Archive for the 'LintangBintang' Category
June 6th, 2010 by nakjaDimande
Saya mengira hubungan dengan BK telah berakhir. Menurut berita burung yang saya dengar, kesehatan BK menurun drastis. Ingatannya lemah, jalannya pincang.
Tiba-tiba sekitar awal September 1967, dokter pribadi BK memberitahu bahwa BK ingin berobat lagi. Ia akan datang ke rumah saya. Dokter pribadi itu berpesan agar saya memperhatikan keamanan. Tapi, apa yang bisa dilakukan seorang dokter gigi untuk melindungi keamanan pasiennya?
Saya memutuskan agar BK memasuki rumah lewat pintu samping. Kedua mobil saya akan dikeluarkan dari garasi, lalu pintu garasi akan dibuka lebar-lebar. Begitu mobil BK masuk ke garasi, pintunya akan ditutup.
Pukul 08.45 keesokan harinya, seorang prajurit datang mengendarai jip militer. Ia menyetujui prosedur yang saya tawarkan. Tepat pukul 09.00 BK tiba dengan sedan Mercedes 600, diiringi lima jip putih penuh prajurit. Cuma tidak ada raungan sirene, dan fungsi pengawalannya sudah berbeda. Bung Karno duduk di bangku belakang yang sangat lapang, tetapi tanpa ajudan. Celananya abu-abu, bajunya putih berlengan pendek dan dibiarkan keluar. Peci hitam tidak ketinggalan. Ia kelihatan sehat walafiat. Dengan gesit, tanpa bantuan, ia keluar dari mobil.
“Selamat pagi, Pak Dokter,” sapanya sambil mengulurkan tangan. “Tidak disangka-sangka, ya, kita akan bertemu lagi dalam waktu secepat ini. Ini, gigi saya ada yang terganggu. Bagaimana, baik-baik semua?” Sikapnya biasa saja, seolah-olah tidak ada sedikit pun ganjalan di dalam hati.
[.....]
Bung Karno memerlukan dua-tiga kali kunjungan setiap kali merasa giginya terganggu. Suatu saat ia berkata, “Saya ingin bicara blak-blakan. Saya ingin tinggal agak lama sedikit di Jakarta. Di Jakarta saya lebih dekat dengan anak-anak. Mungkinkah itu?”
Setahu saya, saat itu BK tinggal di Bogor. Tetapi kalau sedang membutuhkan perawatan, ia tinggal di Wisma Yaso (Museum ABRI Satria Mandala) di Jln. Gatot Subroto, Jakarta. Dari situ BK hanya boleh pergi-pulang ke rumah saya.
Saya menjawab, “Tentu mungkin, Pak. Waktu pengobatan bisa diulur. Seandainya diulur tiga minggu, cukup Pak?” Ia kelihatan gembira sekali. “Wah, terima kasih banyak!” Saya terharu karena hal kecil saja bisa membuat bahagia bekas presiden yang sedang kesepian itu.
Selama lebih dari setahun merawat gigi BK, kami tak pernah membicarakan soal politik. Suatu kali BK bertanya di mana Profesor Ouw, dokter giginya sebelum saya, berada. Saya mengatakan, dia di Hong Kong. Bung Karno tidak mengerti mengapa ia pindah ke sana. “Itu karena Bapak,” kata saya. “Saya disalahkan lagi,” ia menanggapi. “Ya. Bapak mengangkatnya jadi anggota DPA. Ketika mahasiswa mulai bergolak, ia takut dan cepat-cepat pergi.” “Namun ia toh bisa pamit. Atau paling sedikit bisa menulis surat,” BK ngotot. Saya hanya bisa mengatakan bahwa orang itu takut.
[.....]
Dua anak saya sedang menuntut ilmu di Universitas Amsterdam. Tak lama lagi kedua adiknya akan menyusul. Jadi saya hanya akan berdua dengan istri di Jakarta. Daripada terpisah-pisah, lebih baik pindah saja ke Amsterdam.
Ketika BK datang pada bulan Februari 1968, saya beritahukan rencana kami untuk pindah pada akhir Maret. Bung Karno menanggapi, “Tidak perlu menjelaskan kepada Bapak apa artinya kesepian. Bapak mengerti. Tapi kita masih akan berjumpa beberapa kali lagi, ‘kan?”
Pertengahan Maret BK menyatakan ingin pulang ke Bogor. Padahal saya akan memasang tambalan emas pada giginya. Kami berjanji akan bertemu untuk terakhir kalinya 21 Maret 1968. Ternyata antara tanggal 21-30 Maret 1968 ada Sidang Umum MPRS. Saya diberitahu pihak berwajib bahwa BK tidak bisa datang pada tanggal itu.
Ternyata pada hari-hari berikut pun BK tidak datang. Padahal tanggal 30 Maret saya harus berangkat. Terpaksa pemasangan tambalan emas pada gigi BK saya percayakan kepada rekan sejawat. Walaupun setelah itu paling sedikit sekali setahun saya pulang ke tanah air, saya tidak pernah melihat BK lagi.
~oOo~
Oei Hong Kian menggambarkan bahwa kesedihan dan penderitaan bagai tak terlihat dalam diri Bung Karno di akhir kekuasaannya. Tetap ramah dan sederhana, tanpa pernah marah.
Catatan selama beberapa bulan merawat gigi Bung Karno sejak awal 1967 ini memang pernah ditulis drg. Oei Hong Kian dalam majalah Intisari edisi bulan Oktober 1988. Inilah terjemahan yang dikutip dari memoarnya yang diterbitkan dalam bahasa Belanda, Kindvan het Land: Peranakan-Chinezen in Drie Bulturen (Indonet,1998).
Sebuah cermin kecil yang menampilkan sekelumit kehidupan seorang pemimpin besar bangsa Indonesia setelah masa jayanya berlalu .
Aku tidak memiliki buku tersebut, tetapi masih menyimpan Intisari edisi Juli 2000 yang memuat ulang cerita di atas dan sengaja aku salin lagi untuk mengenang kelahiran beliau pada 6 juni 1901. Teriring doa semoga Allah SWT senantiasa melapangkan jalan bagi beliau, Bapak Proklamator yang tanpa lelah terus mengobarkan bara semangat bangsanya untuk lepas dari kerangkeng penjajahan.
**oh iya, itu gigi kaninus BK tumbuh ektopik alias gingsul.. andai sempat bertemu pasti sudah aku sarankan supaya dibraces ajah
May 25th, 2010 by nakjaDimande

Sejuta bintang di angkasa
Sinarnya mempesona
Sebutir bintang di taman seni cahayanya berseri
Biar bertahun masa beredar
Satu wajah satu nama takkan pudar
Setiap gerak gaya bergetaran merdu sinar
Di persada budaya hingga kini menjadi sebutan
Tetap terpahat namamu di ingatan
Kaulah satu satunya
Di antara berjuta Insan teristimewa
Patah tak tumbuh lagi hilang belum berganti
Kerana kau tersendiri
Kaulah satu satunya
Di antara berjuta Insan teristimewa
Kau kebanggaan kita
Kau budayawan bangsa
Engkau… legenda
[Legenda - Sheila Madjid]
Ladang Jiwa terlambat mencatat kepulangan beliau ke Rahmatullah pada 20 Mei 2010. Semoga amal ibadah Eyang Gesang terus mengalir sampai jauh.. menyejukkan beliau dalam pertemuan menghadap Sang Pencipta.
~oOo~

Juga, selamat jalan untuk seorang ibu yang wajahnya lembut dan senyumnya senantiasa menyejukkan. Ibu Ainun Habibie.. Aku sangat terkesan dengan beliau, pada kesederhanaan dan cara bicaranya yang selalu melalui senyum itu.

Yang berikutnya, selamat berjuang, selamat berkarya di belahan bumi yang baru untuk seorang Sri yang tangguh. Sering kulihat dia menjadi flamboyan yang kokoh, kadang gayanya centil seperti ABG (aku ingat aksinya sewaktu pelantikan dulu, sibuk foto sana sini dengan kamera hapenya
) dan kemarin dia sempurna! karena beri aku kesempatan melihatnya menangis. Banyak kontroversi tentangnya, tapi aku tetap cinta Sri yang ini..
~oOo~
>>>Selamat hari selasa Dun, apa kabarmu semua? hmm, libur posting itu ternyata asik loh.. bikin grogi ketika mau menulis lagi
o,ya penjaga ladang masih menunggu artikel tamu darimu semua, kirimkan ke ladangjiwaku@gmail.com. Diterbitkan tiap hari kamis.. ditunggu yaaa!
April 12th, 2010 by nakjaDimande
Pada satu hari minggu, aku dapat tugas dari kd untuk mendampingi mahasiswanya mengikuti suatu pelatihan di Padang, tepatnya di kampus universitas andalas. Hyaa kenapa harus aku? sebab kd punya acara lain yang tak bisa ditinggalkan dan karena aku kenal dengan penyelenggara pelatihan, jadi menurut kd aku pas sebagai pendamping. Tentu saja tugas itu aku terima dengan berat hati, niat hati pengen main malah dikasih tugas.
Selama di perjalanan dengan anak-anak yang menjelang dewasa tersebut, tak habis aku mengamati ekspresi mereka satu persatu. Di sela kehebohan mereka bernyanyi dan bercanda tak kutemukan sedikit pun wajah cemas, juga tak kutemukan secuilpun rasa khawatir akan tempat tujuan mereka kali ini.
Para remaja ini adalah mahasiswa dari sebuah sekolah tinggi di bukittinggi, mahasiswa kesayangan kd. Yang kampusnya berada di antara ladang dan sawah, dengan bangunan sederhana. Pada umumnya anak-anak itu berasal dari daerah yang berada di pinggiran Bukittinggi yang memilih untuk kuliah di sana dengan bermacam pertimbangan. Salah satunya pertimbangan ekonomi tentu saja. Masuk perguruan tinggi swasta di Padang atau di Pulau jawa tidak jadi pilihan utama lagi. Sekarang biaya hidup di rantau tidaklah seringan dulu, seperti saat aku merantau dahulu kala.
Membangkitkan rasa percaya diri mereka, itulah yang jadi perhatian utama. Seperti kali itu, mengikutsertakan mereka pada acara kemahasiswaan di Unand. Atas kemurahan hati penyelenggara kali itu kami diterima sebagai satu-satunya rombongan tamu yang ikut pelatihan bersama mereka. Dan taukah kawan? aku khawatir setengah mati, bahwa anak-anak ini akan mengalami masalah berbaur dengan tuan rumah. Menjadi tamu di sebuah universitas negeri bergengsi di ranah minang yang juga menghuni sebuah komplek kampus nan megah, aku yakin bakal bikin mereka grogi.
Ternyata.. aku sama sekali salah! Dari awal sampai akhir, suara mereka terdengar nyaring menjawab setiap pertanyaan. Penuh semangat, Subhanallah.. Dewi sahabatku yang menemani aku hari itu, hanya cengar cengir ke arahku melihat aksi anak-anak tersebut.
Saat bertemu KD aku pun tereak : “kadeeeee, ternyata mahasiswamu oke punya..!”
Hari itu sangat terlihat yang punya pikiran kampungan justru adalah aku sebagai pendamping. Maafkan aku wahai anak-anak karena telah meragukanmu.. dan terimakasih sudah mengajari banyak hal untukku. Semoga Allah senantiasa mengalirkan daya bagimu semua, untuk selalu semangat menggali ilmu.. terus sampai ke ujung dunia, amin.
~oOo~

Pulangnya ditraktir baso sama penyelenggara.. Bapak dosen matematika Unand
Abdullah si pengalir kata itu
>>>Betapa indahnya bila kita selalu bisa belajar bersama tanpa harus merasa lebih tinggi atau lebih rendah, Subhanallah..
March 7th, 2010 by nakjaDimande

Jum’at, Sabtu dan Minggu berturut-turut melihat tayangan Kick Andy di Metro tv telah membuat aku terkagum-kagum atau lebih tepatnya jatuh cinta pada seorang pemuda yang keterlaluan. Eko Ramaditya Adikara nama lengkapnya, penerima Special Award Seven Heroes 2010 Kick Andy. Keterlaluan? Iya, karena dia begitu memukau **mudah untuk jatuh cinta pada orang-orang yang keterlaluan.
Cukup terlambat bila aku baru mengenal Rama tiga hari yang lalu. Karena sebenarnya kiprah Rama sudah sering dibicarakan orang sejak lama. Bahkan ternyata Rama adalah seorang narablog beken sejak tahun 2003. Hahhhhh 2003..??!!! nakjaDimande.com masih di awang-awang ketika itu.
Rama terlahir dengan keterbatasan penglihatan, totally blind. Tadi aku coba browsing mencari informasi tentang Rama, dan berikut beberapa fakta keterlaluan dari seorang Rama :
1. Rama adalah seorang Penulis, Wartawan dan Motivator. Rama juga menulis buku motivasi Blind Power : Berdamai dengan Kegelapan dan novel Trilogi Lima Bidadari
2. Rama adalah seorang narablog yang aktif sejak tahun 2003, dia mengetik sendiri artikel dan utak atik sendiri lay out blognya. Aku sudah baca beberapa tulisan Rama, keren, keren, keren..!
3. Rama mempunyai typing skill yang hebat dan cepat. 60 karakter per menit menggunakan 10 jari sekaligus. Hah! Melongo deh dengan kemampuan Rama yang ini, bagaimana bisa? Rama mengetik di keyboard biasa, karena dia memang sudah tidak menggunakan huruf braille lagi sejak 10 tahun yang lalu. Untuk membaca, Rama menggunakan tekhnologi screen reader, yang dapat mengubah teks menjadi berbicara. Membaca blog Rama, mengikuti cara dia menanggapi komentar pengunjung dengan gaya bahasanya yang cerdas dan gaul abis itu sama sekali tak terbayang bila penulisnya adalah seseorang yang punya keterbatasan.
4. Rama bisa memainkan semuat alat musik tiup..!
5. Rama adalah seorang Game Music Composer. Sekarang berstatus sebagai Sound Engineer lepas untuk perusahaan game Nintendo.
Penampilan Rama di tayangan kick Andy jumat kemarin sungguh penuh percaya diri, cara bicaranya itu bikin aku senyum-senyum dan tak pernah ketinggalan kostumnya sebagai Ksatria Jedi dengan pedang cahayanya. Aku ndak pernah nonton Star Wars, tapi aku sangat yakin bahwa Mia Thermopolis bakal tergila-gila bila sempat berkenalan dengan Rama
Sebuah kutipan dari Rama yang aku suka:
“When I have to read something… When I have to write something… When I have to say something… When I have to see something… I do it with my eyes closed… I do it with light turned off… That’s because I am blind… That’s because God made me that way… But, must I be sad and turned back…? But, must I deny that I am proud of it…? Because the force of God is strong with me… So, let me tell people that inspiring life story… So, let me tell people a journey of a blind Jedi… Here I am, standing with love and courage… “
[Ramaditya Skywalker]
Aku telah melihat Rama sang Ksatria Jedi mengepakkan sayap, dan tak ada yang mampu menahan sayapnya di udara..
Hai Skywalker, salamku untukmu..!
November 12th, 2009 by nakjaDimande
Pameeerrrr.. !!!
hehhhee, bangun pagi ini dikejutkan oleh surprise di shoutbox-ku.. ada Tias Tatanka..! Walau mba tias hanya sekedar menyapa, sudahlah pasti membuat hatiku berbunga-bunga.. hwaa mba tias tau dari mana jalan ke Ladang Ilalang? hihi aku kan belum pernah ninggalin jejak di Rumah Dunia..
mba tias memang luar biasa, pendamping hidup pilihan bagi mas Gong.. berdua mereka telah berbuat banyak untuk Indonesia dan kampung Banten khususnya. Memberdayakan potensi membaca dan menulis dengan membangun Rumah Dunia, sebuah Madrasah Kebudayaan. Subhanallah..
**bagiku itu benar-benar Rumah untuk Dunia.. tak hanya untuk banten..
semoga mba tias dan mas Gong terus dialiri daya oleh Allah SWT, untuk selalu menjadi Rahmatan Lil’alamin.. dan terimakasih karena telah menginspirasi kami semua.
setiap ingat mba Tias dan mas Gong, dengan rasa malu aku akan melongok ke perpus kecil milikku yang tak terurus. bagaimana mungkin aku membuat ‘Rumah Dunia’ bila perpus kecilpun tak bisa ku berdayakan untuk sekelilingku.. **InsyaAllah mba.. akan kumulai lagi.
ehm, boleh ya mesagenya mba tias aku copas kesini.. **si bundo lebay**
tias tatanka : apa kabar mbak? apakah aku seorang yang aneh masih menyapamu dengan ‘mbak’, karena lidah Jawaku yang tak terbiasa menyebut Uni atau Bundo
aku : alhamdulillah, kabarku baik mba tias.. gpp aku senang kok dipanggil ‘mbak’ atau apapunlah oleh seorang tias tatanka
Aku akan ceritakan kelak pada anak anak
tentang matahari, bulan, laut, gunung, pelangi,
sawah, bau embun
dan tanah, aku ajari anak anak mengerti hijau rumput
warna bunga dan suara
[Tias Tatanka]
August 5th, 2009 by nakjaDimande
Katakanlah: “Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi?” Katakanlah: “Kepunyaan Allah”. Dia telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh-sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan terhadapnya. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman [QS. 6:12]
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang [QS. 19:96]
Kasih sayang, cinta adalah bahan dasar kita diciptakan.. jadi siapakah kita tanpa kasih sayang? Bolehkah sedetikpun hidup tanpa cinta.. bolehkah mencinta hanya pada sebagian saja..?
Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya [QS. 84:6]
Full.. sepenuhnya.. mencintalah dengan sungguh–sungguh.. tuk temui Sang Maha Cinta..
so.. I Love U, Full..!!!
Selamat kembali mbah Surip..
::note: makaciy bunda heru, bundaku tersayang yang ajarkan aku angka-angka itu lewat status FB nya.. I Love u full, InsyaAllah..
July 5th, 2009 by nakjaDimande
Pagi seminggu yang lalu, adalah perayaan khatam Al Qur’an untuk sikembar Dara dan Dinda.. artinya pelajaran mengajinya tamat sudah, kebanyakan anak-anak di sini mengaji diluar jam sekolah.. biasanya sore hari di TPA [Taman Pendidikan Al-Qur’an] yang diselenggarakan oleh mesjid. Kegiatannya belajar setiap sore dan yang paling menarik adalah Didikan Subuh setiap minggu pagi di mesjid.. tiap minggu dari subuh anak-anak ini harus tampil mengisi acara di mesjid, bermacam-macam tugasnya.. seperti pembacaan Asmaul Husna, ceramah, jadi MC dan lain-lain.. sesuai arahan dari guru mengaji mereka
di ranah minang, khatam Al-Qur’an dianggap sebagai suatu tahap kehidupan yang layak untuk dirayakan.. jadilah hari itu penuh makanan enak.. banyak tamu.. dan si kembar, bersama teman2nya pawai keliling kampung, meriah sekali.. setelah itu harus tampil satu persatu, mengaji diatas panggung dan dinilai oleh juri.
Aku dulu..? hmm.. sama.. ikut pawai juga.. dirayakan juga.. bedanya cuman sedikit, hasil tampilan mengaji kemarin Dara dapat juara 1.. Dinda cukup harapan 3.. sedangkan bundo dahulu tak dapat nomer sama sekali, Hahhhaa.. hanya disitulah perbedaannya
**saat kutanya pada Dinda.. kenapa nomernya terlempar jauh dari Dara.. dengan cuek Dinda menjawab bahwa itu hanyalah kesalah pahaman oleh juri.. wqqq, bravo Dinda..!!! si EGP no 1 di dunia

**
kemeriahan masih berlanjut sorenya, sudah kuceritakan kedatangan ‘jo dan mer kekasihnya itu.. yang menguntungkan waktu itu, aku tak usah memasak karena banyak makanan dari rumah si kembar.. mie goreng, rendang, ayam kecap, pangek, karupuak lado dan teristimewa Lamang Tapai.. **horeee, ga usah masak..
**
selanjutnya kedatangan my Dvy.. yang 2 bulan lalu pergi meninggalkan aku sejauh sepelemparan hati.. huhu, si bundo boleh Ge-eR bahwa dia istimewa datang untukku, untuk ikut menghitung angka 35 itu.. makan malam di kaki lima Kampung Cina yang penuh misteri, lampu mati berapa kali.., tak apalah tetap saja suara Dvy, si bocah depok itu paling keras bercerita.. mengalahkan keriuhan di Kampung Cina
yang cukup tragis saat Heri, mahasiswa yg sedang bertugas di Puskes masuk ke warung kaki lima tempat kami makan.. aku tentu saja akan traktir dia makan, tapi yang menyedihkan adalah saat Heri berkenalan dengan KD dan dengan polos berkata “kenapa ibu kelihatan lebih tua dari bapak..?” yang segera disambut horeee oleh KD dan pasukan.. Dziiggg Heri..!!!
**
kemeriahan memang pasti berlalu..
hari ini aku sendiri lagi.. ‘jo dan mer pergi.. Dvy dah balik Jakarta, KD juga ada perlu ke Bandung.. bocah2 yang seharusnya ramai disinipun tak ada, mereka pergi semua.. dan ibuku baru saja berangkat ke Palembang menengok ponakanku yang baru lahir..
kisah sepi di hari minggu.. tinggal lah aku berdua nenekku, yang seperti biasa nelangsa setiap ditinggal KD, cucu kesayangannya..
**
KD beberapa kali mengecek statusku lewat sms.. beragam pertanyaan dengan jawaban yang sama
“lagi ngapain cay?”.. segera kujawab : “lagi nge-blog cay”..
berapa jam kemudian,
“istriku dimana niyh..” kujawab.. : “lagi nge-Blog, suamiku”..
Lalu tadi pagi,
“dinda acara apa hari ini..?” tentu saja kujawab “biasalah, nge-blog”
dan, KD masih tak bosan bertanya, walau sudah tau jawabannya
**
huhu, si bundo curhat neehhh..
May 26th, 2009 by nakjaDimande
Aku adalah pengamat status FB seorang biyan.. gaya bahasanya yang halus namun menghujam tajam
Akhir-akhir ini apalagi, sangat menarik.. terasa sungguh bila sigadis belasan tahun ini sedang jatuh cinta.. kadang aku menggodanya sesekali
“.. teruslah jatuh cinta, biyan..” pesanku padanya dahulu
berapa hari yang lalu, entah angin apa biyan menulis kepadaku
Biyan: dulu bundo pernah bilang sama biyan “teruslah jatuh cinta..”
tapi tenyata jatuh cinta beneran itu susah ya bundo??
agak ribet gmn gt..hhe
[sebagai ABG, biyan menulis dgn singkatan2 yg bisa membuat orangtua spt saya pusing]
Aku: semua jatuh cinta itu beneran biyan..
biyan harus gali terus hakikat jatuh cinta yang sesungguhnya…
belajarlah terus..**jatuh cinta itu kudu pake belajar juga 
yang beri rasa itu SIAPA..???
tak mungkin rasa datang dengan sendirinya
SIAPAKAH DIA
yang beri rasa itu agar biyan berpikir
sambil tersenyum, sambil tertawa.. sambil menangis..
Biyan: tapi kenapa harus sambil menangis bundo??
Aku:memang begitu biyan.. 
biyan harus menangis dan tertawa, karena DIA tak pernah beri satu rasa saja
lengkap.. lebih lengkap dari warna pelangi
setelah berapa jam kemudian.. aku kembali baca statusnya:
Biyan: Just crying again and again!!
Tersenyumlah aku, nah kubilang juga apa..!!!
Biyan, biyan.. sudahkah kau cari nak.. SIAPA yang beri rasa itu..???
Rasa yang setengah mati membunuhmu..
Sudahkah kau tanya pada hati, seberapa banyakkah ia bisa memuat..???
Dan sudahkah ia menjawab bahwa , Hati Hanya muat satu cinta..
SATU CINTA yang tak kan pernah membuatmu lelah dan bersedih..
Temukanlah SATU itu..
and.. you’re in love in every way.. **Jason Mraz akan beritahu..
May 20th, 2009 by nakjaDimande
kali ini merindu..
rindukan sahabatku si penyair tua
kemarin sore aku masih bicara pada matanya
dan tetap kulihat senyum dari huruf –huruf yang terpahat
namun seringkali aku ragukan itu..
aku ingin menuduh camar telah patuk luka dimatanya
ingin caci maki ombak terlalu deras sulit ditebak
namun tak bisa karena akulah itu, sang terpidana
[dia tertawa setiap kali aku salahkan diri..]
hey, penyair tua..!!!
pinjam saja buku itu dari sang legenda Iwan fals
lalu kan datang burung senja mengepakkan sayap
tulis sajak indah
hanya untukmu seorang
tentang mimpi-mimpi malam
note: aku sudah sering tulis sajak indah untuk si penyair tua.. walau dia tak pernah berkata indah, hehhhe…
May 15th, 2009 by nakjaDimande

gadisku meminta untuk pergi ke sawah nenek, cukup jauh di ladang ujung
“ayolah, kaka ingin tau rasanya ‘mairiak padi’ ..” rengeknya pasti, tanpa manja
jadilah jalan beriringan melewati pematang, hmm.. pematang selalu memberikan rasa rindu..
sampai disana gadisku mencoba dengan gagahnya, mairiak padi.. melepas bulir demi bulir padi dari batangnya.. “tak adakah cara yang lebih mudah dari ini..?” si gadis mulai kepayahan.. tapi dilanjutkannya lagi “ah, nanti biar kaka bikin sendiri alatnya..” cukup percaya diri..
sembari nenek si gadis mengingatkan tentang nasinya yang kadang bersisa, tak dihabiskan.. padahal susah payah menghadirkan sebutir nasi itu untuk sampai dihadapannya.. rupanya cukup mempan, menasihati gadis itu dengan langsung melihat kenyataan yang ada dihadapannya.
aku sesekali meliriknya.., tetap gemulai ditengah kegagahannya itu.. seperti biasa dikepala ini akan muncul lagu yang sesuai untuk mengiringi situasi saat itu.. Dara, Harvey Malayholo..!!! **mau bagaimana lagi, si bundo hanya punya file lagu lama dikepalanya..
Dara, aku melihatmu
Hanyut dalam gerakanmu
Gemulai kau menari
Seiring nada syahdu
Aku termangu-mangu
Dara, kau sungguh jelita
Anggun dan penuh pesona
Binar bola matamu
Dan senyuman menawan
Menggetarkan jiwa
Oh dara…
Kau pikat hati yang tak mengerti
Apa arti senyum di sela-sela tarianmu
Namun sikap wajarku tlah hilang
Ditepis gairah cinta yang begitu dalam
Kucari kau ke sana
Kucari kau ke sini
Ke ujung dunia pun tak peduli
Hmm.., lagu yang indah..
Makan siang ditengah sawah setelah ikut bekerja, sungguh dinanti.. hiruk pikuk berganti dengan wajah-wajah antusias menghadapi lauk yang hanya sederhana.. tapi penuh kenikmatan..
dan O..o.. mana gadisku..? dia sudah kembali tekun dengan benda kesayangannya
nak, sementara ini takkan kukenalkan FB padamu..
nanti aku buatkan blog untukmu, agar kau tak telat menulis catatan perjalanan cintamu..
dan saat aku mengkritiknya tentang kukunya yang merah itu, langsung dijawab : “Lhah.. kan bundo sendiri yang kasih kaka inai dari mekah kemarin..”
huhu, aku saja tak pakai.. gadisku memang sudah remaja
kaka nanti segera pake jilbab yaa.. pasti tambah cantik..
May 5th, 2009 by nakjaDimande
kepergian itu
hanyalah sepelemparan hati..
cobalah kau lempar hatimu
seberapa jauhkah kau sanggup?
ya.., hanya sejauh itulah kau pergi..
DIA selalu ganti sajadah-sajadah lama kita
dan kini kau dapatkan sajadah baru untuk teruskan sujudmu
walau untuk itu harus pergi tinggalkan semua..
sekarang cobalah kau lempar hatimu
aku yakin kau tak bisa membuangnya jauh-jauh
karena ternyata aku masih memeluk hati tersebut
erat-erat..
catatan untuk my Dvy yang hijrah menuju Jakarta, minggu ini.. love u, always
« Previous Page