mencoba hapdet..
October 6th, 2009 by nakjaDimande
tadi surat-suratan sama pakde cholik, memberitahu bahwa buku kiriman beliau sudah sampai.. terlambat 5 hari, mungkin karena jalan yang terputus. aku bilang pada pakde, bahwa aku akan membaca dan mempraktekkan isi buku tersebut dengan tekun.. sehingga mungkin beberapa saat kedepan takkan sempat bw dan hapdet **nyari-nyari alasan biar ga usah hapdet..
demi hapdet aku akan bercerita bahwa teman-teman yang bertugas kamis kemarin di pariaman sudah kembali dan digantikan oleh yang lain, Rio [dokter umum puskesmas] bercerita bahwa kamis itu pariaman belum tersentuh bantuan dari luar.. warga pariaman masih berusaha sendiri mencari keluarganya yang tertimbun. tim dibagi, ada yang bertugas di UGD rumah sakit, sebagian di lapangan.. ambulans untuk mengangkut korban masih sangat sedikit waktu itu, baru pada hari jumat datang banyak bantuan.. dari segi tenaga medis dan obat-obatan menurut Rio cukup berlimpah, hal penting yang sangat kurang adalah Bed dan selimut untuk pasien..
sayangnya banyak sekali daerah yang tak dapat ditembus lewat jalur darat, sehingga bantuan medis cukup sulit untuk sampai ke sana, diantaranya daerah kampung dalam, malalak, koto tinggi, cubadak aia, tandikek.. masih banyak lagi daerah yang terisolasi.. aku lihat di tv penyaluran makanan akhirnya bisa dilakukan dengan menggunakan helikopter..
aku tidak mendapatkan foto dari teman-teman, karena sudah tak sempat motret katanya.. menurut Eko [salah seorang petugas medis dari puskesmas] mandi juga tak bisa karena kesulitan menemukan air bersih, yang berkesan bagi eko adalah bahwa hari kamis itu pariaman sangat mencekam, bala bantuan kurang cepat menembus pariaman..
sebelum musibah ini terjadi, aku sudah pernah baca poin-poin penanggulangan bencana di blognya noe dan mas nur.. aku menganggap segalanya akan mudah ditangani karena kita sudah berulangkali mengalami hal ini..
ternyata kita memang lemah
terlalu lemah..
kemarin siang setelah pelayanan di puskesmas aku dan KD mengantarkan bahan makanan ke Padang, sahabat KD seorang relawan meminta dibelikan bahan makanan bayi, minuman, biskuit dan mie instan untuk diberikan pada sebuah kampung di Padang.. kota terdekat yang masih punya persediaan barang adalah bukittinggi
pemilik toko tempat KD belanja bilang bahwa sepanjang pagi sudah ada beberapa truk dari media indonesia yang mengambil barang dari Bukittinggi untuk dibawa ke pariaman.. dan persediaan di toko pun mulai menipis. tapi Alhamdulillah semua pesanan sahabat tersebut ternyata masih bisa dicukupi..
jam setengah dua kami berangkat bertiga, sangat beruntung masih bisa mendapatkan pinjaman mobil yg cukup besar dengan sopirnya [terimakasih untuk 'ayah'] antrian bensin tak lagi panjang seperti hari minggu.. perjalanan cukup lancar sampai akhirnya di dekat lembah anai ternyata ada dua titik longsor kecil.. sehingga harus menunggu cukup lama, karena jalan sedang dibersihkan oleh petugas..



sampai di padang sudah maghrib sekitar pukul setengah tujuh, berarti butuh 5 jam untuk sampai, normalnya hanya 2 jam..
untuk pakde, asrama TNI disepanjang jalan aku lihat tidak hancur secara keseluruhan.. banyak rumah yang teras dan ruang tamunya hancur tapi bagian belakang masih utuh, rumah-rumah tua kebanyakan rata dengan tanah..
kami sholat maghrib dan menurunkan barang di sebuah rumah, disana sudah ada bungkusan-bungkusan kecil berisi beras.. umi [tuan rumah] bercerita bahwa sudah berapa hari ini warga saling berbagi, karena pembagian bahan makanan untuk tiap RT memang tak mencukupi.. Alhamdulillah ada saja warga yang membagi kelebihan berasnya, dibungkus dengan kantong-kantong kecil dan dibagikan pada tetangga..
karena listrik di sebagian daerah masih padam, jadi malam itu kami ngobrol ditemani lampu semprong.. kondisi yang memprihatinkan karena air juga sama sekali tak mengalir, mereka menampung air hujan yang turun hampir setiap hari..
mengingat perjalanan pulang yang mungkin saja masih ada hambatan longsor, kami pun segera minta ijin untuk pulang.
dan sampai sekarang rasa hati masih muram..



bundo, katanya sih wako padang menghimbau warga untuk tidak membuat kamp2 pengungsian. warga disuruh nebeng di rumah keluarga atau tetangganya yang masih bisa ditempati.
nah, katanya justru ini yang menghambat distribusi bantuan. ya, karena orang-orang gak ngerti musti memberikan bantuan ke siapa.. ditambah lagi kata media gubernurnya sering gak ditempat.
btw berarti sampai sekarang bantuan masih sulit didistribusikan di Pariaman, bundo?
HHH, akhirnya … akhirnya… pesenanku dituruti juga ya dok.
Bundo,
Sayang sekali bahwa kita memang tidak disiapkan untuk menghadapi bencana alam berskala besar …
Semoga para pemimpin bisa cepat tanggap terhadap keadaan dan membantu semua yang memerlukan
Entah apa rasa hati ini membaca tulisan Mande. Tak bisa dijelaskan. Tak bisa didefenisikan…
Mande jelas lebih tahu rasanya; melihat langsung keadaan disana… Ketika kita punya kemauan untuk berbuat, tapi keadaan tak sepenuhnya bisa kita kendalikan…
Anak harap Mande kuat menghadapi (dan membantu) keadaan disana…
Itu saja. Tak ada lagi yang bisa diulas….
Hanya do’a terus-terus buat mereka, dan buat Mande…
wak patang ka pariaman macet lo di silayiang… persis mode tu bana ni
hanya bisa turut mendoakan bundo, agak akses ke daerah-daerah tersebut akan dapat dengan cepat diatasi, karena itulah salah satu kunci kecepatan penanganan agar maksimal. saya sendiri tak begitu kuat nonton beritanya di tipi, bundo.
saya cukup terharu Bundo. Semoga Bundo diberi kekuatan dan kesabaran dalam menjalan tugas.
Salam
duh bundo udah apdet, saia malah belom nih
Oya maaf Bundo…jadi lupa gempa ranah sabai… semoga saudara2 kita yg lagi berduka tetap dlm lindungan Alla SWT.Amin!
Kunjungan pertama bun, mohon maaf lahir batin semua kesalahan selama ini
lebarannya belum selesai kan?
Ah, saya tidak paham kondisi di sana bun, maklum, jarang lihat tipi jarang online. Tapi, semoga semua cepat membaik kembali
Hooiii.. DenMas.. sudah selesai bertapanya..??? Salam kangen aja..
salam buat saudara-saudara kita disana ya,Bun..semoga diberi kekuatan dan ketabahan..
Take care,Bun..semoga Bundo dan kawan-kawan selalu dalam lindunganNya..
wah, kesiannye bundo ittewww..
iya tuj en_me.. ke bundo jangan “kasih an” tapi kasih parcell aja.. hi hihiks..
Alhamdulillah AlLAH masih mengizinkan turunnya hujan ya Bund, karena dengan begitu masyarakat masih bisa memperoleh air untuk hidup…Semoga badai ini segera berlalu…Kekuatan untuk saling menguatkan lah yg kita butuhkan sekarang, tentunya dengan kekuatan dan izin dari NYA..
kita yg jauh hanya bisa ikut membantu lagi2 dengan doa saja.
namun, tetap terasakan kepedihan dlm menghadapi bencana ini.
Semoga Allah swt memudahkan bantuan yg sedang dan akan menuju lokasi2 yg sulit dicapai, amin.
Selalu sehat ya Bundoku sayang.
Salam.
mugi-mugi “pun indung ulah hariwang” saterasna..
Walaupun kemungkinan menemukan korban-korban yg hidup itu kecil,, tapi kita masih berharap dan berdoa semoga keajaiban itu ada..!!
Salam
Hmm..Tak sepenuhnya bisa membayangkan semua itu, tp aku kepikiran anak-anak dan bayi-bayi, well mgkn orang dewasa bisa lumayan tahan dengan kondisi ini dibanding mereka meski sama bera pastinya, jd inget kisah pemboikotan rasululloh yang juga kelaparan kurang lebih 3 tahun, tentu jangan sampai terjadi wabah malgizi di bumi sumatra dan tempat lainnya, hanya mampu berdoa Bun, ini tindakan paling realistisku dari jauh. Berharap bisa recovery dengan segara. Amin
bundo, syukurlah bundo selamat
Assalamu’alaikum wr.wb.
Pagi Bundo,,apa kabar hari ni?
Semoga bundo sehat sehingga mampu membantu para korban di Padang..kami yang dijawa hanya mampu membantu lewat material dan doa saja,,semoga para koraban yang meninggal mendapat ampunan dari Alloh dan yang di tinggalkan memdapat kekuatan serrta ketabahan untuk menjalani hidup..amiiiiiiin
semoga kita semua masih bisa memunguti hikmah yang tercecer dalam setiap peristiwa. amiin…
bundo..
tadi pa9i liat brita,alhamdulilah listrik seba9ian suda mulai menyala ya bun,setidakna ada peneran9an dan suda tidak 9elap 9ulita la9i..
air yan9 pokok masih bermaslaah ya bun
masa recovery y9 katana akan memakan waktu 2 tahun smo9a sajah bisa se9era teratasi..
setidakna ada tempat untuk berlindun9 yan9 layak ba9i anak anak dan lansia..ju9a smuanya.amien..
bun…tetap te9ar ya..jan9an biarkan hati bundo muram selalu,semo9a ALLAH selalu melindun9i bundo dan kel..
Ya Allah… ngeri melihat pemandangan itu semua.
Saya punya banyak kenangan manis di kota Padang. Melihatnya luluh lantak di televisi, rasanya hati ini teriris.
Semoga Allah menyempurnakan pahala kesabaran bagi yang tertimpa musibah. Amiin.
Kita sesungguhnya mahluk yang sangat lemah, apalagi dihapan kekuasaan Tuhan. Tetapi bencana selalu memberikan pelajaran dan hikmah untuk kita semua.
Baca tulisan bundo, kebayang bundo pegang tangan KD sepanjang jalan sambil istigfar..
Salut buat seluruh tim yang bertugas.. sementara aku cuma bisa menatap dari jauh.. [hatitrenyuhbangetdotnet]
Wah ternyata aku kecelik dong ya… hik hiks.. malu deh..
jawaban dari seorang Bundo Kanduang yang bijak…..
OOT bunda, kenapa tampilan blog ini dibrowser saya justru menceng kekanan ?
bukan suka gangguan tapi sengaja.. supaya klo blom “hapdet” gak kena TKP dari guru Wandi…. whua ha ha ha
iya bundo koq jadi agak berantakan gini blognya..?
semoga pemerintah segera sadar bahwa sangat penting untuk selalu hapdet kondisi wilayah bencana. berita terakhir yg kita dengar, ternyata banyak sekali wilayah bencana yg belum tersentuh bantuan pemerintah.
salut untuk para relawan yang telah berhasil menembus wilayah yang terasa ada dan tiada itu.
hati yang muram memang tidak semudah itu sembuh bundo. rasa sedih tak bisa pergi begitu saja… apalagi kalo masih nampak di depan mata ya bundo…
bundo salam kenal
semoga Tuhan memberikan jalanNya
semoga cepat teratasi dan bangkit
Semoga perjuangan anda mendapat balasan-nya..
baru datang lagi ke blog sahabatku ini…
wah bundo, apa ada keluarga yang kena gempa ?
semoga teman2 disana tetap semangat ya dan semoga bantuan ke pariaman sendiri bisa segera sampai.
saya nonton di TV, emang daerah ini yang paling susah dijangkau ya. TIM SAR dari perusahaan kami juga ditempatkan di pariaman, ada sekitar 20 orang sudah termasuk dokter dan SAR
saya sedih membacanya. Teman saya ada yang berangkat kesana bundo, untuk trauma healing, moga aja para korban yang masih hidup cepat pulih kembali
wah parah banget yah musibahnya
jadi merinding
kerusakannya seperti yang diberitakan di tipi
ngeri juga yah
aku yakin bala bantuan tidak hanya datang dari sesama manusia. tapi juga bantuan dari Tuhan yang maha kuasa
Salam .
saya pribadi terharu dan selalu ikut mendoakan semoga yang telah terjadi ini memamng milikNya dan akan kembali kepadaNya
semoga semangat kembali
semoga bundo di berikan kelancaran dan ketabahan untuk menghadapinya .
Saya jg trut brduka n mendoakan, moga mreka, bundo, n kita smua tbah menghadapi cbaan ini. Amin.. Ttp smangat y bundo
para relawan memang harus diberi apresiasi lebih Bundo…
Banyak yang membantu dengan sukarela…
tambahan yang ini boleh saya pakai Bundo?
Assalamu’alaikum,
Bundoooku…..
Anakmu rindu sepenuh hati,
Terharu, pilu, sendu,…
“Ada hikmah disetiap kejadian, ya Bun?”
salam kenal
blognya cantik
isinya top
makasih ya
Duka di Sumbar, Duka Indonesia..
Doh, kok sama kita Bundo, dapet kiriman buku dari Pakdhe, tapi ini kok diceritain ya di blog, padahal saya dipesen supaya jangan bilang siapa-siapa… Heheheh…
Bensin udah normal lagi, Bund?
Pasti Bundo sibuk sekali akhir-akhir ini. Saya maafkeun deh kalo jadi lebih jarang update.
*kaboor sebelum dijitak*
Tapi aku yakin, sesuk-sesuk bakal ana crita hapditane bu dokter sing luwih ngeri
weleh.. bundo iso boso jowo tho?..
Muga-muga ndang padha eling dok. Bisa nginstrospeksi diri apa kesalahane kabeh marang Ilahi robby. Gempa kui kan kiamat cilik kanggo ngelingake menungsa ta dok
Iya dunk, Vyan ikut introspeksi.. ma kasih mas Wan..
Inggih bundo,.. sami-sami..
yoi..men …salam kenal jes…sip lah pokoke.
pokoke = pokoknya
Koordinasi yang buruk.. Manajemen bencana yang tak menentu
Sayah speechless bundo…beneran.
pemberian bantuan secara langsung kepada para korban dng swadaya seperti itu malah tepat sasaran. tepat kepada yang membutuhkan dan tepat pula barang yg sangat diperlukan oleh mereka.
semoga kondisi mereka baik fisik maupun psikis segera pulih untuk kembali beraktifitas spt sedia kala.
Doa saya untuk saudara-saudaraku di Ranah Minang …
Semoga tabah dan kuat menerima semua ini
Salam saya
seoga mereka tabah dalam menghadapi musibah ini..
salam hangat
sabar tak bertepi, ikhlas tak berujung..
Semoga perjalanan itu menjadi ladang amal bagi bundo & KD..
Semoga kita sll dlm lindunganNya, amin
kita memang benar2 lemah bundo, karena tidak membiasakan diri untuk berlatih, meresapi dan menghayati tentang penanggulangan bahaya bencana…
betapa mulianya perjuangan bundo beserta sodara2 yang lain. anak2mu hanya bisa membantu dengan do’a. semoga segala sesuatunya lancar bundo dan semoga semua sodara2 yang terkena musibah, di beri kekuatan serta ketabahan oleh Allah SWT amien….
amiennn…sama sama bundo
Maaf baru sempat bloghicking. 2 hari kemarin dipaksa oleh bos saya untuk ikutan penelantaran dan peletihan di dunia nyata sehingga gak punya kesempatan mengamankan pertama dan membalas komentar. Komennya jadi gak sesuai tema postingan, he.. he..
alhamdulillah…
bundo… begitukah sekarang keadaan padang? tetap semangat ya bun, tetap membantu. doaku menyertai utk smua sdr2 di padang.
Salam kenal, Bundo
Menyaksikan gempa di Sumbar sangat menyedihkan, mengingatkan saya pada gempa yang mengguncang Yogya Mei 2006. Korban di Yogya mencapai lebih dari 5000 orang, jauh lebih banyak dari korban di Sumbar. Tapi berapapun jumlah korban, musibah selalu membuat kita sedih.
Semoga para korban segera dapat pulih dan hidup normal seperti sedia kala.
saya tidak bisa bicara lagi tentang gempa ini. salah satu karyawan diperusahan saya di padang tertimpa gedung dan hingga saat ini belum ketemu.
mau bagaimana lagi ya bun…
bila Allah berkendak siapa manusia yang mampu menahannya…
ok bun selamat membaca dan ndak apdete beneren nih???
maaf bunda M nya jadi N hehehehehe
biasa sangking cepetnya ngetik hihihihihi
duh bundo.. rasanya ingin sekali saya ke sana..
saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk para relawan..semoga pemerintah dengan dukungan semua pihak dapat segera mencari solusi cepat dan tepat agar seluruh korban dapat segera memperoleh bantuan.. bundo tetap semangat ya.. salam hangat untuk semua tim medis dan relawan..
saya bersyukur bundo dan keluarga selamat dari musibah..semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari setiap cobaan yang datang.. amin
o iya bundo ..saya pasang link nya yaa..
HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRR
MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS NAMA PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAAN
SEMOGA DENGAN BERJALANNYA WAKTU SEMAKIN MEMPERSATUKAN KITA SEMUA.. TIDAK MELIHAT SIAPA KAMU.. APA AGAMAMU.. APA MAZHABMU.. TETAPI DENGAN MENYADARI KITA BERASAL DARI YANG SATU..
SALAM SAYANG SELALU
syukur alhamdulillah bundo dah bisa hadir lagi.. manstaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbsss
blue datang pada bundo….baa kabanyo?
salam hangat selalu
berkunjung
turut berduka cita……semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah swt…amin
segenap asatidz dan karyawan islamic counseling Indonesia turut berbela sungkawa,,,,,,semoga ini terakhir kalinya Indonesia mendapat musibah
jaga kesehatan bunda ya……
Masalah utama sebenarnya tidak ada sistem yang kuat yang mampu mengkoordinasi dan mengcounter semua kepentingan termasuk koordinator distribusi bantuan. Saya tidak tahu kodisi disana apakah saat ini dibentuk yang namanya Sistem Komando Pengendalian Lapangan. Biasanya ada tenda-tenda induk di dekat lokasi bencana dan disitu ada pusat informasi, pusat logistik dan tempat berkumpulnya NGO dan unit-unit pemberi bantuan dimana semua sistem kerjanya terpusat dan dipimpin seorang Kepala Komando Pengendali Lapangan bisa dari militer, polisi atau kepala daerah. Bila belum, payah sekali karena semua pihak akan berjalan sendiri-sendiri terutama NGO dan pihak2 lain termasuk media. Semua jadi simpang siur dan korban akan semakin menderita.
Semoga semua segera terselesaikan Bundo,dan kehidupan kembali pulih. Amin.
bundo……
tuh jalan macet banget yah, kasihan bagi para korban bencana cz bantuan sedikit terhambat,
management disaster memang diperlukan untuk semua ya bundo, ngga hanya para medis, tapi seluruh elemen, jadi ketika ada bencana seperti ini, sedikit banyaknya ada yang bisa dilakukan sambil menunggu bantuan lain datang..
salam kenal bundo
LIZA
ku berkunjung Bundo…
semoga semua cepat membaik ya Bun..
sesuatu yang sudah dikehendaki oleh sang pencipta nggak bisa diganggu gugat,kita hanya bisa menerima dan berusaha.
tapi saya salut sama solidaritas orang indonesia yang sangat besar.
salam hangat
[...] penuh rasa sayang maka saya persembahkan kembali Award ini kepada.. kang Dede Kusn.. kang Achoey.. Bundo Nakjadimande.. Pak Endang Kusmana.. Bang ATTA.. mas Buwel chayank.. Didta cakep.. mas El Moudy.. mas Abdi [...]
HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
Menyapa sahabatku chayank.. Bundo yang baik sekali..
MAAF..
AWARDNYA SEGERA DI AMBIL YAAAAK.. *muka melas mode ON*..
Alamatnya : kangboed.com. Gempa Award Berpotensi Tsunami
salam sayang selalu
bencana tentu meninggalkan perih, tapi dibaliknya ada hikmah besar. tentunya buat orang-orang yang mau berpikir…
*semoga tak lagi reaktif, tapi juga persiapan segala sesuatu akan bencana buat meminimalkan jatuhnya banyak korban.
ya Rab…ampuni kalo kami terlalu banyak dosa.
Mudah mudahan Bundo sekeluarga selalu sehat dalam lindungan ALLAH SWT..
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll
selamat menikmati akhir minggunya ya bundo
salam hangat selalu
semoga nice hari harinya
tetap semangat …
salam,
Subhanallah.. pengalaman berharga ya bund,, jadi teringat disaat mengunjungi lokasi jebolnya situ gintung… :’(
Allah maha tau bund,, bukankah setelah kesulitan akan ada kemudahan..
hujan yang turun disaat tak ada air bersih..
tetangga yang saling berbagi disaat kekurangan..
dan kekuatan disaat menghadapi segala ujian,,
semoga Allah selalu menjaga qita semua,, terutama dari rasa putus asa,, amin.. (–
Masyarakat sana memang terkenal akan budaya gotong royongnya yg tinggi ya bundo..Semoga bisa segera bangkit dari penderitaan ini,,
baru mampir disini
blognya keren niii
salam knal yakkk!
salam …
kunjungan perdana…
tetap semangat ..
Kami benar2 merasa prihatin dengan kondisi saudara2 yang terkena bencana ini. Kok ya sporadis ya, disana, disini, disitu.
Ketika saya melihat betapa lempengan dalam lautan yang selalu bergera-gerak itu kok ngeri ya. Berarti masih akan selalu ada gempa selama lempengan itu senggolan. Kata ustadz Yusuf Mansyur, lempengan2 itu kan bisa dihentikan oleh Tuhan, jadi kita bermunajad dengan sholat malam dsb, agar lempengan itu bisa di atur agar gerakan atau gesekannya tak membuat goncangan yang hebat.
Memang hanya Tuhan yang Maha Kuasa.
Salam hangat dari Surabaya
bagaimana kabar bunda hari ini
wuuuzzzz.. gila macet banget tuh bundo … ck ck ck
newbiedika ´s last blog ..Sekedar update..
[...] ini sudah rawan terhadap longsor sejak peristiwa gempa September 2009 yang lalu. Hujan yang turun deras dari kemarin siang menyebabkan longsor dan jembatan pun [...]