jodoh: episode lepas terompah
December 7th, 2008 by nakjaDimande
nyari jodoh engga pake terompah..??? kata umi, sippp.. banget!!! **hmm.. pasti judulnya maksa neeeh**
dalam bersosialisasi.., bila bertemu orang-orang yang menurut saya hebat dan jauh dari jangkauan, biasanya saya akan langsung minder dan memilih berdiri jauh-jauh saja. Sebaliknya bila bertemu seseorang yang menurut saya “ah.. hebatan gw donk..” saya pasti kembali berdiri jauh-jauh karena menurut saya, ga asik berdiri dekat-dekat orang yang ngga selevel dengan saya
alhasil.. saya hampir selalu sendirian karena berdiri jauh dari siapapun, ck..ck.. hebatnya saya menjadi juri untuk menilai orang lain
Perlahan-lahan.., entah siapa yang memaksa saya untuk melepaskan terompah yang saya pakai **pasti DIA pelakunya**. Sekarang.. saya tak begitu sepi sendirian, tapi tak yakin apakah saya sudah lepaskan dua-duanya terompah itu? Apakah baru hanya sebelah saja..?? karena pada kenyataannya saya masih memilih berdiri dekat hanya dengan orang-orang membuat saya nyaman.. saya masih menyingkirkan bagian-bagian yang tak nyaman.. Hmmm…
Sebegitu hebatnyakah saya menilai orang lain berdasarkan faktor nyaman dan tak nyaman.. padahal bisa saja musuh saya dahulu sekarang jadi sahabat sejati.. juga bisa terjadi sebaliknya **dan.. sudah pernah terjadi**
Minder dan sombong adalah dua hal yang sama menyusahkannya buat saya, dan juga dua hal yang menjadi terompah saya bertahun-tahun.. mengapa tak jua saya lepaskan dan lalu menjadi NOL..
Tadi sudah saya bilang bahwa cerita saya ga nyambung sama judul diatas **emang judulnya maksa** apa hubungannya nyari jodoh sama lepas terompah..??? iiihh ga nyambung banget dee..
Biarin lah.. soalnya Umi yang pesan begitu..
Lepaskan terompahmu dalam mencari pasangan hidup
Lepaskan terompahmu dalam berumahtangga
Lepaskan terompahmu di kantor, di jalan, di pasar.. di.. mana saja.. kapan saja.. sepanjang hidupmu
Tak mengapa telapakmu kadang kepanasan.. karena kakimu tanpa terompah akan bisa merasakan sejuknya air, dinginnya tanah dan lembutnya pasir.
mawar tentu boleh menunjukkan indah kelopaknya
putri malu juga berhak untuk kadang menyembunyikan mekarnya
tapi bukanlah kehendak mereka.. adalah kehendakNYA
Sungguh aku adalah Tuhanmu, maka lepaskanlah kedua terompahmu…
Surat thaha ayat 12




