Archive for the 'tentangLadangiLaLang' Category
January 16th, 2010 by nakjaDimande

Pagi yang indah hadir tak lagi diam-diam di kehangatan januari nan biru..
Kembang Ilalang berseri disinari mentari pagi, berbunga-bunga lah si Penjaga Ladang kali ini, rasanya tak percaya.
Ucapan terimakasih untuk Leysbook yang sudah memilih 7 Suara dari Ladang Jiwa sebagai Artikel Terbaik dalam acara Kemeriahan Leysbook. Tulisan yang sangat jauh dari sempurna, yang ditulis sepenuh hati meski tertatih-tatih dan tak mengikuti kaidah kepenulisan yang semestinya.
Terimakasih tak terhingga.
aku berada di sini karena chemistry
aku menulis karena chemistry
aku bersamamu semua, Nuansa Beningku.. dengan chemistry itu
chemistry yang given by Allah SWT
Alhamdulillahirabbil’alamin.
January 7th, 2010 by nakjaDimande

Fiuhh, Leeyys….!!! Mohon agar jangan tutup dulu pendaftaran di Kemeriahan Leysbook, maafkan aku karena menjadi peserta di kelompok terakhir akibat dari kelalaianku dan juga disebabkan oleh kesibukan yang melandaku beberapa minggu terakhir. Siang ini tugas –yang membuatku harus hiatus itu– Alhamdulillah selesai tuntas dan hal pertama yang kulakukan setelah itu adalah segera membuat artikel ini untuk Leysbook.
[siapa kak? siapa yang nanya? *Mariska Ayu mode on]
Ok Leys, kusimpulkan 7 manfaat blog yang membuat aku betah tiap hari nangkring di depan si Pinky. Melakukan segala macam hal dengan blog yang sudah kuanggap sebagai Rumah Ketujuh ini. Betah gila!
Bebas menjadi Bunglon! Tak ada aturan yang melarang aku hendak menjadi apa saja. Di sini aku bisa menjadi seorang perempuan penjaga ladang setengah baya, dengan karakter melankolis campur sanguin [gabungan yang kurang lazim], soulmatenya pakde dan memiliki nuansa bening yang bersedia menjadi anak-anakku tersayang. Sedangkan di Blog sana aku boleh menjadi gadis remaja aneh yang main hujan-hujanan melulu. Dan di Blog yang sono aku bisa menjadi manusia tanpa jenis kelamin. Sesuka ku saja tak ada yang melarang.
Hanya di Blog saja aku berani sok iye menggurui bahwa hidup seharusnya begini atau begitu, padahal pada kenyataannya aku sendiri masih begono. Bagiku tak mengapa, karena yang membaca berulang-ulang semua tulisan itu adalah diriku sendiri, setidaknya bisa memotivasi aku berubah menjadi manusia yang lebih baik. Amiin.
Belajar menata hati dan mengendalikan emosi. Walaupun suasana hati sedang nelangsa, toh aku tetap bisa pasang emo yang lagi cengengesan. Belajar melakukan interaksi yang baik dengan para sahabat narablog. Di dunia nyata, aku mengalami kesulitan menyembunyikan emosi karena semua terlihat jelas di wajahku dan tak bisa diganti dengan emo yang dikehendaki!
Setahun yang lalu tak pernah mimpi punya sahabat dari segala penjuru mata angin dengan beraneka nuansa. Aku, perempuan sudut kampung di pinggiran lembah bisa bersahabat denganmu semua para narablog yang hebat. Ya, Hebat..! karena bisa membuatku terpukau walau aku tak tahu rupamu, tak tahu siapa namamu yang sebenarnya namun aku merasa sungguhan mengenalmu. Persahabatan yang terjalin murni lewat aliran kata di artikel para sahabat. Mungkin istilahnya aku jatuh cinta saat pertama kali membaca mu –bukan saat menatapmu– bagiku ‘mata’ adalah rangkaian kata itu.
jatuh cinta pada matamu
meski tak pernah kutatap binar itu
namun ku tahu ia menusuk tajam
lewat kata-katamu yang menghujam
[puisimaksandotcom]
Semua sudah pasti setuju bahwa Blog adalah sumber ilmu! Segala macam ilmu rasanya sudah dibahas oleh para narablog. Tentang mesin, tentang Kesehatan Gigi [tentu saja bukan olehku], Tentang Politik dan segala berita terhangat akan langsung dibuatkan ulasannya oleh para sahabatku yang hebat-hebat tersebut. Seandainya tidak ngeblog aku tentu akan terheran-heran saat orang lain membahas tentang Cicak Buaya, Manohara dan sebagainya. Bisa dipastikan dengan gaya lugu aku akan bertanya kepada Zani –perawatku yang rada melek sama berita terhangat itu– Apakah miyabi itu? sejenis masakan jepang kah?. Berbeda dengan sekarang, Anggodo pun aku kenal. Bahkan rasanya sangat akrab
Meningkatkan kemampuan tata bahasa dan menambah kosa kata. Aku mengenal istilah-istilah terbaru setelah membaca blog para sahabat. Walaupun butuh waktu cukup lama untuk menyerapnya, namun sangat bermanfaat bagiku yang mengalami kesulitan mengembangkan tulisan karena keterbatasan kosa kata yang kumiliki. Sekarang sedikit demi sedikit bisa teratasi. Bahkan aku bisa tahu kepanjangan BBRKTJDKTITMSM yang sering diucapkan oleh Suaminya Mba Leys itu, padahal dulunya aku ora ngerti babar blas!
Tapi kawan, alasan paling utama aku sangat cinta nge-blog adalah karena:

Di sini aku bisa banyak bicara tanpa ketahuan
bahwa aslinya aku ini gagap!
~oOo~
note:
# butuh 4 jam mengetik ini sampai publish
# gambar didapat dari sini dan situ
January 1st, 2010 by nakjaDimande
<selamat datang>2010</selamat datang>
<span style=”color:#kembali abu-abu”> Langitku </span>
<terus bersinar>Matahari Pagi</terus bersinar>
<senantiasa>Berusaha Menyibak Kabut </senantiasa>
<strong> Penjaga Ladang Ilalang</strong>
<del datetime=”2010-01-01T00:00:00+00:00″>minder, putus asa, sempit, amarah</del>
<img class=”size-full cinta-align sisihati”>Duncay - Nuansa Beningku </full cinta>
<terimakasih> untuk semua silaturrahim yang kuterima </terimakasih>

<p style=”text-align: heaven;”><bye> Gus Dur</bye></p>
<belajar html dari>Nunik dan Pak Mars</belajar>
December 7th, 2009 by nakjaDimande

bagaikan langit di sore hari
berwarna biru sebiru hatiku
menanti kabar yang aku tunggu
peluk dan cium hangatnya untukku
[Bagaikan Langit - Melly Goeslow]
Langit di bulan desember biasanya akan berwarna kelabu [menurut lagunya Yuni Shara] dan di belahan bumi yang lain akan turun titik titik salju yang syahdu. Tapi langit di Ladang Ilalang malah membiru, dengan tambahan capung dan kepakan cantik sang kupu-kupu . Hmm, biasalah sang penjaga ladang memang suka aneh, aku sendiri merasa silau dengan bar di kanan atas yang berwarna oranye itu. Tapi tak mengapa anggaplah itu matahari yang sedang bersinar terang.
Header yang membiru tersebut hanya dipasang sementara saja. Karena bulan ini aku mendapat tugas yang cukup berat sebagai juri PPC, sehingga aku perlu untuk menjaga suasana hati agar selalu tenang. Semoga header ini cukup membantu menerangi hatiku saat membaca puisi cantik milik semua peserta, satu persatu.
Peserta PPC yang terus bertambah setiap hari, tentu saja sangat menggembirakan sekaligus membuat juri cukup sibuk. Terus terang perkiraan awal antara aku dan pakde bahwa yang ikut hanya sekitar 10 orang peserta saja, sehingga akan lebih mudah menilainya [10 yang sudah kukenal aku pikir]
Dan ternyata peserta membludak! Tidak mengherankan karena sahabat pakde memang banyak sekali. Kemarin ada yang bertanya apakah juri berkeliling ke semua peserta? Tentu saja kawan, bagaimana aku bisa membaca puisi peserta bila tidak berkunjung
mungkin ini juga kesempatanku mengenal sahabat pakde satu persatu. Silaturrahim tambah luas, Alhamdulillah.
Sebagai juri sebenarnya aku tak bekerja sendirian, banyak pendukung di belakangku. Ada Pujangga Langit yang memberi masukan tentang kisi-kisi penilaian, ada Pak Mars yang memberi ide tentang penatalaksanaan peserta yang cukup banyak ini dan ada Pakde Cholik yang selalu mendukung penuh sebagai Asisten Juri [Pakde sampai merasa perlu untuk bertukar nomer hape untuk kelancaran penilaian ini
]
Sahabat semua tidak usah khawatir, aku tak akan menjadi juri yang semena-mena. Bila sampai hari ini aku belum komeng di semuanya, itu dikarenakan cukup banyak yang hendak dikunjungi. Tetap saja walaupun aku sudah komeng bukan berarti pilih kasih, bahkan khusus untuk beberapa narablog aku sudah beri warning bahwa puisi mereka tidak mungkin aku loloskan karena mereka aku anggap orang dalam, hal ini untuk menjaga agar aku tetap obyektif dalam menilai [bahkan pakde aku tolak mentah-mentah, saat memaksa mendaftarkan puisinya ]
>>>Ok, Duncay.. baiklah sekarang aku akan melanjutkan tugas sebagai juri..! doakan aku ya..
Minum Teh Bersama Ibu
Ramaikan dan ikuti Karnaval Blog “Minum Teh Bersama Ibu”
www.guskar.com
Parade Puisi Cinta (PPC)
Ungkapkan rasa cinta Anda dalam bentuk puisi, lalu ikutkan!
www.abdulcholik.com
Sekilas info penjurian PPC
Taukah anda? bahwa puisi Kyaine dan pak M terancam tidak lolos dalam penjurian. Ikuti terus serba serbi penjurian PPC!
www.nakjadimande.com
ps. Buat Didit tukang foto, bagus ga bidikan bundo diatas..? judulnya “di Atas Sumatera” masih banyak yg lain tapi kejebak dalam mr. M
November 30th, 2009 by nakjaDimande
ffiiuuhhh, tarik napas dalam-dalam.. semoga semua kekalutan hari ini segera berlalu, amiinn..
akhirnya berusaha mengetik hapdetan juga, percuma klo aku mengaku-ngaku sibuk.. julie menuduh laptopku masih ngadat, mamaw berpraduga keji bahwa aku ndak bisa mengoperasikan si pinky.. uuhh pada tau ngga siyh klo orang lagi suntuk, mana bisa mikiiirrr..
ya sudah, dari pada aku menyalahkan pasien yang membludak di hari senin, menyalahkan antrian tiki yang panjang atau menyalahkan kd dan juga ibu yang tega meninggalkan aku dalam dinginnya gerimis pagi tadi, lebih baik suasana nelangsa ini aku gunakan untuk menulis tentang mr. M kekasihku yang tewas itu. **basi kali buun.. kejadiannya sudah 10 hari yll.
~*~*
*
*
*~*~
[ kamis pagi, 19 nov 2009 ]
Terjadi kecelakaan kecil [disinilah awal petaka bermula], kabel adaptor mr M terinjak olehku.. sampai putus! KD dengan sabar membantu memperbaiki kabel itu sambil meledek “ngemeng-ngemeng nginjeknya pake tenaga apa cay? sampe putus begini..?” uhh padahal aku nginjeknya sedikit saja, memang sebelumnya si adaptor sudah pernah rusak bahkan berasap.
Sesampainya di puskes, adaptor masih berjalan baik.. pada pukul 10 ada masalah lagi, aku pikir ini pasti sambungannya lepas. Mulailah aku bongkar sendiri [sebelumnya aku sudah pernah memasang berbagai macam kabel dan biasanya berhasil], tapi ternyata kali ini aku melakukan kesalahan fatal.. mr M tewas! korslet gara-gara sambungan kabelnya salah
KD datang, melihat hasil aksi macgyver istrinya yang berubah menjadi mackiller itu.. hiks, dengkulku lemas dan mata berlinangan, membayangkan hidupku tanpa mr. M lagi [sampai hari ini si mac sudah berusaha diulik oleh ahlinya, namun hasilnya nihil]
KD menghibur bahwa aku harus ikhlas karena mr. M hanyalah benda mati, [ beliau pura-pura tak mengerti bahwa di dalam diri si mac terkurung teman-teman kesayanganku] KD berjanji menggantinya bulan depan dan tentu saja jangan minta yang mirip mr. M lagi.. ndak ada duitnyaaaa..!
Bulan depan.. sambil menelan ludah aku mengiyakan, dan sepanjang hari itu mataku berlinangan terus.

[kekasihku dalam kenangan]
Malamnya aku tidur dan bermimpi :
Terbang ke suatu tempat dengan pesawat yang tiba-tiba korslet [korslet akan menjadi kata terburuk dalam hidupku] kemudian terdampar di sebuah pulau. Lalu aku menemukan sebuah kotak besi yang ketika dibuka isinya adalah mr. M dalam keadaan sehat wal’afiat.
Sayang sekali aku kemudian terbangun, dan menyadari bahwa mimpiku terlalu indah dibanding kenyataan..
bersambung..
November 11th, 2009 by nakjaDimande

nakjaDimande
Ngeblog sejak 11 November 2008
di http://nakjadimande.wordpress.com
migrasi ke http://nakjadimande.com
tanggal 01 Mei 2009
tagline:
tembang di ladang jiwa
artikel yang pertama diterbitkan :
Rahim
jumlah artikel :
210 post
kategori paling banyak :
akudanPuisi (32)
komentator perdana :
KD
pada halaman :
hmm,
pecahan jiwa nakjaDimande :
Reinkhadija
pengalir kata :
Abdullah
komentator tangguh :
Vyan RH
[171 komentar]
tutor :
Hutriest Sicindai
penata Ladang :
Bunda Yna
tajuk milad #1 nakjaDimande.com :
1111
inspirasi oleh :
Kyaineblog
yang ditulis selama ini :
curhat colongan tak jelas arah
yang ingin ditulis :
Resensi Buku, Tinjauan Politik, Ekonomi, dhsl
[dan hal serius lainnya]
yang dicari :
silaturrahim
yang dihindari :
kopdar
[sehubungan braces tea]
[kopdarilah daku dan kau kujitak!]
yang disayangi :
dirimu semua
nuansa bening di Ladang Ilalang
~*~*
*~*~
==================
October 29th, 2009 by nakjaDimande

“empu, ambo ingin nak jadi penulis!”
“nuliso, nduk!”
“apo yang mesti ambo tulis?”
“tulis waelah, nduk!”
“ambo ndak punyo ide, empu..”
“tuliso ne awakmu ra duwe ide..”
“haaahh? bingung ambo..!”
“tuliso ne awakmu bingung”
“iiihhh, empu ni kok maksa seeh, ambo kan sudah bilang ndak bisa nulis..!”
“tuliso ne awakmu ra seneng dipekso lan ora iso nulis!”
“OK deehh empu.. ambo menulis sekarang!”
[dialog diatas terjadi antara sabai dengan mpu tantular
kalimat mpu tantular ditranslate dengan bantuan andari perempuan jawa yang bukan jawa
]
menurut aku, seharusnya mpu tantular terlebih dahulu menyarankan sabai untuk membaca Kitab Sutasoma karangannya yang fenomenal itu. Tentu saja Kitab Sutasoma dalam bahasa Indonesia, karena sabai hanya sedikit sekali mengerti bahasa jawa
**emang ada yang versi Bahasa Indonesia?
Aku sendiri sudah merasakan betapa sulitnya menulis akibat dari kekuranganku dalam membaca. Aku sama sekali bukan pembaca yang tekun! hal ini menyebabkan aliran ide yang tersendat-sendat dan miskin dalam kosa kata sehingga isi artikelku terasa monoton dari hari kehari **ini bukan curcol, jadi tak usah menghiburku
Benar apa yang dikatakan oleh Bapak Taufik Ismail, bila kita buta membaca maka akan terjadi kelumpuhan dalam menulis. rasanya terlalu sombong bila kita nekad menulis tanpa membaca. [lha, komeng aja bisa ngawur kok klo kita terlalu sok iye ndak mau baca dulu artikelnya **hayoooo ngaku! yang BW langsung komeng tanpa baca dulu artikelnya
]
Aku bukan pencinta buku yang tangguh, tidak pula rajin melengkapi koleksi buku di rak..
apalagi pindah ke Bukittinggi semakin menjauhkan aku dari segala rayuan buku-buku menarik. Dan tak pernah juga mencari info tentang buku baru dari internet.. sampai kemudian mengenal blog, sering membaca review buku-buku bagus dari para sahabat. Hal itulah yang membuat aku insyaf bahwa diriku begitu ketinggalan jauh, jauuuhhh sekali..!!!
Disini aku menemukan banyak blog sahabat yang memiliki variasi ide nan menakjubkan dan penggunaan kosa kata yang cerdas serta gaya kepenulisan yang menarik. Semua itu pasti diperoleh dari ketekunan membaca buku dan berlatih.. **para pakar bilang bakat adalah faktor nomer sekian.
tips dari J.K Rowling: Mulailah menulis apa saja yang kamu tahu, tulislah apa yang kamu alami dan apa yang kamu rasakan. [hmm, kedengaran cukup mudah]
OK, aku akan mendukung sabai agar selalu semangat, termotivasi dan berusaha keras untuk tetap berlatih menulis. Karena kita harus percaya pada setiap diri tersimpan potensi menulis sama besar seperti potensi bicara.
>>>>jadi bagaimana dengan bicaramu? lancar kaannnn..?!
note:
pada seseorang yang gagap dalam bicara, apakah potensi menulisnya juga sama besar dengan potensi bicaranya?
**pertanyaan dari seseorang yang gagap
September 29th, 2009 by nakjaDimande
pertama, aku akan bahas dulu hutangku pada 3D.. [Dino, Dewi, Dhila]
hutang beberapa award yang belum sempat dipajang disini, mohon maafkan si bundo ini yang sering lalai kalau diberi hadiah dan tugas..

award pertama best blog award dari Dinoyudha, ayahnya afifa yang baik hati.. terimakasih dino..

kemudian pasopati award dihadiahkan oleh Dewi Yana, makaciy ya wie.. [dino dan dhila juga hadiahkan pasopati ini untuk bundo]

lalu neng Dhila kembali kasih hadiah, berupa Jabat Tangan Award berapa hari yang lalu..
hehhhe, semua pasti maklum klo bundo telmi urusan tugas-tugasan begitu.. terimakasih yang setulusnya untuk Dino, Dewi dan Dhila.. [orang-orang berinisial D memang paling baik hati di dunia
] dan ini bundo pasang lirik cantik permintaan neng dhila..
Cinta Berkawan dari edcoustic:
“cinta berkawan, bersama nikmati semusim masa. andai saja terus bersama setiap masa, sehati. cinta berkawan, karena sehati dalam kasih Ilahi. simpan rapi harapan berkawan, selamanya.” [Amiiinn
]
***
hmm, setelah berhasil diledekin oleh para sahabat berkat tulisan yang setengah mati serius tentang Bela Negara, kali ini aku akan menurunkan tulisan yang berisi analisa tajam mengenai pepes jambal [maaf noe, selama dirimu tak ada.. si bundo jadi tukang analisa
]
pertama-tama mau tanya dulu, sudah pada selesaikah puasa syawalnya? bila belum, saranku jangan singgah ke halamannya Om iksa..!
hehhe, aku baru kenal sama beliau yang kerjanya makan enak melulu.. dan kemarin siang merupakan siksaan karena singgah kesana dalam keadaan berpuasa dan ada tebak-tebakan foto masakan..
dalam keadaan lapar , instingku terhadap makanan ternyata lebih kuat. apalagi sebelumnya yang nebak bapak-bapak semua dan tentu saja jawaban mereka cukup ngasal
dengan mudah fotonya om iksa itu aku analisa.. **spt biasa sokiyes
**
bahwa itu adalah jenis pepes”an karena ada kemangi dan bagiku sangat jelas terlihat bahwa makanan itu habis dibuka dari bungkusnya [walau foto awal sama sekali tak kelihatan ada daun pembungkus]
setelah jawaban pepes itu disetujui.. om iksa kasih petunjuk tentang tiga jalan tol keluar jakarta. Mampus! manalah orang Bukittinggi mengerti ttg jalan tol di jakarta.. jadi petunjuk lokasi itu sama sekali aku abaikan
akhirnya aku menebak dengan bantuan kata lembut dan populer.. sempat kasih alternatif pepes patin gara” berpedoman pada kata ‘lembut’ **sabai juga lembut [aluih] tapi ‘pepes sabai’ kan sama sekali ndak mungkin
lalu berpatokan pada kata populer.. tentu saja aku ajukan pepes jambal dan pepes peda! dan horee.. ternyata pepes jambal lah pelakunya..!!!
hadiah dari om iksa, ntar klo aku ke jakarta bakal diajakin ke pepes jambal di Bendung Walahar itu.. karena si om ndak berani kirim ke Bukittinggi lewat TIKI wkwkwkwk…apapun itu makaciy atas tawarannya, Om iksa..
penting ga siyh bagi kita untuk bisa membedakan antara pepes jambal dengan pepes tahu..?
September 6th, 2009 by nakjaDimande

sebenarnya masalah ini sudah terjadi sejak dua bulan yang lalu.
saat itu ada dua postingan yang isinya hilang lenyap tak berbekas.. kaget juga dan tak tahu bagaimana harus mengulang lagi menulisnya, aku sama sekali tak ingat detil isi tulisan tersebut.
KD sudah mengingatkan aku, supaya lain kali selalu buat copy dari tiap postingan.. agar kalau hilang gampang tinggal di copas saja. tapi dasar bandel, selalu saja aku lupa untuk buat copy hasil postinganku.. lagipula aku berpikir kemarin itu pasti eror gara-gara aku yang salah pencet atau apa.. jadi tak terlalu diambil pusing..
kemudian dua minggu yang lalu, temanku bilang bahwa isi postingan di ladang ilalang ada yang menghilang lagi.. mulai deh aku agak panik, tapi tetap saja bandel tidak membuat file backup
daaannnn.. semalam!!! ada lagi yang hilang… 
yang membuat nangis darah adalah aku harus mengingat lagi kalimat per kalimat.. asli, lemesss… **itulah akibat tidak nurut sama KD
aku ngadu ke bunda Yna tentu saja.. dan nanya juga ke mbah gugel, ternyata ketemu blogger lain yang mengalami masalah persis sama dengan aku.. kemungkinan besar hal ini terjadi adalah karena kebiasaan mengetik langsung di WP dan mengalami editing berkali-kali, sering pindah dari html ke visual sehingga ada yang terhapus tanpa disadari..
ya sudah.. mulai hari ini aku biasakan untuk tidak mengetik langsung di WP, agar tak terlalu banyak editing. Semoga segala eror ini segera berlalu..
jadi.., aku minta maaf pada pengunjung ladang ilalang, karena akhir-akhir sering eror disini *ciee, sok iye ada yg berkunjung*
komeng yang tiba-tiba eror, isi artikel yang kadang hilang setengah atau malah hilang semua. mohon maaf hal itu semata-mata karena bundo si penjaga ladang ilalang masih gaptek.. dan belum menemukan solusi yang pasti sampai saat ini..
happy ngabuburit semua..!
August 15th, 2009 by nakjaDimande
Dear Guskar
Ternyata sabai gagal melakukan tugasnya, hmm.. tak mengapa.
Karena tadi sore bundo sudah berkunjung ke rumah Gusdur, untuk meminta petunjuk.
Bundo baru bercerita sedikit pada beliau, saat tiba-tiba saja Gusdur sontak berkata:“ bilang pada Agus Sukarno Suryatmojo itu.. Merdeka atau Hiatus..!!!” dan setelah itu beliau langsung menghilang dari hadapan bundo
nah lo! Bundo kan bingung, ndak sempat bertanya-tanya lagi..
Jadi apa boleh buat, sekarang bundo hanya bisa menyampaikan padamu guskar, bahwa bundo akan hiatus sampai nakjaDimande dimerdekakan dari sudut itu. Ini bukan kemauan bundo, hanya menjalankan titah beliau saja..

HA..HA..HA..!!! akhirnya bundo punya alasan untuk hiatus. Santai saja guskar, tak usah terburu-buru.. bundo mau leyeh” dulu menikmati puisinya pak sapardi..
>>anak” bundo semua, bundo ijin hiatus dulu yaaa.. sampai bertemu lagi..!!!
August 13th, 2009 by nakjaDimande

tiba” tersadar.. bahwa aku harus menambah postinganku satu lagi, tak baik bila hari ini dua”nya puisi. mengapa? karena akan menyulitkan bagi mas guru wandi untuk komeng.. beliau agak anti pulisi puisi
^O^
sedangkan bagi kangboed.. seperti apapun jenis postingan para sahabat, beliau tak pernah kewalahan.. tak menghambat langkahnya untuk datang 3 kali dalam sehari dengan salam cintanya itu. istimewanya, aku yakin itu tidak sekedar salam..
salamnya benar” penuh cinta tanpa syarat.. usaha beliau bolak balik ke halaman para sahabat patut diacungi jempol.. sehingga bila beliau menghilang 2 hari saja, akan sangat terasa. **mas wandi bisa nangis darah..
komentator lain yang patut aku acungi jempol ada buanyaakk..!!!
mau disebutkan namanya satu persatu..? huhu, takut pembahasan harus sampai subuh
komentator jempolan..! yang beredar di halaman para sahabat, selalu beri sesuatu dalam setiap kunjungannya.. menyisihkan waktu untuk membaca, itu semua perlu kerendahan hati, pasti..
buat aku, isi tulisan yang aku publish sama pentingnya dengan komentar yang mengikutinya, saling melengkapi.. karena seringnya tulisanku amatlah sangat sederhana, sehingga perlu komentar untuk menyempurnakan.
hmm, aku hanya mau bilang..
senang dan bangga bersamamu semua, nuansa beningku.. sungguh membuatku tersenyum.. teristimewa untuk anak” bundo yang telah bersedia memberikan salam.. membuat ladang ilalang ini berseri-seri
:: eitss..!, kenapa terdengar suara pakdhe, bundadontworry, guskar, noe, shigee dan den mas berkata.. “jangan sungkan menuliskan nama kami, bundoo..” **uuhhh ini pasti karena aku sudah mengantuk**
:: sengaja link tidak dipasang, karena nama yang disebut diatas orang terkenal semua
« Previous Page