yang berhubungan dengan hukum adat. Besok saya menemukan keahlian yang baru lagi yang akan diperlihatkannya. ck ck ck. Salut sayah