Archive for the 'tentangLadangjiwa' Category
July 6th, 2010 by nakjaDimande
Segenap puji untuk Tuhanku yang sudah menciptakan bulan Juni..
Hey Jun, terimakasih telah bersamaku pada 30 kali matahari terbit dan 30 kali matahari tenggelam itu. Sudah menemani saat aku mencoba melompat lebih tinggi, dan menjaga agar aku tak terjatuh..
sehingga aku tak lagi harus menunggu cinta datang menghampiri, karena kau telah menyakinkan aku bahwa seharusnya aku yang menghampiri cinta. Yupp! akhirnya aku lakukan.. Alhamdulillah.

Sudah 6 hari berlalu dari bulan Juni, sungguh tak bertanggung jawab bila si penjaga Ladang membiarkan Kuis Anak eMak kemarin berakhir tanpa kejelasan. Yang membuat aku sedikit kecewa karena dari sekian banyak jawaban yang masuk, hanya satu orang yang menjawab dengan benar. Bayangkan, hanya satu orang..!!!
Dan yang membuat aku agak murka adalah sewaktu melakukan pengetesan terhadap seseorang yang mengaku sebagai Paklik-nya anak-anak, jawaban beliau ternyata lebih kacau lagi. Entah mungkin faktor usia membuat beliau tak bisa lagi membedakan para ponakannya tersebut.
Pak Mars selaku pengacara keluarga LJ berkemungkinan akan aku pecat karena juga tak mampu mengenali anggota keluarga LJ dengan benar, tapi beliau beralasan bahwa ia baru menjadi pengacara keluarga ini selama satu hari jadi wajar saja bila belum bisa membedakan gadis-gadis anak eMak tersebut. “Yang pasti saya cinta kok sama tiga gadis itu..” begitu pengakuan beliau [Nang dan Ntong bersyukurlah karena gak ikut dicintai oleh Pak Mars..]
Jadi siapa siyh satu-satunya pemenang tersebut? aku yakin ia menebak dengan menggunakan analisa yang mendalam, gak asal tebak saja.
Jawaban :
1. Neng (Wi3nd harum hutan)
2. Nok (nDa)
3. Nduk (Ramudheng / Lung)
4. Nang (kang Vyan)
5. Ntong (dek Hari Mulya)
6. eMak (bundo nakja doooong…)
Pemenang Tunggal
MIMI ALLZ
~oOo~
Taukah kawan betapa sulitnya bagiku untuk menuliskan pengumuman ini saja? menghabiskan 15 bungkus coklat kurma almond, sehingga akhirnya KD harus menyembunyikan kotaknya jauh-jauh.
Ditemani lagu cantik dari Tuan Vyan RH dan Om NH, yang malah membuat aku semakin terbayang-bayang kekasihku.. uffhhh memang sulit untuk menulis yang beginian bila sedang didera kasmaran.
hedeh hedeh.. **genduk mode on
June 25th, 2010 by nakjaDimande
Ladang Jiwa sekarat
Meminta sekelumit kalimat sebagai penahan rasa sakit
Memohon nyawa tambahan darimu, mengalirkan kembali darah di ladang ini
menunggu artikel tamu dari sahabat semua di :
ladangjiwaku@gmail.com
semoga ladang jiwa kembali berseri
ladangjiwaku suatu hari
ketika kekasih menghilang..
May 9th, 2010 by nakjaDimande
Pemberianmu yang tak terbatas datang padaku
hanya dalam tanganku yang sangat kecil ini
Masa-masa berlalu, masih kau tuangkan
dan di sana masih ada ruang untuk diisi
Puisi pertama dalam buku Gitanjali kumpulan puisi Rabindranath Tagore
~oOo~
Sebelum tulisan ini diteruskan Bundo mau minta maaf dulu, kira-kira pada mau maapin Bundo ngga ya..? Terutama si anak lanang, Dang Tuanku.. anak Bundo yang paling perasa [padahal sudah tau klo Bundonya jahil masiiiih saja percaya]
Bundo hanya bercanda waktu bilang ngeblognya bakal sekali sebulan saja, atau per tri wulan. Apalagi berhenti, itu jauh dari pikiran Bundo. Bila Allah beri usia dan kekuatan, Penjaga Ladang masih akan nangkring di sini [Insya Allah sampai memutih rambutku
]
Bundo sudah siap dilempar sendal sama anak-anak bundo [khusus anak-anak saja ya] karena sudah mendramatisir kepergian si Pinky. Buat Lely juga, makasih sudah buatkan tulisan manis tentang Lj malam ini [terpaksa deh Bundo segera posting, suale ngga tegaaa..]. Luv u all deh pokoknyah..!
Pengakuan Bundo:
Pagi itu Fitri kedua sebenarnya bilang begini, ” Bun, gw tau lu masih kebayang-bayang Mr. M.. pengen dia balik lagi. Lu bawa gih Mac Papahnya Lala, biar si Pinky di sini buat Lala belajar..”
Waktu itu aku baru bangun tidur, jadi ngirain Ibunya Lala lagi mengigau atau akunya yang sedang bermimpi. Alhamdulillah semuanya ternyata bukan khayalan saja..
~oOo~
![p4p4t [Alm] p4p4t](http://nakjadimande.com/wp-content/uploads/2010/05/fn1.jpg)
‘Bundo ngga pernah ngebayangin bakal kebagian tugas menjaga salah satu peralatan perangmu ini, Pat.. Bundo nama-in Mr. M aja ya, Insya Allah bundo akan berusaha menjaganya. Makasi juga bundo berkesempatan menikmati hasil karya seorang maestro di dalamnya.. karya yang akan membuat Lala dan Naura semakin bangga memilikimu.
______________________
@Nengcay, makaciy yaaa.. udah percayakan Mr. M sama Bundo.
@Mamawcay, tolong awasi nengcay jangan sampai pengaruh jampi-jampi Bundo hilang.
@Nuansa Bening LJ, makasi atas doa dan keprihatinan semuanya untuk si Pinky yang ditinggal di Bandung. Doanya langsung jadi kenyataan niyh, si sexy Mr. M sekarang bersama Bundoooo..
May 7th, 2010 by nakjaDimande
Jangan paksakan kita untuk selalu bersama
Jangan paksakan kita untuk selalu mencinta
Bila kita harus berpisah sudah
Biarkan ini semua berakhir sudah
Cinta memang tak harus miliki
[Sudah – Nidji]
Mulai besok tak lagi bersama Pinky..
Kisah sedih 6 bulan yang lalu terulang lagi, aku kembali mengalami perpisahan dengan kekasihku. Dulu itu aku harus merelakan Mr. M pergi dan tak pernah tahu kapan ia akan kembali ke pelukanku. Luka tersebut terobati dengan kehadiran Pinky, si cantik itu. Ia telah begitu setia melengkapi diriku setiap hari sejak 6 bulan terakhir.
Bulan maret lalu saat ke Bandung, aku melihat kondisi terakhir Mr.M yang masih terkapar tak berdaya di kamar operasi dan menurutku sudah mirip gundukan puing-puing tak berdaya. Kedatangan kali ini juga aku mendengar kabar bahwa Mr. M masih tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Aku pun mengambil keputusan untuk merelakannya, tak baik bila terus-terusan berharap dirinya kembali. Toh kehadiran Pinky sudah cukup untuk mengobati semua luka.
Saat kebersamaanku bersama Pinky terasa semakin indah, dan uang cicilan bakal lunas hanya tinggal dua bulan lagi. Tiba-tiba keikhlasanku diuji kembali, Adikku Fitri kedua menanyakan sesuatu pagi hari selasa yang lalu.
“Bun, aku butuh laptop.. perlu untuk belajarnya Lala juga. Bolehkah bila si Pinky ditinggal di sini buat kami berdua..?”
Antara bingung karena baru bangun tidur, aku bilang bahwa aku akan mikir-mikir dulu. Dan hari ini aku sampai pada keputusan bahwa Pinky akan kutinggalkan di Bandung untuk mereka berdua, ibu dan anak itu. Mulai besok tiada Pinky lagi bersamaku.
Aku paham Mr. M sudah tak lagi bisa diharapkan dan aku tahu sekarang sedang tak punya uang untuk beli laptop baru. Mungkin mulai besok aku akan nebeng laptop KD untuk urusan blog dengan konsekuensi aku tentu saja hanya bisa hapdet blog sekali sebulan saja karena KD juga pasti sibuk dan butuh lappie untuk bekerja.
Hmm, tak mengapa..
>>>hai Pink, makasi untuk 6 bulan yang indah bersamamu.. senin besok Zani takkan melihatmu lagi di puskesmas, baik-baik di Bandung yaa.. from bun with love.
March 22nd, 2010 by nakjaDimande

1 Maret 2010
Om NH : pernah dengar Indonesia Matters ?
Aku : yah, belum lah Om.. aku kan narablog kuper
Om NH : yo wis, daftar gih..!
**Trainer gumun
**
22 Maret 2010
Pemain jazz paling cool dan ganteng sekaligus preman-nya panti wredha itu tadi siang mengabariku bahwa :
LJ [Ladang Jiwa] menempati urutan pertama [per tanggal 22 Maret 2010, siang] pada Indonesia Matters kategori blog berbahasa Indonesia.
Owh, hmm, Waaww..! Alhamdulillaah..
[Paginya Harri Potter Mulya juga sudah mengabari kenaikan peringkat ini, tapi tak aku pedulikan karena mengira HPM bercanda **maaf ya Har, agak sulit bagi bundo untuk mempercayai murid Jason Mars
]
Posisi tersebut mungkin saja besok sudah berubah, oleh sebab itu malam ini aku usahakan untuk mengabadikannya. Biar kelak anak cucu bisa melihat, meskipun tulisan di LJ ngga jelas juntrungannya toh Indonesia Matters pernah khilaf menempatkannya di urutan pertama.
Namun terasa ada yang kurang dalam kegembiraan ini. Sparring partner LJ dalam hal adu narsis yaitu Padeblogan saat ini dalam keadaan prihatin. Banjir yang menggenangi Karawang kali ini diduga adalah yang terparah dan menurut cerita Kyaine bahwa sejak 17 tahun tinggal di sana baru kali ini Padeblogan kebanjiran.
Alhamdulillah, beliau sekeluarga sekarang sudah berada di tempat yang aman dan nyaman. Kita semua berdoa semoga keadaan segera membaik untuk Karawang dan semua saudara kita disana, Amin.
>>>Ok, untuk Indonesia Matters terimakasih.. juga semua Nuansa Bening yang telah singgah d Ladang Jiwa, peringkat satu itu pasti karena kehadiranmu semua..! makasi yaaa.
@kakak, sabar dan tetap semangat!
March 15th, 2010 by nakjaDimande
“Tttaapi ttolong saya pak.. bbbiarkan saya menumpang sampai Bandung..”
“Maaf bu, saya tidak bisa. Bila ibu tidak punya uang untuk membayar ongkos bis, silahkan turun disini..!”
Bruukkk.. Gedubrakk!!! Dalam sekejap perempuan itu terdampar dipinggir jalan. Butuh waktu cukup lama baginya untuk dapat menyadari apa yang terjadi. Matanya memperhatikan papan penunjuk jalan, KM 54.400 Tol Cikampek disitulah sekarang ia berada.
Terik matahari garang membakar, perempuan dalam balutan hitam itu segera mencari tempat untuk berteduh. Diperhatikannya tembok pemisah jalan dengan perkampungan terdekat tertutup rapat, tak ada celah sama sekali. Pandangan ia lemparkan ke sekeliling, ia melihat padang rumput dengan beberapa rumpun ilalang. Perempuan itu sekilas tersenyum, hatinya terhibur melihat rumpun ilalang itu. Harapannya mulai tumbuh lagi.

Telepon genggam, benda yang paling dibutuhkannya saat itu digenggam dengan erat dan mulai meneliti satu persatu nomer yang bisa dihubungi. Ia mencoba mengontak seseorang, berharap sebuah bantuan. Setelah menceritakan masalahnya di seberang terdengar jawaban,
“Sayangku, Pakde ngga bisa membantumu sekarang. Di sini lagi ada Bella, pakde ngga bisa kemana-mana”
“Tapi kan pakde punya banyak pasukan, mosok ngga ada yang bisa dikirim buat bantu aku?”
“Walah, bener nduk.. klo ngga salah KM 54.400 itu daerah kekuasaannya Kyaine, beliau pasti bisa bantu secara sudah saya didik menjadi Superman kok. Coba saja dihubungi, hati-hati ya yank!”

Perempuan itu lalu menghubungi nomer yang disarankan tersebut, sekejap terdengar jawaban mengucap salam. Lalu ia pun berkisah tentang musibah yang menimpanya dan memohon bantuan.
“Kak, aku sekarang hanya 1300 meter dari tempat kakak duduk. Bantu aku keluar dari sini”
“Ha ha.. lucu banget, ngapain disitu? Mau nganter kue lagi..?”
“Aku serius kak!”
“Saya juga serius nih, silahkan minta bantuan saja sama Pakacil. Anda tidak bisa menjahili saya untuk kedua kali..!!!!”
Klik..! dan terdengar denging panjang. Kyaine dengan kejam mematikan teleponnya
“..@#$%..**#&*#….!!!” Perempuan itu kesal dan melepaskan sebelah sendalnya.
Blethaaaaakkk..!!! sendal itu mendarat mulus tepat di meja Kyaine.
“Apa itu pak?!..” sekretaris baru Kyaine kaget bukan kepalang.
“Biasalah, salah satu diantara ratusan fans saya, klo dia telepon ke kantor bilang saya tidak ada..” jawab kyaine dengan tenang. Beliau sama sekali tidak kaget, karena sudah memperkirakan bakal ada sandal yang melayang ke mejanya.

Mulai putus asa perempuan itu berjalan menuju padang rumput, berteduh di sebuah pondok kosong yang terdapat di pinggir padang. Menghibur hatinya dengan memandang rumpun ilalang yang sedang berbunga putih, cantik sekali. Sebentuk senyum pun hadir di bibirnya, seiring hujan yang mulai turun rintik rintik sore itu.
>>>Perempuan dalam hitam itu belum bisa bw, sampai sekarang ia masih terperangkap di KM 54.400. Terus berharap sebentuk bantuan segera datang agar ia bisa pulang ke Ladang Jiwa, yang sangat dirindukannya..
January 16th, 2010 by nakjaDimande

Pagi yang indah hadir tak lagi diam-diam di kehangatan januari nan biru..
Kembang Ilalang berseri disinari mentari pagi, berbunga-bunga lah si Penjaga Ladang kali ini, rasanya tak percaya.
Ucapan terimakasih untuk Leysbook yang sudah memilih 7 Suara dari Ladang Jiwa sebagai Artikel Terbaik dalam acara Kemeriahan Leysbook. Tulisan yang sangat jauh dari sempurna, yang ditulis sepenuh hati meski tertatih-tatih dan tak mengikuti kaidah kepenulisan yang semestinya.
Terimakasih tak terhingga.
aku berada di sini karena chemistry
aku menulis karena chemistry
aku bersamamu semua, Nuansa Beningku.. dengan chemistry itu
chemistry yang given by Allah SWT
Alhamdulillahirabbil’alamin.
January 7th, 2010 by nakjaDimande

Fiuhh, Leeyys….!!! Mohon agar jangan tutup dulu pendaftaran di Kemeriahan Leysbook, maafkan aku karena menjadi peserta di kelompok terakhir akibat dari kelalaianku dan juga disebabkan oleh kesibukan yang melandaku beberapa minggu terakhir. Siang ini tugas –yang membuatku harus hiatus itu– Alhamdulillah selesai tuntas dan hal pertama yang kulakukan setelah itu adalah segera membuat artikel ini untuk Leysbook.
[siapa kak? siapa yang nanya? *Mariska Ayu mode on]
Ok Leys, kusimpulkan 7 manfaat blog yang membuat aku betah tiap hari nangkring di depan si Pinky. Melakukan segala macam hal dengan blog yang sudah kuanggap sebagai Rumah Ketujuh ini. Betah gila!
Bebas menjadi Bunglon! Tak ada aturan yang melarang aku hendak menjadi apa saja. Di sini aku bisa menjadi seorang perempuan penjaga ladang setengah baya, dengan karakter melankolis campur sanguin [gabungan yang kurang lazim], soulmatenya pakde dan memiliki nuansa bening yang bersedia menjadi anak-anakku tersayang. Sedangkan di Blog sana aku boleh menjadi gadis remaja aneh yang main hujan-hujanan melulu. Dan di Blog yang sono aku bisa menjadi manusia tanpa jenis kelamin. Sesuka ku saja tak ada yang melarang.
Hanya di Blog saja aku berani sok iye menggurui bahwa hidup seharusnya begini atau begitu, padahal pada kenyataannya aku sendiri masih begono. Bagiku tak mengapa, karena yang membaca berulang-ulang semua tulisan itu adalah diriku sendiri, setidaknya bisa memotivasi aku berubah menjadi manusia yang lebih baik. Amiin.
Belajar menata hati dan mengendalikan emosi. Walaupun suasana hati sedang nelangsa, toh aku tetap bisa pasang emo yang lagi cengengesan. Belajar melakukan interaksi yang baik dengan para sahabat narablog. Di dunia nyata, aku mengalami kesulitan menyembunyikan emosi karena semua terlihat jelas di wajahku dan tak bisa diganti dengan emo yang dikehendaki!
Setahun yang lalu tak pernah mimpi punya sahabat dari segala penjuru mata angin dengan beraneka nuansa. Aku, perempuan sudut kampung di pinggiran lembah bisa bersahabat denganmu semua para narablog yang hebat. Ya, Hebat..! karena bisa membuatku terpukau walau aku tak tahu rupamu, tak tahu siapa namamu yang sebenarnya namun aku merasa sungguhan mengenalmu. Persahabatan yang terjalin murni lewat aliran kata di artikel para sahabat. Mungkin istilahnya aku jatuh cinta saat pertama kali membaca mu –bukan saat menatapmu– bagiku ‘mata’ adalah rangkaian kata itu.
jatuh cinta pada matamu
meski tak pernah kutatap binar itu
namun ku tahu ia menusuk tajam
lewat kata-katamu yang menghujam
[puisimaksandotcom]
Semua sudah pasti setuju bahwa Blog adalah sumber ilmu! Segala macam ilmu rasanya sudah dibahas oleh para narablog. Tentang mesin, tentang Kesehatan Gigi [tentu saja bukan olehku], Tentang Politik dan segala berita terhangat akan langsung dibuatkan ulasannya oleh para sahabatku yang hebat-hebat tersebut. Seandainya tidak ngeblog aku tentu akan terheran-heran saat orang lain membahas tentang Cicak Buaya, Manohara dan sebagainya. Bisa dipastikan dengan gaya lugu aku akan bertanya kepada Zani –perawatku yang rada melek sama berita terhangat itu– Apakah miyabi itu? sejenis masakan jepang kah?. Berbeda dengan sekarang, Anggodo pun aku kenal. Bahkan rasanya sangat akrab
Meningkatkan kemampuan tata bahasa dan menambah kosa kata. Aku mengenal istilah-istilah terbaru setelah membaca blog para sahabat. Walaupun butuh waktu cukup lama untuk menyerapnya, namun sangat bermanfaat bagiku yang mengalami kesulitan mengembangkan tulisan karena keterbatasan kosa kata yang kumiliki. Sekarang sedikit demi sedikit bisa teratasi. Bahkan aku bisa tahu kepanjangan BBRKTJDKTITMSM yang sering diucapkan oleh Suaminya Mba Leys itu, padahal dulunya aku ora ngerti babar blas!
Tapi kawan, alasan paling utama aku sangat cinta nge-blog adalah karena:

Di sini aku bisa banyak bicara tanpa ketahuan
bahwa aslinya aku ini gagap!
~oOo~
note:
# butuh 4 jam mengetik ini sampai publish
# gambar didapat dari sini dan situ
January 1st, 2010 by nakjaDimande
<selamat datang>2010</selamat datang>
<span style=”color:#kembali abu-abu”> Langitku </span>
<terus bersinar>Matahari Pagi</terus bersinar>
<senantiasa>Berusaha Menyibak Kabut </senantiasa>
<strong> Penjaga Ladang Ilalang</strong>
<del datetime=”2010-01-01T00:00:00+00:00″>minder, putus asa, sempit, amarah</del>
<img class=”size-full cinta-align sisihati”>Duncay - Nuansa Beningku </full cinta>
<terimakasih> untuk semua silaturrahim yang kuterima </terimakasih>

<p style=”text-align: heaven;”><bye> Gus Dur</bye></p>
<belajar html dari>Nunik dan Pak Mars</belajar>
December 7th, 2009 by nakjaDimande

bagaikan langit di sore hari
berwarna biru sebiru hatiku
menanti kabar yang aku tunggu
peluk dan cium hangatnya untukku
[Bagaikan Langit - Melly Goeslow]
Langit di bulan desember biasanya akan berwarna kelabu [menurut lagunya Yuni Shara] dan di belahan bumi yang lain akan turun titik titik salju yang syahdu. Tapi langit di Ladang Ilalang malah membiru, dengan tambahan capung dan kepakan cantik sang kupu-kupu . Hmm, biasalah sang penjaga ladang memang suka aneh, aku sendiri merasa silau dengan bar di kanan atas yang berwarna oranye itu. Tapi tak mengapa anggaplah itu matahari yang sedang bersinar terang.
Header yang membiru tersebut hanya dipasang sementara saja. Karena bulan ini aku mendapat tugas yang cukup berat sebagai juri PPC, sehingga aku perlu untuk menjaga suasana hati agar selalu tenang. Semoga header ini cukup membantu menerangi hatiku saat membaca puisi cantik milik semua peserta, satu persatu.
Peserta PPC yang terus bertambah setiap hari, tentu saja sangat menggembirakan sekaligus membuat juri cukup sibuk. Terus terang perkiraan awal antara aku dan pakde bahwa yang ikut hanya sekitar 10 orang peserta saja, sehingga akan lebih mudah menilainya [10 yang sudah kukenal aku pikir]
Dan ternyata peserta membludak! Tidak mengherankan karena sahabat pakde memang banyak sekali. Kemarin ada yang bertanya apakah juri berkeliling ke semua peserta? Tentu saja kawan, bagaimana aku bisa membaca puisi peserta bila tidak berkunjung
mungkin ini juga kesempatanku mengenal sahabat pakde satu persatu. Silaturrahim tambah luas, Alhamdulillah.
Sebagai juri sebenarnya aku tak bekerja sendirian, banyak pendukung di belakangku. Ada Pujangga Langit yang memberi masukan tentang kisi-kisi penilaian, ada Pak Mars yang memberi ide tentang penatalaksanaan peserta yang cukup banyak ini dan ada Pakde Cholik yang selalu mendukung penuh sebagai Asisten Juri [Pakde sampai merasa perlu untuk bertukar nomer hape untuk kelancaran penilaian ini
]
Sahabat semua tidak usah khawatir, aku tak akan menjadi juri yang semena-mena. Bila sampai hari ini aku belum komeng di semuanya, itu dikarenakan cukup banyak yang hendak dikunjungi. Tetap saja walaupun aku sudah komeng bukan berarti pilih kasih, bahkan khusus untuk beberapa narablog aku sudah beri warning bahwa puisi mereka tidak mungkin aku loloskan karena mereka aku anggap orang dalam, hal ini untuk menjaga agar aku tetap obyektif dalam menilai [bahkan pakde aku tolak mentah-mentah, saat memaksa mendaftarkan puisinya ]
>>>Ok, Duncay.. baiklah sekarang aku akan melanjutkan tugas sebagai juri..! doakan aku ya..
Minum Teh Bersama Ibu
Ramaikan dan ikuti Karnaval Blog “Minum Teh Bersama Ibu”
www.guskar.com
Parade Puisi Cinta (PPC)
Ungkapkan rasa cinta Anda dalam bentuk puisi, lalu ikutkan!
www.abdulcholik.com
Sekilas info penjurian PPC
Taukah anda? bahwa puisi Kyaine dan pak M terancam tidak lolos dalam penjurian. Ikuti terus serba serbi penjurian PPC!
www.nakjadimande.com
ps. Buat Didit tukang foto, bagus ga bidikan bundo diatas..? judulnya “di Atas Sumatera” masih banyak yg lain tapi kejebak dalam mr. M
November 30th, 2009 by nakjaDimande
ffiiuuhhh, tarik napas dalam-dalam.. semoga semua kekalutan hari ini segera berlalu, amiinn..
akhirnya berusaha mengetik hapdetan juga, percuma klo aku mengaku-ngaku sibuk.. julie menuduh laptopku masih ngadat, mamaw berpraduga keji bahwa aku ndak bisa mengoperasikan si pinky.. uuhh pada tau ngga siyh klo orang lagi suntuk, mana bisa mikiiirrr..
ya sudah, dari pada aku menyalahkan pasien yang membludak di hari senin, menyalahkan antrian tiki yang panjang atau menyalahkan kd dan juga ibu yang tega meninggalkan aku dalam dinginnya gerimis pagi tadi, lebih baik suasana nelangsa ini aku gunakan untuk menulis tentang mr. M kekasihku yang tewas itu. **basi kali buun.. kejadiannya sudah 10 hari yll.
~*~*
*
*
*~*~
[ kamis pagi, 19 nov 2009 ]
Terjadi kecelakaan kecil [disinilah awal petaka bermula], kabel adaptor mr M terinjak olehku.. sampai putus! KD dengan sabar membantu memperbaiki kabel itu sambil meledek “ngemeng-ngemeng nginjeknya pake tenaga apa cay? sampe putus begini..?” uhh padahal aku nginjeknya sedikit saja, memang sebelumnya si adaptor sudah pernah rusak bahkan berasap.
Sesampainya di puskes, adaptor masih berjalan baik.. pada pukul 10 ada masalah lagi, aku pikir ini pasti sambungannya lepas. Mulailah aku bongkar sendiri [sebelumnya aku sudah pernah memasang berbagai macam kabel dan biasanya berhasil], tapi ternyata kali ini aku melakukan kesalahan fatal.. mr M tewas! korslet gara-gara sambungan kabelnya salah
KD datang, melihat hasil aksi macgyver istrinya yang berubah menjadi mackiller itu.. hiks, dengkulku lemas dan mata berlinangan, membayangkan hidupku tanpa mr. M lagi [sampai hari ini si mac sudah berusaha diulik oleh ahlinya, namun hasilnya nihil]
KD menghibur bahwa aku harus ikhlas karena mr. M hanyalah benda mati, [ beliau pura-pura tak mengerti bahwa di dalam diri si mac terkurung teman-teman kesayanganku] KD berjanji menggantinya bulan depan dan tentu saja jangan minta yang mirip mr. M lagi.. ndak ada duitnyaaaa..!
Bulan depan.. sambil menelan ludah aku mengiyakan, dan sepanjang hari itu mataku berlinangan terus.

[kekasihku dalam kenangan]
Malamnya aku tidur dan bermimpi :
Terbang ke suatu tempat dengan pesawat yang tiba-tiba korslet [korslet akan menjadi kata terburuk dalam hidupku] kemudian terdampar di sebuah pulau. Lalu aku menemukan sebuah kotak besi yang ketika dibuka isinya adalah mr. M dalam keadaan sehat wal’afiat.
Sayang sekali aku kemudian terbangun, dan menyadari bahwa mimpiku terlalu indah dibanding kenyataan..
bersambung..
« Previous Page