Kekasih dalam Kenangan #2
December 3rd, 2009 by nakjaDimande
Peringatan : Tulisan ini dibuat untuk melengkapi dokumentasi kenanganku akan mr . M. Bagi anda yang alergi terhadap tulisan yang bergenre curbay [curhatan lebay] sebaiknya tidak usah melanjutkan membaca sampai tuntas, lebih baik gunakan waktu anda untuk mendaftarkan diri pada acara Karnaval Blog : Minum Teh Bersama Ibu dan program PPC: Parade Puisi Cinta. Sekarang juga!
Minum Teh Bersama Ibu
Ramaikan dan ikuti Karnaval Blog “Minum Teh Bersama Ibu”
www.guskar.com
Parade Puisi Cinta (PPC)
Ungkapkan rasa cinta Anda dalam bentuk puisi, lalu ikutkan!
www.abdulcholik.com
Tau tentang Mr. M?
Segera hubungi kami jika Anda tau banyak tentang Mr. M
www.nakjadimande.com
Kurasa hanya Pak Mars yang akan melanjutkan membaca sampai akhir, secara beliau adalah yang membuatkan iklan three in one ini.
tapi kenapa posisi iklannya ga bisa ditengah, Pak Mars..??? mohon bantuan, sudah kutambahkan kodenya tetap saja iklannya minggir kiri
~oOo~

Foto terakhir mr. M, aku lupa bertanya pada Didit tukang foto bagaimana caranya membuat foto ini agar menimbulkan efek suram yang dramatis [tentu saja dengan kamera saku, karena untuk membeli Nikon D40 seperti saran Vyan sudah tak ada dana lagi]

Alhasil mr. M aku foto dengan gaya beraliran gothic. Sekuntum bunga bakung merah punya ibu aku petik sebagai pemanis. Bagaimana kesanmu melihat foto itu? bisakah menangkap pesan duka yang ingin aku sampaikan..?
~*~ *
*
*
* ~*~
Hmm, tapi dibalik musibah selalu ada saja yang menghadirkan senyum. Terimakasih untuk Vyan, my lovely son.. yang telah bersedia membalasi hampir semua komeng pada saat aku tidak bisa online. Sesekali aku mengikuti melalui hape, tapi tak berdaya untuk ikut nimbrung..
Hadiah lain adalah dari kejutan dari Pakacil, si pemain kata yang saat ini masih belum muncul dengan tulisan terbarunya [entah apa yang sedang dilakukannya sekarang? semoga pak acil sudah benar-benar pulih dari sakitnya yang kemarin itu]

Diawali dengan semacam permainan kata dari penunggu Banjarbaru itu, kemudian aku mendapatkan kiriman hadiah istimewa yang pada sampulnya terdapat kalimat lucu bahwa paket itu dikirimkan dalam keadaan sadar. Tanpa ada paksaan/tekanan dari manapun juga dari kepolisian, kejaksaan atau KPK
Tapi ada yang aneh, karena pada saat itu aku hanya bisa membalas email dengan menggunakan hape, sehingga aku mengirimkan alamat dengan singkat begitu juga namaku [biasanya dengan nama dan alamat singkat ini juga pasti sampai] Dan takjubnya kiriman itu datang dengan alamat yang super lengkap dan nama lengkapku juga
Terimakasih pakacil! cepat pulih kembali yaa, biar bisa kelil… uuppss! yang jelas semua menunggu hapdetan pakacil.com
Hadiah spesial lainnya adalah bingkisan istimewa dari :
Mimi Allz [Award Persahabatan]
Andari [Award spesial pake nangis]
Desri [Award Persahabatan]
Casrudy [Blogger Award Community]
Dhila [Blogger Award Community]
Aldy [yang menawarkan lempok durian
]
Yanti [Award you are nice blogger]
Dan yang paling istimewa tentu saja kehadiran Duncay ku semua..! walaupun aku sedang tidak ada, para sahabat selalu berkunjung sehingga ladang ilalang tetap berseri selama seminggu itu. Terimakasih kasih yaa.. cintaku untukmu semua..
~*~*
*
*
*~*~
Lanjut!
Penderitaan berakhir. Berkat sebuah telepon bersuara memelas kepada dewi penolongku, mamaw [adiknya KD]. Aku tahu mamaw tak pernah sanggup membiarkan aku menderita terlalu lama menunggu pengganti mr.M.. dan akhirnya sebuah laptop bernama miss pinky pun terbang dari Bandung menuju Bukittinggi, miss pinky adalah laptop milik Adinda Nazwa.. si gadis cantik yang dulu belum mandi itu.

Miss pinky berukuran jauh lebih mungil dibanding mr M, hal ini memudahkan aku untuk membawanya. Sangat ringan dan dia memang cantik, tak seperti mr. M yang berat dan macho itu
Terimakasih mamaw, sudah bebaskan aku dari segala duka ini, walaupun dirimu tahu resikonya bahwa aku akan kembali tenggelam dan tak mengacuhkan sekeliling. Semua pasti karena cintamu yang tak bersyarat.. *yang penting kredit lancar ya maw
~*~*
*
*
*~*~
Kesaksian
Seminggu tanpa sama sekali duduk di depan laptop, bagi KD hal itu justru mengkhawatirkan karena sangat paham kondisi kejiwaan istrinya labil setiap ingat mr. M dan segala file yang terkurung di dalamnya.. tiap sebentar kd ditanya apakah semua file itu masih bisa diselamatkan? dan segala macam upaya menghibur sudah dilakukannya agar mata istrinya kembali bercahaya.
Tapi bagi sebagian yang lain, kondisi aku tanpa laptop justru menyenangkan.. karena suaraku jadi lebih sering terdengar, kembali melakukan hal-hal menyenangkan seperti yang dulu kulakukan sebelum tenggelam disini. Hasil polling di puskes menyatakan 95% responden lebih menyukai diriku yang tanpa laptop.

Buat si kembar tentu saja lebih asyik klo bundo ga online, tapi bagi emaknya aku dibilang membawa pengaruh buruk bagi si kembar.. salah satunya karena aku mulai mengarahkan gaya berfoto si kembar pada aliran yang kurang manis menurut dia. Namun si kembar bilang “yeah! bundo tetap oke.. salam metal yeeeaah..” **btw masih musim ga siyh bilang salam metal begitu???

Beda lagi pendapat zani [soulmateku di ruang kerja].. dua hari pertama aku kerja tanpa laptop dia terlihat senang, karena aku bisa mendengarkan curhatnya dengan berhadapan langsung menatap ke matanya. Hal yang sangat jarang kulakukan [biasanya dia harus tereak dulu, “mom! pliiis tatap mata saya..”].

Tapi setelah hari ke 3, 4 dan seterusnya zani mulai terganggu karena ibunya bingung kurang kerjaan dan mulai mengganggu kegiatan pedekate nya dengan pasien manis itu.

Dinda setiap pagi bangun tidur bertanya: “mamaaawww pinky nya dinda kemana seeehhh, dicari-cari kok ngga ada?”
~*~*
*
*
*~*~



