April 23rd, 2009 by nakjaDimande
maafkan aku
sedangkan untuk berlari kecil diruangan tanpa terik matahari ini
aku ternyata cukup lelah..
perhatikan orang-orang yang hilir mudik lantunkan doa
lebih menarik perhatianku
suara hiruk pikuk mulai samarkan ingatanku
apa sebenarnya yang ingin kau beritahu kepadaku, bunda..??
mungkin kau coba beritahu aku.. sekuat hati..
sekuat usahamu berlari antara safa dan marwa
bahwa dulu.. kau berlari bukan untuk zam-zam
tapi karena keyakinanmu bahwa Allah selalu ada untuk hambaNYA
kau berlari bukan hanya untuk ismail..
kau berlari untukku.. hari ini
terimakasih bunda..
note: salinan dari FB
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
matahari.. matahari
terus menuju matahari..
air.. bening.. sejuk
mengalir..
deras tak habis-habis..
semula.. ingin seperti abu moumtaza
selesaikan catatan perjalanan ini
mungkin sampai catatan #10…
**hmm..**
ternyata aku tak sanggup
terlalu sombong kemarin menuliskan catatan #1
sedangkan ini bukan catatan #2
ini hanya catatan yang tak selesai..
maafkan..
aku hanya bisa berucap:
….sinaran.. cahaya.. sungguh tak sudah-sudah..
note: salinan dari FB
April 23rd, 2009 by nakjaDimande
Umroh yang lebih besar, Umroh kehidupan..
**Abdullah bekali aku kemarin**
saat berangkat tidur.. itulah waktunya wukuf, berdiam diri..
belajar pulang kepada Allah SWT.
karena sejatinya kita kemanapun melangkah.. itu adalah langkah pulang..
pulang pada SANG RAHIM
saat bangun tidur, PAGI HARI..!!!
ada spirit baru.. berthawaflah pada setiap jam kehidupan
ya Rabb, aku thawafkan diriku hingga ruhku terlepas dari tubuhku menujuMU..
ampuni pikiranku yang selalu menghijab diriku dan Engkau..
ampuni kebohonganku dalam ruku’ dan sujudku..
ajari aku, bantu aku untuk mengingatMU,
menjadi hamba yang benar menurutMU..
kemudian Sa’i.. masuklah ke urusan manusia disekitarmu
berjalanlah di panggung dunia yang luas ini..
tekunilah duniamu dan temukan kebenaran UcapanNYA kepadamu..
ya Rabb.. izinkan aku mendaki di bukit ketulusan, bukit kejujuran… bukit shafa.
kuatkan aku untuk berlari sa’i mengejarMU, hingga aku berkumpul dengan arwah para kekasihMU di bukit Marwah..
sejatinya kita harus umroh setiap hari.. disini, sekarang..!!!
::note:
hanya itu yg bisa aku tangkap dari kata2 Abdullah.. maklum daya tangkapku mulai melemah..
dan sejak nakjaDimande tiada.. ‘aku’ tak ber ‘saya’ lagi.. biasakanlah..





